
Bola.net - - Repsol Honda akan menyongsong MotoGP 2019 dengan kepala tegak. Sejak era pasangan Mick Doohan dan Alex Criville (1994-1999), untuk pertama kali mereka menggandengkan dua juara dunia kelas tertinggi, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Mengawinkan 12 gelar dunia, Marquez dan Lorenzo pun disebut-sebut sebagai 'dream team'.
Baik Doohan maupun Criville hadir dalam peluncuran tim Repsol Honda 2009 di Madrid, Spanyol pada Rabu (23/1) lalu, dan Criville sedikit bernostalgia soal rivalitasnya dengan Doohan. Menurutnya, Marquez dan Lorenzo bakal memiliki rivalitas yang cukup mirip dengan saat dirinya dan Doohan bertandem di masa lalu.
Criville dan Doohan memang dikenal merupakan rival bebuyutan. Selama enam tahun bersama-sama membela Honda, mereka kerap sengit memperebutkan gelar dunia. Doohan pun merebut gelar dunia GP500 1994-1998, dan Criville meraih prestasi serupa pada 1999, yakni saat Doohan mendadak pensiun akibat cedera kaki yang cukup parah.
"Setiap orang berbeda, dan saya juga tak mirip siapa pun, karena setiap rider punya gayanya sendiri. Tapi tentu ada kemiripan. Marc adalah juara dunia bertahan, ia punya lima gelar dunia di MotoGP dan tujuh secara total, dan Jorge akan meraih gelar tahun ini dengan segala cara. Jadi jika kita tengok ke belakang, Marc adalah Mick dan Jorge adalah Crivi," ujar Criville kepada AS Motor.
Pembuka Jalan Rider Spanyol

Meski hanya sekali merebut gelar GP500, Criville tetap menjadi sosok yang sangat dihormati para rider Negeri Matador. Pasalnya, ia merupakan rider Spanyol pertama yang mampu merebut gelar di kelas tertinggi. Rekor ini dianggap sebagai 'pembuka jalan' bagi rider Spanyol lainnya untuk meraih prestasi serupa. Lorenzo pun sukses melakukannya pada 2010 lalu, disusul Marquez pada 2013.
"Memang kenyataannya begitu, karena di GP500, sangat sulit bagi rider Spanyol untuk menang. Ada rider hebat seperti Angel Nieto dan Sito Pons, tapi mereka lebih memilih turun di kelas yang lebih ringan. Di GP500 ada banyak rider Amerika, dan sangat sulit bertarung dengan mereka. Jadi saat saya meraih gelar dunia, rider Spanyol lain pasti bisa juga melakukannya," ungkap Criville.
Marquez-Lorenzo Bakal Baik-Baik Saja
Soal hubungan Marquez dan Lorenzo, Criville juga yakin mereka akan menghadapi berbagai rintangan untuk memiliki atmosfer kerja yang harmonis. Pasalnya, hal ini juga terjadi padanya dan Doohan saat bertandem. Meski begitu, Criville yakin situasi akan jauh lebih baik saat keduanya sudah tak lagi balapan.
"Pada awalnya, hubungan saya dengan Mick sama seperti Marc dan Jorge sekarang; baik, penuh rasa hormat. Tapi kemudian ada ketegangan. Situasi ini membuat tim jadi kuat dan membuat Anda berkembang sebagai pebalap. Mick adalah musuh saya, tapi juga obsesi saya. Saya ingin mengalahkannya dan itulah yang membuat saya berkembang. Dulu, kami memang rival, tapi kemarin kami makan malam bersama dan kami punya hubungan baik. Beginilah dunia olahraga," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 07:27Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 06:07Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:38Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU, Usut Emas 74 Kg di Rumah Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:20Penampakan Artefak Indonesia yang Dibawa Direktur FBI saat Temui Prabowo
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:15Direktur FBI Temui Prabowo, Bawa Artefak Indonesia yang Diselundupkan
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:05Presiden Prabowo Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:00Deretan Kasus Kekerasan dalam Pacaran: Disekap Hingga Disiksa
-
Liputan6 23 Juli 2026 07:27Bandung Siaga Kejahatan Jalanan, Ratusan Polisi Patroli hingga Pagi
MOST VIEWED
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
MAXI Race Jadi Daya Tarik Baru Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika: Ketika Skutik Premium Ikut Balapan
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Jadwal Yamaha Sunday Race Hari Kedua, Minggu 19 Juli 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292890/original/041047500_1783663722-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304769/original/024518000_1784770063-IMG-20260723-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304768/original/016406100_1784770063-IMG-20260723-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/527394/original/aniaya-ilustrasi-131207b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304762/original/064173500_1784766584-IMG_8715.jpeg)
