FOLLOW US:


Rahasia Perkembangan Liverpool: Paduan Pemain Senior dengan Pembelian Tepat

20-05-2019 12:49

 | Jurgen Klopp

Rahasia Perkembangan Liverpool: Paduan Pemain Senior dengan Pembelian Tepat
Selebrasi Georginio Wijnaldum bersama pemain Liverpool usai bobol gawang Barcelona. © AP Photo

Bola.net - Jurgen Klopp meyakini Liverpool yang sekarang layak disebut sebagai salah satu tim terkuat di Eropa. Mereka mulai memetik buah dari perkembangan mereka dalam beberapa musim terakhir. Liverpool telah jadi tim kuat.

Perkembangan ini tak terlepas dari sentuhan Jurgen Klopp. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu datang membawa semangat luar biasa. Dia menularkan semangat itu pada skuat Liverpool yang kini memainkan salah satu sepak bola terbaik.

Bagi Klopp, perkembangan ini tidak akan terwujud jika dia tidak mendapatkan dukungan klub dan mendengar suara fans. Klopp yakin pemain-pemain Liverpool yang sekarang sudah cukup bagus untuk bermain di tim kuat mana pun.

Meski disebut sebagai pelatih genius, Klopp justru memuji pemain-pemain di balik perkembangan ini. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Paduan Sempurna

Klopp terbilang beruntung. Di Liverpool, dia mendapatkan dukungan penuh dari pemilik klub. Klopp bisa membentuk tim sesuai harapannya karena mampu membeli peman-pemain yang tepat dan memadukannya dengan pemain-pemain lama.

"Perkembangan pemain-pemain yang sudah berada di sini banyak membantu kami, tentu saja pembelian anyar juga sangat membantu. Alisson [Becker] dan Virgil [van Dijk], sebagai contoh, telah memberikan dampak paling besar karena mereka bermain nyaris di semua pertandingan," tutur Klopp di laman Liverpoolfc.

"Namun, pemain-pemain seperti Fabinho dan [Xherdan] Shaqiri merupakan bagian yang sangat penting dari tim. Sekali lagi, mereka mungkin tidak berada di puncak permainan mereka, tetpai mereka telah membuat langkah penting dalam perkembangan mereka."

2 dari 2

Trofi Pertama

Sayangnya, selama empat tahun menangani Liverpool, Klopp belum juga mempersembahkan trofi. Kondisi ini menimbulkan pro/kontra, sebagian menilai trofi bukan tolok ukur perkembangan, sebagian lagi tidak puas dengan hanya berkembang.

Awal bulan depan, Klopp punya kesempatan memperbaiki kekurangan tersebut. Liverpool bakal melawan Tottenham Hotspur di final Liga Champions. Itu merupakan panggung sempurna untuk trofi pertama.

"Di Jerman, kami punya pepatah: 'semua hal bagus datang dalam hitungan ketiga'," sambung Klopp.

"Saat masih melatih Mainz, saya dua kali gagal promosi, dan kami berhasil dipromosikan di musim ketiga. Kami berharap sejarah akan terulang di Liga Champions. Sejujurnya, saya kira itu cukup bagus," tandasnya.