
Bola.net - Mungkin inilah risiko jika memiliki stadion yang terletak tak jauh dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Benowo. Akibatnya, bau-bau busuk kerap menyengat hidung. Kondisi ini dikeluhkan oleh Persebaya selaku tim yang bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Menurut dokter tim Persebaya, dr Nanang Tri Nugroho, bau yang ditimbulkan oleh sampah tak baik untuk kesehatan para atlet, tak terkecuali para pemain Persebaya. Menurut Nanang, letak stadion yang tak jauh dari tempat sampah membuat pemain Persebaya rentan sakit.
Sebab banyak virus yang akan terbang dan menyebabkan gangguan pernafasan. "Jika itu terus dilakukan di Stadion Bung Tomo, kesehatan para pemain lah yang akan terganggu," terang mantan dokter Timnas Indonesia ini.
Sedangkan menurut penuturan Ketua Panitia pelaksana (Panpel) Pertandingan Persebaya, dr Wardi Ashari, dirinya sudah mendapat banyak keluhan dari tim tamu yang menggelar pertandingan di Stadion GBT. Tim tamu, menurut dr Wardi, merasa tak nyaman dengan bau sampah yang menyengat .
"Semua dokter tim marahnya ke kami karena udaranya gak ada yang bersih dan sangat mengganggu sekali," keluh pria berbadan subur ini.
Lebih lanjut, dr Wardi berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mau membuka mata dan telinga mereka sehingga memperbolehkan Persebaya menggunakan Stadion Gelora 10 Nopember. Sebab, bila ini terus terjadi, maka imej Surabaya sebagai kota yang bersih juga akan tercoreng.
"Apa walikota tidak malu kalau semua tim dari Indonesia yang bertanding di Surabaya selalu mengeluhkan bau sampah ini," tutup dr Wardi. [initial]
(faw/pra)
Menurut dokter tim Persebaya, dr Nanang Tri Nugroho, bau yang ditimbulkan oleh sampah tak baik untuk kesehatan para atlet, tak terkecuali para pemain Persebaya. Menurut Nanang, letak stadion yang tak jauh dari tempat sampah membuat pemain Persebaya rentan sakit.
Sebab banyak virus yang akan terbang dan menyebabkan gangguan pernafasan. "Jika itu terus dilakukan di Stadion Bung Tomo, kesehatan para pemain lah yang akan terganggu," terang mantan dokter Timnas Indonesia ini.
Sedangkan menurut penuturan Ketua Panitia pelaksana (Panpel) Pertandingan Persebaya, dr Wardi Ashari, dirinya sudah mendapat banyak keluhan dari tim tamu yang menggelar pertandingan di Stadion GBT. Tim tamu, menurut dr Wardi, merasa tak nyaman dengan bau sampah yang menyengat .
"Semua dokter tim marahnya ke kami karena udaranya gak ada yang bersih dan sangat mengganggu sekali," keluh pria berbadan subur ini.
Lebih lanjut, dr Wardi berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mau membuka mata dan telinga mereka sehingga memperbolehkan Persebaya menggunakan Stadion Gelora 10 Nopember. Sebab, bila ini terus terjadi, maka imej Surabaya sebagai kota yang bersih juga akan tercoreng.
"Apa walikota tidak malu kalau semua tim dari Indonesia yang bertanding di Surabaya selalu mengeluhkan bau sampah ini," tutup dr Wardi. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 20 Januari 2026 20:14Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
-
Bola Indonesia 10 Januari 2026 17:39Hasil Persebaya vs Malut: Gali Freitas Borong Gol, Bajul Ijo Menang Tipis
-
Bola Indonesia 10 Januari 2026 07:00Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
-
Bola Indonesia 9 Januari 2026 14:00Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 22:53 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 22:52 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:38 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:28 -
Tim Nasional 20 Januari 2026 22:26 -
Liga Champions 20 Januari 2026 22:24
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317774/original/014808500_1755405615-IMG-20250817-WA0095.jpg)

