
Bola.net - Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang menyiapkan pembangunan Command Center ASN sebagai langkah strategis untuk menciptakan tata kelola data Aparatur Sipil Negara (ASN) yang modern, transparan, dan terintegrasi.
Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut atas mandat Undang-Undang mengenai pengelolaan data ASN secara nasional.
“Sebagai instansi yang memiliki data seluruh ASN di Indonesia, BKN memiliki tanggung jawab dan kewenangan untuk mengelola data tersebut secara optimal. Pembangunan Command Center yang komprehensif dan analitis adalah sebuah keniscayaan untuk memenuhi mandat ini,” ujarnya dalam Workshop Penyusunan Konten Portal Data di Jakarta, dikutip Kamis (21/8/2025).
Workshop ini menjadi titik awal dari proses perencanaan Command Center, dengan melibatkan sejumlah mitra strategis seperti Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, BPS Jawa Barat, serta Badan Informasi Geospasial (BIG).
Fondasi Penting
Suharmen menegaskan bahwa kegiatan workshop tersebut merupakan fondasi penting dalam merumuskan strategi penyajian data ASN yang akurat, relevan, dan mudah diakses publik. Ia menambahkan, Command Center ASN akan difungsikan lebih dari sekadar penyedia data, melainkan menjadi pusat analisis yang memperkuat kolaborasi lintas instansi.
“Command Center akan dirancang tidak hanya untuk mendeskripsikan data, tetapi lebih jauh untuk menjadi pusat analisis yang dapat meningkatkan kolaborasi antar unit dan instansi, mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, dan memperkuat kualitas layanan publik,” jelas Suharmen.
Dengan hadirnya pusat data terintegrasi ini, BKN berharap kebijakan kepegawaian di masa depan bisa lebih tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan reformasi birokrasi.
Mendorong Penyatuan Data Antarinstansi
Sebagai pemegang mandat utama dalam pengelolaan data ASN, BKN menekankan bahwa pembangunan Command Center akan menjadi katalis penyatuan data antarinstansi. Hal ini dipandang krusial untuk mengatasi masalah fragmentasi data yang selama ini menjadi kendala.
“Command Center ini nantinya akan mendorong terciptanya ekosistem di mana setiap instansi memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga data tetap mutakhir. Data yang berkualitas adalah fondasi layanan publik yang unggul dan kebijakan yang tepat sasaran,” tutur Suharmen.
Ia menambahkan, sistem tersebut dirancang dengan mitigasi risiko yang matang agar mampu menghadirkan hasil yang akurat, real-time, dan analitis. Dengan demikian, setiap perkembangan sistem langsung dapat memperkuat kualitas layanan publik sekaligus mendukung pengambilan keputusan strategis demi kemajuan bangsa.
Disadur dari Liputan6.com: Arthur Gideon, 21 Agustus 2025
Baca Ini Juga:
- Pemerintah Proyeksikan Penyaluran Dana LPDP Capai Rp11 Triliun pada 2026
- Agustus 2025 Harusnya Kemarau, tapi Mengapa Hujan Deras Masih Turun?
- Bekasi Kembali Diguncang Gempa: Panduan Lengkap Kesiapsiagaan Sebelum dan Sesudah Bencana
- Beraksi Dini Hari, Dua Maling Motor di Kebon Jeruk Babak Belur Diamuk Warga
- BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem hingga 25 Agustus 2025
Advertisement
Berita Terkait
-
News 6 Januari 2026 21:54CPNS 2026: Syarat Pendaftaran dan Waspada Hoaks yang Mengintai
-
News 6 Januari 2026 21:46Stiker Presiden di WhatsApp, Bisa Dipidana? Ini Penjelasan Menteri Hukum
-
News 5 Januari 2026 09:11Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
-
News 4 Januari 2026 15:41Waspada Superflu H3N2! Dinkes DKI Minta Warga Perketat Pertahanan Diri dengan PHBS
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 12:04Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 10:09Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 09:50Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 08:20Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
-
Liga Champions 4 November 2026 08:14Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
BERITA LAINNYA
-
news 31 Oktober 2026 17:13BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
-
news 27 Oktober 2026 17:27BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
-
news 26 Oktober 2026 05:39BRI Tegaskan Komitmen Zero Tolerance terhadap Fraud dalam Kasus KUR Fiktif BRI Kepanjen
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
-
Liputan6 4 November 2026 11:45Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Bisa Tekan IHSG, Ini Kata Analis
-
Liputan6 4 November 2026 10:41Geger Temuan Granat dan 41 Amunisi Aktif di Lamongan
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389619/original/071817600_1793763682-site_1_image_870x_6aea90c8d9120.jpg)
