
- Pentingnya Video Assistant Referee rupanya terasa hingga ke dunia sepak bola wanita. Maka dari itu, Federasi sepak bola FIFA menyatakan akan berupaya untuk menghadirkan teknologi tersebut pada Piala Dunia Wanita 2019 mendatang.
VAR mulai mencuat ke publik setelah digunakan di dua kompetisi bergengsi Eropa, Serie A dan Bundesliga, pada musim 2017/2018 kemarin. Tetapi A-League Australia menjadi yang pertama menggunakan teknologi itu.
Alat pembantu wasit tersebut langsung menarik perhatian seluruh penggemar sepak bola saat digunakan pada Piala Dunia 2018 kemarin. Pamornya pun semakin meningkat setelah La Liga dan Ligue 1 memutuskan untuk menghadirkannya pada musim ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
FIFA Akan Mengupayakan
Sejauh ini, hanya Liga Champions yang masih bersikukuh untuk tidak menerapkan VAR. Premier League Inggris pun sejatinya memiliki prinsip yang sama, namun belakangan semakin melunak dan akan mencobanya usai jeda internasional.
Kegunaan VAR pun terasa hingga dunia sepak bola wanita. Baru-baru ini, saat ditanya oleh The Associated Press, FIFA menyatakan bahwa mereka saat ini sedang berencana menghadirkan teknologi tersebut ke Piala Dunia Wanita 2019.
"Ini akan dibicarakan pada waktunya," bunyi balasan singkat dari FIFA saat ditanya melalui surat elektronik, dikutip dari Daily Mail.
Komentar Pelatih Timnas Wanita
Pelatih timnas wanita Amerika Serikat, Jill Ellis, juga meminta agar VAR bisa diterapkan pada Piala Dunia 2019 nanti. Kehadiran VAR diyakininya akan menjadi sebuah terobosan baru di dalam dunia sepak bola.
Banyak pihak meragukan teknologi tersebut bisa digunakan dengan waktu yang cukup sempit, mengingat FIFA pun mengumumkan penggunaan VAR beberapa bulan jelang Piala Dunia 2018. Tetapi Ellis tidak menganggapnya sebagai permasalahan besar.
"Saya tahu ada latihan yang melibatkan VAR, tetapi coba tebak? Ada orang yang terlatih dan mereka menunjukkan itu di Piala Dunia pria, jadi itu bisa diadakan," lanjutnya.
Bakal Jadi Diskriminasi
Sang gelandang, Megan Rapinoe, juga memiliki pendapat yang sama dengan pelatihnya. Malahan, ia menganggapnya sebagai diskriminasi jika VAR tidak dihadirkan hanya karena permasalahan itu.
"Mereka dengan jelas melakukannya di Piala Dunia pria, jadi saya pikir VAR merupakan esensi semangat permainan," cetus Megan.
"Bila kami tidak memilikinya, maka itu merupakan diskriminasi," tutupnya.
Saksikan Juga Video Ini
Momen-momen mengharukan atlet Indonesia saat meraih medali emas dalam ajang Asian Games 2018 kemarin bisa anda lihat pada tautan video di bawah ini. Jangan lupa saksikan, ya!
(dm/yom)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
Piala Dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
Piala Dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
-
Piala Dunia 3 Agustus 2026 15:46Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 6 September 2026 16:12Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
-
Liga Inggris 6 September 2026 15:37Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
-
Bola Indonesia 6 September 2026 14:30Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
-
Liga Italia 6 September 2026 14:02Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
BERITA LAINNYA
-
lain lain 4 September 2026 12:38KapanLagi Book Club Gelar Silent Reading di Tengah Karya Seni Museum MACAN
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
-
Liputan6 6 September 2026 10:50Bandara Halim Ditutup hingga Pukul 14.00 Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3090832/original/076119700_1585724040-20200401-Bandara-Corona-2.jpg)
