
Bola.net - Polemik pengurus di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), belum juga reda. Terbaru, terkait adanya silang pendapat dari anggota Komite Eksekutif dalam menyikapi hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (23/3).
Enam anggota Komite Eksekutif (Exco) yang diskorsing, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Farid Rahman, melakukan korespondensi kepada FIFA terkait hasil KLB. Kemudian, FIFA memberikan balasan yang menerangkan hanya mengakui tiga agenda, yaitu penyatuan (unifikasi) liga, pengembalian empat Exco, serta revisi statuta.
Sihar Sitorus dan kawan-kawan, merasa keberatan dengan adanya skorsing dan penambahan jumlah Exco.
"Kalau ada Exco yang menganggap status skorsing tidak sah, sebaiknya diselesaikan secara internal. Begitupun, dalam menyelesaikan persoalan-persoalan lain yang menyangkut hasil KLB," terang Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, memberikan masukkan untuk PSSI.
"Jangan sedikit-sedikit minta bantuan kepada pemerintah atau FIFA. Lebih baik, gunakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menjalankan pembinaan. Kasihan atlet dan pelatih yang sudah berjuang untuk sepakbola nasional," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakan Rita, FIFA atas nama Presiden Sepp Blatter, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jerome Valcke, dan Plt Presiden AFC Zhang Jilong, sudah memrikan ucapan selamat dan apresiasi terhadap hasil yang dicapai dalam KLB.
Sehingga, masih dikatakan Rita, jangan ada lagi persoalan yang membuat kondisi persepakbolaan Indonesia terus-terusan memburuk dengan konflik.
"Konflik ini sudah berjalan selama dua tahun. Seharusnya, semua pihak lelah dan memikirkan prestasi. Setelah KLB, seharusnya konflik pun ikut berakhir," tuntasnya. (esa/dzi)
Enam anggota Komite Eksekutif (Exco) yang diskorsing, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Farid Rahman, melakukan korespondensi kepada FIFA terkait hasil KLB. Kemudian, FIFA memberikan balasan yang menerangkan hanya mengakui tiga agenda, yaitu penyatuan (unifikasi) liga, pengembalian empat Exco, serta revisi statuta.
Sihar Sitorus dan kawan-kawan, merasa keberatan dengan adanya skorsing dan penambahan jumlah Exco.
"Kalau ada Exco yang menganggap status skorsing tidak sah, sebaiknya diselesaikan secara internal. Begitupun, dalam menyelesaikan persoalan-persoalan lain yang menyangkut hasil KLB," terang Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, memberikan masukkan untuk PSSI.
"Jangan sedikit-sedikit minta bantuan kepada pemerintah atau FIFA. Lebih baik, gunakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menjalankan pembinaan. Kasihan atlet dan pelatih yang sudah berjuang untuk sepakbola nasional," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakan Rita, FIFA atas nama Presiden Sepp Blatter, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jerome Valcke, dan Plt Presiden AFC Zhang Jilong, sudah memrikan ucapan selamat dan apresiasi terhadap hasil yang dicapai dalam KLB.
Sehingga, masih dikatakan Rita, jangan ada lagi persoalan yang membuat kondisi persepakbolaan Indonesia terus-terusan memburuk dengan konflik.
"Konflik ini sudah berjalan selama dua tahun. Seharusnya, semua pihak lelah dan memikirkan prestasi. Setelah KLB, seharusnya konflik pun ikut berakhir," tuntasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 22 Juli 2026 10:01Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
-
Liga Italia 22 Juli 2026 08:01Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
BERITA LAINNYA
-
indonesia 21 Juli 2026 21:07Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
-
indonesia 21 Juli 2026 20:59Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
-
indonesia 21 Juli 2026 19:26Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 10:13Polri Tegaskan Penangkapan WN Palestina Sesuai Prosedur Interpol
-
Liputan6 22 Juli 2026 09:53Warisan Nanik S Deyang untuk BGN dan MBG
-
Liputan6 22 Juli 2026 09:41Mundur dari Kepala BGN, Nanik Sebut MBG Program Mulia
-
Liputan6 22 Juli 2026 09:10Mundur dari Kepala BGN, Nanik Dapat Tugas Baru jadi Ketua Dewan Pengawas
-
Liputan6 22 Juli 2026 08:49Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri Lulusan 2026
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303730/original/050598400_1784690023-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_10.12.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7763181/original/059946300_1780573211-IMG_0933.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8068946/original/097188800_1780913673-Prabowo_Nanik.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8068880/original/047679700_1780913629-Nanik_Nangis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303643/original/076058700_1784682934-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_08.04.03.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303655/original/043374800_1784684994-IMG_4635.jpeg)

