
Bola.net - - Jorge Lorenzo memulai kariernya di MotoGP sebagai pebalap Yamaha Factory Racing pada 2008 lalu. Sangat menyatu dengan YZR-M1, ia pun berhasil meraih tiga gelar dunia bersama pabrikan Garpu Tala dan konsisten berada di zona tiga besar. Kesuksesan ini lah yang sempat membuatnya sempat ingin pensiun sebagai ikon Yamaha.
Meski begitu, pendiriannya goyah pada pertengahan 2016, di mana ia mendapat tawaran dari Ducati Corse untuk menggantikan Andrea Iannone. Lorenzo melihat tawaran ini sebagai tantangan baru, dan dalam dirinya, muncul sebuah tekad untuk menjadi juara pertama Ducati sejak Casey Stoner pada 2007.
Por Fuera akhirnya menerima pinangan Ducati, dengan bayaran 25 juta euro untuk dua musim (2017-2018), yang disebut-sebut sebagai bayaran terbesar di grid MotoGP selama 10 tahun terakhir. Ia juga kembali bekerja sama dengan sang engineer andal, Gigi Dall'Igna, serta bertandem dengan rival bebuyutannya di kelas GP125 dan GP250, Andrea Dovizioso.
Kurangnya Motivasi

Lorenzo pun mengaku dirinya punya banyak kenangan manis bersama Yamaha, menyebut pabrikan Jepang ini berjasa besar dalam mewujudkan impiannya menjadi juara dunia di kelas tertinggi. Meski begitu, usai sembilan musim bekerja sama, Lorenzo merasa motivasinya semakin berkurang dengan lingkup kerja yang itu-itu saja.
"Hidup adalah soal tantangan dan menjadi orang yang lebih baik. Anda harus terus belajar hal baru. Ada kalanya di Yamaha saya merasakannya. Di sana saya jadi juara dunia dan mewujudkan impian sejak kecil. Saya tiga kali juara bersama mereka, dan lalu saya tak lihat adanya target baru. Saya merasa kurang motivasi. Atas alasan ini saya pindah ke Ducati pada akhir 2016," ujarnya kepada BT Sport.
Mugello Momen Terbaik
Lorenzo pun tak malu-malu menyatakan dirinya sempat terkejut melihat perbedaan besar antara Yamaha dengan Ducati, dan mengakui bahwa proses adaptasinya jauh lebih berat dari ekspektasi awal. Ia bahkan tak menduga bakal mengalami paceklik kemenangan selama 1,5 tahun.
"Transisinya lebih sulit dari dugaan. Saat menjajal motornya untuk pertama kali, saya syok. Saya benar-benar harus mengubah gaya balap dan banyak tugas menumpuk. Sulit mempertahankan kepercayaan diri, tapi saya terus bekerja keras," tutur rider 31 tahun ini.
Jerih payah Lorenzo pun terbayar lewat kemenangan di Mugello, Italia. Ia menyebut momen ini sebagai momen terbaiknya sepanjang 2018. "Tak ada yang lebih penting dari meraih kemenangan untuk Ducati di Italia. Anda hanya bisa membuatnya terasa lebih baik jika Anda merupakan orang Italia! Rasanya sungguh menyenangkan," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:06Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Piala Dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
BERITA LAINNYA
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:06Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
MOST VIEWED
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Ducati Berpeluang 'Team Order' di MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kirim Sinyal Tentang Alex Marquez
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Siap Ambil Risiko, Sebut Jorge Martin Bakal Tampil Cepat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
