
Bola.net - Laga 16 besar Coppa Italia yang dilakoni AS Roma pada Rabu (20/1/2021) dinihari tadi berakhir kacau. Tidak hanya mereka kalah dengan skor 2-4 atas Spezia, mereka juga kedapatan melakukan pergantian pemain melebihi jatah.
Roma bertindak sebagai tuan rumah dalam laga yang digelar di Stadio Olimpico tersebut. Kendati demikian, klub besutan Paulo Fonseca itu sempat tertinggal dua gol lebih dulu pada 15 menit awal pertandingan.
Setelah tertinggal, Giallorossi mulai bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan. Sepakan Lorenzo Pellegrini dari titik putih pada menit ke-43 dan gol Henrikh Mkhitaryan sukses mengubah skor menjadi imbang 2-2.
Di masa extra time, Roma harus kehilangan dua pemain sekaligus setelah Pau Lopez dan Gianluca Mancini diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-91 dan 92. Alhasil, mereka kembali kebobolan dua gol yang dicetak Riccardo Saponara dan Daniele Verdi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Melakukan Pergantian Melebihi Jatah
Seandainya Roma bisa mengungguli Spezia sekalipun, mereka tetap dinyatakan kalah pada pertandingan kali ini. Pasalnya raksasa Italia tersebut melakukan pergantian pemain lebih banyak dari jatah yang seharusnya.
Roma melakukan enam pergantian pemain. Sejatinya, sesuai dengan aturan FIFA, klub dibolehkan melakukan pergantian ke-6 di masa extra time. Namun kasusnya sedikit berbeda di ajang Coppa Italia.
Seperti yang tertuang di aturan, klub diberikan slot ekstra untuk melakukan pergantian di masa perpanjangan waktu. Namun bukan berarti mereka mendapatkan jatan enam kali pergantian pemain.
Nampaknya, Roma salah paham. Perangkat pertandingan yang terlibat termasuk wasit keempat pun tidak punya wewenang untuk memberi peringatan kepada klub soal aturan tersebut.
Pernah Melanggar Regulasi
Sebenarnya, sebelum memasuki masa extra time, AS Roma baru melakukan empat pergantian pemain. Namun dua kartu merah yang diterima membuat Fonseca harus melakukan perubahan secepatnya.
Ia langsung melakukan dua pergantian secara bersamaan. Bryan Cristante ditarik keluar untuk digantikan oleh Daniel Fuzato, sementara Ibanez masuk untuk menggantikan eks striker Chelsea, Pedro Rodriguez.
Ini bukan kali pertama Roma melakukan kesalahan yang berkaitan dengan regulasi. Pada awal musim, mereka harus menerima kekalahan otomatis dari Hellas Verona karena memainkan Amadou Diawara.
Menurut regulasi, Roma dibolehkan memainkan pemain U-22 tanpa harus mendaftarkannya ke tim senior. Diawara memang merupakan anggota U-22, namun ia sudah berusia 23 tahun pada bulan Juli dan gagal mendaftarkan namanya ke dalam skuad sebelum waktu yang ditentukan.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Gianluca Mancini Diklaim Lebih Dulu Sikut Milan Skriniar, Gol AS Roma Harusnya Tidak Sah?
- Pergantian Pemainnya Dituding Bikin Inter Milan Urung Menang, Ini Dalih Antonio Conte
- 5 Pelajaran dari Duel Inter Milan vs AS Roma: Conte Main Aman, Bek yang Bikin Gol
- Man of the Match AS Roma vs Inter Milan: Lorenzo Pellegrini
- Inter Batal Menang, Suara Fans: Salute Conte, Pergantian Pemain Aneh!
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 22:26Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:00Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)

