FOLLOW US:


Serangan Balik Neville pada Van Gaal yang Sebut Solskjaer Mirip Mourinho

28-03-2019 21:51

 | Ole Gunnar Solskjaer

Serangan Balik Neville pada Van Gaal yang Sebut Solskjaer Mirip Mourinho
Louis Van Gaal © AFP

Bola.net - Legenda Manchester United Gary Neville memberikan pembelaan pada Ole Gunnar Solskjaer dengan menyebut gaya sepakbola Louis Van Gaal merupakan yang terburuk yang pernah ia lihat dalam hidupnya.

Solskjaer banyak mendapat pujian setelah menangani United. Sebab ia membuat para pemain tampil apik dan atraktif.

Hal itu juga yang membuatnya mendapat dukungan untuk jadi manajer permanen Setan Merah. Dan pada akhirnya Solskjaer pun dipercaya oleh manajemen MU untuk terus bertahan di Old Trafford hingga tiga tahun ke depan.

1 dari 2

Mirip Mourinho


Namun ada satu komentar tidak populer yang dilontarkan oleh Van Gaal. Ia menyebut taktik Solskjaer sebenarnya sama saja dengan Jose Mourinho, hanya saja pria 46 tahun itu lebih banyak mendapatkan kemenangan ketimbang dirinya.

"Cara Manchester United bermain sekarang bukanlah cara yang dimainkan Ferguson. Ini gaya bermain serangan balik. Bila anda menyukainya, maka anda akan menyukainya," tutur Van Gaal kepada BBC.

"Mereka juga bisa memenangkan Liga Champions karena mereka memainkan sistem bertahan dan sangat sulit untuk mengalahkannya, yang di mana, suka atau tidak suka, merupakan hasil kerja Mourinho," lanjutnya.

2 dari 2

Terburuk


Ucapan Van Gaal itu tidak dilupakan begitu saja oleh Neville. Eks kapten Setan Merah itu kini melontarkan serangan balik pada eks bos Ajax Amsterdam tersebut.

“Saya melihat Louis van Gaal tempo hari mengatakan bahwa taktik sepakbola Ole Gunnar Solskjaer seperti milik Jose Mourinho tetapi kerap menang. Sepakbola Van Gaal di Man United adalah yang terburuk yang pernah saya lihat dan Mourinho jauh lebih baik, meskipun itu tidak dapat diterima dalam hal apa yang ingin dilihat para penggemar," ucapnya pada Sky Sports.

“Kami memiliki banyak perubahan di klub dalam empat atau lima tahun terakhir dengan manajer berbeda yang datang, manajer kelas dunia dan itu tidak berhasil," sambungnya.

"Ole telah membeli tingkat kebahagiaan dan kegembiraan kembali ke para penggemar, yang setidaknya merupakan sesuatu karena sulit untuk menonton mereka selama tiga atau empat tahun terakhir," tandasnya.