FOLLOW US:


Maverick Vinales: Saya Bukan Rival Marc Marquez

16-08-2019 10:55

 | Anindhya Danartikanya

Maverick Vinales: Saya Bukan Rival Marc Marquez
Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales © Yamaha

Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, mengaku dirinya bukanlah rival yang sesungguhnya untuk rider Repsol Honda, Marc Marquez di MotoGP. Hal ini ia sampaikan kepada Marca, saat dimintai pendapat soal cekcok yang dialami Marquez dan Alex Rins (Suzuki Ecstar) di Brno, Ceko, beberapa waktu lalu.

Marquez dan Rins sempat bersitegang dalam sesi latihan, di mana Rins yakin Marquez sengaja menghalang-halangi lajunya. Marquez sendiri membantah dan mengaku tak melihat Rins di trek. Meski begitu, keduanya segera berbaikan ketika diminta Badan Pengawas Balap untuk memberikan penjelasan masing-masing.

"Saya tak terlalu memperhatikan. Saya fokus pada diri sendiri, saya coba bekerja sebaik mungkin. Berkali-kali saya tampil baik pada Jumat dan Sabtu, dan justru mengalami kemunduran dalam balapan. Saya hanya ingin memperbaiki apa yang kami punya dan saya tak terlalu memperhatikan rival saya," ujar Vinales.

1 dari 2

Salah Jika Main-Main dengan Vinales

Salah Jika Main-Main dengan Vinales
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez © AP Photo

Uniknya, ketegangan sejatinya juga pernah terjadi di antara Marquez dan Vinales dalam beberapa kesempatan. Kepada Marca, Vinales pun menganggapnya enteng dan bahkan menyebut itu bukan bagian dari permainan mental Marquez.

"Bermain-main dengan saya? Saya rasa tidak. Jika ia berusaha bermain-main dengan saya, maka ia salah. Ia harusnya bermain-main dengan rivalnya yang sesungguhnya. Saya rasa rivalnya adalah pebalap lain, bukan saya. Saya tak pernah melihatnya bermain-main dengan saya," ungkap Top Gun.

2 dari 2

Takkan Cemas Diveto Marquez

Dalam wawancara yang sama, Vinales juga ditanya soal kemungkinan bertandem dengan Marquez di Repsol Honda. Rider berusia 24 tahun ini pun mengaku sama sekali tak takut bila rivalnya sejak anak-anak itu mengeluarkan veto padanya.

"Entahlah. Pada akhirnya, itu urusan Honda. Saya juga tak yakin hal-hal macam ini diambil berdasar keputusan seorang pebalap. Jika ia memang memveto saya, berarti ia menganggap saua sebagai rival. Jika ia tak ingin saya ada di sebelah garasinya, berarti saya adalah rivalnya," pungkasnya.

Menjelang MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone pada 23-25 Agustus mendatang, Marquez ada di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 230 poin, sementara Vinales di peringkat keenam dengan 102 poin.

Sumber: Marca