FOLLOW US:


Reaksi Netizen Usai Ronaldo Gagalkan Peluang Emas Dybala: Bek Terbaik di Dunia!

02-12-2019 10:59

 | Afdholud Dzikry

Reaksi Netizen Usai Ronaldo Gagalkan Peluang Emas Dybala: Bek Terbaik di Dunia!
Cristiano Ronaldo © AP Photo

Bola.net - Juventus gagal meraih poin penuh ketika menjamu Sassuolo, Minggu (1/12/2019) kemarin. Bermain di Allianz Stadium, Bianconeri hanya mampu bermain imbang 2-2.

Juventus unggul lebih dahulu lewat gol Leonardo Bonucci pada menit ke-22. Namun Sassuolo justru mampu berbalik unggul lewat gol Jeremie Boga pada menit ke-22 dan Francesco Caputo menit ke-47. Bianconeri akhirnya memaksakan satu poin lewat penalti Cristiano Ronaldo menit ke-68.

Namun yang menjadi sorotan pada pertandingan ini adalah performa Cristiano Ronaldo. Juventus bisa saja unggul pada pertandingan ini andai saja Ronaldo tidak menggagalkan peluang emas Paulo Dybala.

Ya, Bolaneters tak salah membaca. Paulo Dybala bisa saja membuat Juventus unggul semenit setelah gol penalti Ronaldo. Menerima umpan dari Gonzalo Higuain, Dybala mampu mengecoh bek lawan sebelum melakukan tembakan ke arah gawang.

Namun bola yang sudah mengarah ke gawang justru digagalkan oleh Ronaldo yang saat itu berdiri di depan gawang Sassuolo. Berikut cuplikannya.

Setelah momen itu, beragam reaksi kocak pun bermunculan. Dan berikut adalah beberapa reaksi ketika Ronaldo menggagalkan peluang emas dari Dybala.

1 dari 9

1. Ini Baru Lucu

2 dari 9

2. Salah Satu Bek Terbaik di Dunia

3 dari 9

3. Ronaldo Bisa Main untuk Semua Tim

4 dari 9

4. Ini Baru Bek Terbaik

5 dari 9

5. Yang Salah Dybala, Bukan Ronaldo

6 dari 9

6. Ronaldo Sengaja

"Bila anda lihat secara dekat, Ronaldo jelas menutup kakiknya untuk menghentikan bola masuk."

7 dari 9

7. Bek Terbaik Sepanjang Masa

8 dari 9

8. Gara-gara Ballon d'Or

"Sementara itu Cristiano Ronaldo mengikuti audisi untuk kategori Kiper Terbaik di dunia setelah tahu dia tidak bisa memenangi Ballon d'Or"

9 dari 9

9. Ronaldo Ganti Peran

"Ronaldo tak bisa mencetak gol lagi, jadi dia memutuskan untuk peran bertahan."