FOLLOW US:


Loris Reggiani Sebut Marc Marquez 'Kena Karma' Akibat Konflik dengan Valentino Rossi

14-01-2021 10:15

 | Anindhya Danartikanya

Loris Reggiani Sebut Marc Marquez 'Kena Karma' Akibat Konflik dengan Valentino Rossi
Valentino Rossi dan Marc Marquez © AP Photo

Bola.net - Eks rider GP500 yang juga runner up GP250 1992, Loris Reggiani, menganggap cedera patah tulang lengan atas kanan yang dialami Marc Marquez saat ini sebagai karma atas perselisihannya dengan Valentino Rossi di MotoGP 2015 lalu, yakni peristiwa yang membuat pertemanan mereka hancur lebur.

Seperti diketahui, cedera patah tulang humerus kanan ini didapat Marquez usai kecelakaan hebat di MotoGP Spanyol 2020. Sampai saat ini, Marquez masih belum diketahui kapan bisa kembali berkendara dan sudah menjalani tiga operasi usai mengalami berbagai komplikasi.

Akibat absen sepanjang musim 2020, Marquez juga gagal mempertahankan mahkota juaranya dan harus legawa melihat gelar dunia jatuh ke tangan Joan Mir dari Suzuki Ecstar. Alhasil, ia juga harus menunda ambisi menyamai rekor sembilan gelar dunia milik Valentino Rossi.

1 dari 3

Anggap Marc Marquez Kena Karma

Anggap Marc Marquez Kena Karma
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez © MotoGP.com

Lewat media sosial, Reggiani pun menilai cedera Marquez merupakan karma atas peristiwa pada 2015, yakni saat Rossi menuduh rider Repsol Honda tersebut telah berkhianat dengan bersekongkol dengan Jorge Lorenzo demi menjegalnya merebut gelar dunia.

"Pada tahun 2015, Marquez memutuskan bahwa Rossi tidak perlu memenangkan gelar dan ia telah membuatnya gagal. Pada tahun 2020, ia seharusnya memenangkan gelar dunia yang membuatnya punya catatan sama seperti Valentino. Tapi... karma..." tulis Reggiani.

Seperti diketahui, dalam jumpa pers MotoGP Malaysia 2015, Rossi menuduh Marquez membantu Lorenzo dengan cara bermain-main dengannya saat bertarung sengit di Australia, meski dalam balapan tersebut Marquez justru mengalahkan Lorenzo pada lap terakhir dan merebut kemenangan.

2 dari 3

Berlanjut ke 'Sepang Clash'

Peristiwa itu pun berlanjut ke 'Sepang Clash', di mana Marquez diduga 'balas dendam' dan sengaja bermain-main dengan Rossi di lintasan. Keduanya bersaing sengit memperebutkan posisi ketiga. Pada pertengahan balap, keduanya bersenggolan di Tikungan 14.

Marquez pun terjatuh, dan Rossi finis ketiga. Usai balap, keduanya dipanggil oleh Badan Pengawas Balap. Rossi yang mengaku sengaja membuat Marquez melebar namun tak bertekad membuatnya jatuh, dapat hukuman 3 penalti poin.

Mengingat ia sudah mengantongi satu poin akibat dianggap menghalangi laju Lorenzo di sesi kualifikasi MotoGP Misano, Rossi pun harus start terbuncit di MotoGP Valencia dan kehilangan gelar dunia, yang akhirnya jatuh ke tangan Lorenzo.

Disadur dari: Bolacom (Hendry Wibowo) | Sumber: Tutto Motori | Dipublikasi: 13 Januari 2021

3 dari 3

Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021