Beraksi Dini Hari, Dua Maling Motor di Kebon Jeruk Babak Belur Diamuk Warga

Beraksi Dini Hari, Dua Maling Motor di Kebon Jeruk Babak Belur Diamuk Warga
Gambar ilustrasi pencuri motor yang diamuk warga (c) AI/ChatGPT

Bola.net - Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Jakarta Barat. Kali ini, dua pria yang diduga sebagai maling motor harus menanggung akibat perbuatannya. Mereka tertangkap basah oleh warga dan langsung menjadi bulan-bulanan massa hingga babak belur.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Assofa I, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, pada Selasa (19/8/2025) dini hari. Warga yang curiga dengan gerak-gerik pelaku berhasil menggagalkan upaya pencurian tersebut.

Kedua pria itu kemudian ditangkap, dipukul, bahkan sempat dilucuti pakaiannya sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.

“Benar, kedua pelaku sudah kita amankan ke Polsek,” kata Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha Ferdianto, dikutip dari Antara.

Ditangkap Saat Beraksi Subuh

Kapolsek menjelaskan, kedua pelaku diduga beraksi saat subuh. Namun, sebelum berhasil membawa kabur sepeda motor incarannya, warga lebih dulu memergoki mereka. Amarah warga yang tersulut membuat keduanya dihajar beramai-ramai hingga tidak berdaya.

"Tadi pagi setelah mendapat laporan, personel kita langsung ke lokasi dan mengamankan kedua pelaku," kata Kompol Nur Aqsha. Setelah diamankan, keduanya langsung dibawa ke Polsek Kebon Jeruk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Modus Masih Diselidiki

Hingga kini, pihak kepolisian belum membeberkan detail identitas maupun modus pencurian yang dilakukan oleh kedua pelaku. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta jaringan di balik aksi nekat itu.

"Masih kita selidiki. Akan segera diinfokan perkembangannya. Intinya kedua pelaku sudah kita amankan," tegas Kapolsek.

Sebelumnya, sebuah video beredar di media sosial Instagram lewat akun @jakbar.viral. Dalam rekaman tersebut, terlihat kedua pelaku dalam kondisi babak belur, diikat warga pada tiang listrik dengan keadaan setengah telanjang.

Mereka hanya bisa merintih, sementara sejumlah warga mengeluarkan kata-kata makian atas aksi yang dilakukan pelaku.

Kedua pelaku pun hanya bisa merintih, sembari sejumlah warga di sekitar mereka mengeluarkan kata-kata makian.

Disadur dari Liputan6, 20 Agustus 2025