
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro, mengaku bahwa ia dan Marc Marquez pernah memiliki rivalitas 'beracun' akibat duel-duel sengit mereka di Moto2. Ia menyatakan bahwa mereka terlalu terbawa suasana pertikaian antara kelompok-kelompok penggemar mereka. Namun, Espargaro senang kini hubungan mereka jauh lebih baik.
Espargaro dan Marquez, yang sudah jadi rival sejak masih turun di kejuaraan-kejuaraan junior Spanyol, mengalami puncak kesengitan saat berebut gelar dunia Moto2 pada 2011 dan 2012. Sama-sama rider yang kuat dan agresif, apalagi sama-sama dari Spanyol, mereka pun kerap menjalani duel ketat dan tak jarang bersenggolan di lintasan.
Persaingan sengit di trek ini pun menjalar ke hubungan mereka di luar lintasan dan mereka juga jadi kerap cekcok. Namun, uniknya saat Espargaro menyusul Marquez turun di MotoGP pada 2014 lalu, keduanya justru tak lagi bersitegang dan malah punya hubungan yang baik, walau mereka tak bisa dibilang bersahabat.
Para Penggemar Sama-Sama Bagai Hooligan

Espargaro mengakui, dulu hubungan mereka dipengaruhi level performa. Jika sama-sama tinggi, maka keduanya otomatis bersitegang. "Dulu hubungan kami berubah dari buruk jadi lebih buruk lagi. Hubungan kami tergantung pada level persaingan di antara kami," ujarnya via DAZN seperti yang dikutip MotosanGP, Rabu (7/4/2021).
"Kami sejatinya selalu saling menghormati, namun ada beberapa momen buruk di Moto2, terutama saat kami sama-sama memperebutkan gelar dunia. Kala itu, penggemar kami berdua bagaikan hooligan di sepak bola, dan situasi itu sungguh meracuni hubungan kami," lanjut juara dunia Moto2 2013 ini.
Espargaro pun menyatakan bahwa ia dan Marquez memang bukan teman atau sahabat, namun kini keduanya sudah sama-sama dewasa dan bisa menjalin hubungan lebih baik dan penuh hormat. Ia yakin, kalaupun sampai terjadi persaingan sengit di lintasan suatu saat nanti, mereka bisa membicarakannya secara baik-baik.
Akui Dulu Sangat Kekanakan

"Hubungan kami kini jauh membaik. Kini kami punya hubungan yang sangat baik meski tak harus jadi teman. Dalam garasi, kami punya hubungan yang profesional dan harmonis agar sama-sama meraih hasil baik. Tahun ini saya rasa kami akan menghadapi rivalitas dengan cara yang lebih dewasa," tutur Polyccio.
"Saya dan Marc kini bicara sebagai pembalap, karena dulu saya merasa bahwa saya sangat kekanakan. Kami hanya dua anak yang sama-sama balapan motor. Kami berkendara, adrenalin berpacu, setelahnya tahu-tahu kami disodori mikrofon. Kini kami akan menghadapi rivalitas dengan cara berbeda," pungkasnya.
Marquez yang saat ini dalam masa pemulihan cedera patah lengan kanan, akan menjalani tes medis pada 12 April untuk menentukan apakah dirinya sudah cukup fit demi bergabung dengan Espargaro di MotoGP Portimao, Portugal, pada 16-18 April mendatang.
Sumber: DAZN, MotosanGP
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Andrea Dovizioso Puji Ketenangan Fabio Quartararo, Bingung Lihat Duet Petronas
- Lama Bela Ducati, Andrea Dovizioso Super Penasaran pada Aprilia
- Pol Espargaro: Marc Marquez Tak Perlu Cemas, Honda Masih Bisa Podium Kok
- Disanjung-sanjung Para Rider MotoGP, Pedro Acosta Tutup Kuping
- Pacar Valentino Rossi Ungkap Banyaknya Pelecehan Umbrella Girl di MotoGP
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 16 Februari 2026 16:343 Pembalap MotoGP 2026 Berpotensi Masuk Daftar Juara Dunia Termuda di Kelas Para Raja
-
Otomotif 16 Februari 2026 15:46Alex Marquez: Saya yang Paling Tahu Kalau Marc Marquez Sulit Dikalahkan di MotoGP
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 18 Februari 2026 16:03 -
Liga Inggris 18 Februari 2026 15:33 -
Liga Inggris 18 Februari 2026 15:13 -
Liga Inggris 18 Februari 2026 15:04 -
Liga Inggris 18 Februari 2026 14:07 -
Lain Lain 18 Februari 2026 13:39
MOST VIEWED
- Alex Marquez Diskusikan Nasibnya di MotoGP dengan Marc Marquez, Pilih Proposal Paling Solid
- 5 Sirkuit yang Jadi Penjamu Formula 1 dan MotoGP 2026, Penuhi Syarat FIA dan FIM Sekaligus
- 3 Pembalap MotoGP 2026 Berpotensi Masuk Daftar Juara Dunia Termuda di Kelas Para Raja
- Alex Marquez: Saya yang Paling Tahu Kalau Marc Marquez Sulit Dikalahkan di MotoGP
HIGHLIGHT
- 7 Klub Tujuan Cristian Romero Jika Hengkang dari T...
- Starting XI Pemain Gratisan Siap Direkrut: Dari Se...
- 7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sand...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4831162/original/059818400_1715666476-IMG_8379.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506060/original/017414500_1771404646-IMG_8157.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506071/original/024971600_1771405217-InShot_20260218_142327528.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504803/original/061079900_1771302139-Girona_vs_Barcelona-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501191/original/029485900_1770889140-Kapolres_Bima_Kota_AKBP_Didik_Putra_Kuncoro.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506057/original/079700800_1771404483-Bos_kosmetik_Mira_Hayati_dipenjara.jpg)
