
Bola.net - Bicara soal hal-hal seputar Piala Dunia selalu menarik. Tinggal hitungan hari, Piala Dunia 2022 Qatar akan dimulai. Turnamen edisi ke-22 ini diprediksi bakal berlangsung spesial karena banyak faktor penentu.
Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Piala Dunia dimainkan di Timur Tengah dan dilangsungkan di musim dingin. Artinya, ada banyak hal baru yang ditawarkan oleh Qatar di edisi kali ini.
Biar begitu, di tengah situasi baru tersebut, tim-tim yang disebut sebagai favorit juara masih sama. Sebut saja Argentina, Brasil, Prancis, Jerman, bahkan Inggris.
Menengok ke belakang, juara Piala Dunia memang masih didominasi oleh negara-negara tertentu. 5 edisi terakhir Piala Dunia pun dijuarai oleh tim-tim yang sudah dipandang sebagai favorit.
Sebut saja Prancis yang berhasil jadi juara di tahun 2018 lalu, atau Brasil yang berhasil menjuarai turnamen di tahun 2002 silam. 5 edisi terakhir Piala Dunia dimainkan dalam rentang waktu tepat 20 tahun, turnamen per empat tahun.
Nah, di balik kiprah tim-tim favorit tersebut, ada peran pelatih top yang harus diperhatikan. Faktanya, dalam lima edisi terakhir Piala Dunia, tim yang jadi juara selalu dibimbing oleh pelatih terbaik.
Siapa saja pelatih-pelatih yang dimaksud dan bagaimana nasib mereka sekarang? Yuk simak ulasan selengkapnya, Bolaneters!
Piala Dunia 2018 | Prancis - Didier Deschamps

Edisi terakhir Piala Dunia dimainkan di Rusia pada tahun 2018 lalu. Turnamen ini cukup menarik karena menyimpan banyak kejutan dalam perjalanan menjadi juara.
Laga final mempertemukan Prancis vs Kroasia dan Les Bleus keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2. Di bawah bimbingan Didier Deschamps, Prancis memang jadi unggulan sejak awal.
Saat ini Deschamps masih melatih Prancis dan akan mencoba mempertahankan gelar juara di edisi tahun 2022 ini. Namun, beredar kabar bahwa turnamen ini sekaligus akan jadi salam perpisahan Deschamps.
Piala Dunia 2014 | Jerman - Joachim Loew

Mundur empat tahun sebelumnya, Rio de Janeiro, Brasil, 2014. Jerman berhasil jadi juara di tanah rival abadi mereka di panggung internasional.
Jerman saat itu ditangani oleh Joachim Loew dan berhasil melangkah ke final melalui beberapa pertandingan yang menuri perhatian. Misalnya, Jerman menghajar Brasil dengan skor telak 7-1 di babak semifinal.
Loew gagal total di Piala Dunia 2018. Mencoba bertahan sampai Euro, tapi kembali gagal di babak 16 besar. Setelah itu, Loew memutuskan mundur dari kursi pelatih Jerman setelah 15 tahun bekerja.
Piala Dunia 2010 | Spanyol - Vicente del Bosque

Piala Dunia 2010 dapat disebut sebagai salah satu turnamen paling ikonik sepanjang sejarah. Ada banyak hal di dalam dan di luar lapangan yang membuat turnamen ini begitu spesial.
Dihelat di Afrika Selatan, Piala Dunia 2010 menemukan Spanyol sebagai juara. Pasukan Vicente del Bosque mengalahkan Belanda lewat extra time di babak final.
Del Bosque mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola pada tahun 2016 lalu. Sejak saat itu dia tidak lagi bekerja langsung di lapangan, hanya sesekali diminta memberikan komentar.
Piala Dunia 2006 | Italia - Marcello Lippi

Piala Dunia 2006 menyuguhkan salah satu final terbaik. Italia vs Prancis. Drama kartu merah Zinedine Zidane usai menanduk Marco Materazzi. Dan keberhasilan Italia jadi juara lewat adu penalti.
Italia saat itu dipimpin oleh Marcello Lippi. Mereka memasuki turnamen dengan suasana negatif dan pesimisme karena buntut skandal besar di Serie A.
Menariknya, situasi negatif itu sepertinya membuat ekspektasi terhadap Italia rendah, para pemain jadi bisa tampil lebih lepas. Mereka mengalahkan Jerman di semifinal dan akhirnya menundukkan Prancis.
Lippi sempat melatih Timnas Cina dalam dua era, 2016-2019 dan 2019. Dia dianggap gagal dan akhirnya memilih mengundurkan diri.
Piala Dunia 2002 | Brasil - Luiz Felipe Scolari

Brasil adalah favorit juara Piala Dunia 2022 dan mereka berhasil membuktikan status tersebut di lapangan. Di partai final, brasil menundukkan Jerman dengan skor telak 2-0.
Turnamen ini menjadi panggung Ronaldo Nazario yang sengaja memilih gaya rambut unik untuk mengalihkan perhatian media. Brasil pun tampil luar biasa sejak awal.
Luiz Felipe Scolari meninggalkan Timnas Brasil setelah juara tahun 2002 tersebut. Dia sempat kembali pada tahun 2012-2014. Selanjutnya, Scolari melatih beberapa klub hingga sekarang menangani Athletico Paranaense.
Daftar Peserta Piala Dunia 2022
Grup A: Qatar, Ekuador, Senegal, dan Belanda
Grup B: Inggris, Iran, Amerika Serikat, dan Wales
Grup C: Argentina, Arab Saudi, Meksiko dan Polandia
Grup D: Prancis, Australia, Denmark, dan Tunisia
Grup E: Spanyol, Kosta Rika, Jerman, dan Jepang
Grup F: Belgia, Kanada, Maroko, dan Kroasia
Grup G: Brasil, Serbia, Swiss, dan Kamerun.
Grup H: Portugal, Ghana, Uruguay, dan Korea Selatan
Sumber: Bola
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
Piala Dunia 3 Agustus 2026 15:46Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 September 2026 00:20Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
-
Liga Spanyol 4 September 2026 23:45Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 23:10Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:35Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
-
Liga Inggris 4 September 2026 22:00Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 3 September 2026 14:14Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
-
piala dunia 3 September 2026 13:133 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina
-
piala dunia 1 September 2026 05:12Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 23:46Deras Cimandiri dan Perjuangan Pelajar Leuwidingding Menuju Sekolah
-
Liputan6 4 September 2026 23:42Penjelasan Polisi Tak Blokade Demo PBRI Dekat Bundaran HI
-
Liputan6 4 September 2026 22:307 Catatan Kubu Andrie Yunus Usai 2 TNI Dihukum Ringan dan Tak Dipecat
-
Liputan6 4 September 2026 21:14Transjakarta 'Jalur Langit' Hanya Sampai Halte JORR Imbas Truk Mogok
-
Liputan6 4 September 2026 20:36Siswa SMP di Nabire Pembunuh Mantan Pacar Dihukum 10 Tahun
-
Liputan6 4 September 2026 19:57Cerita Kepanikan Penghuni Dapat Kabar Apartemen Pavilion Kebakaran
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340958/original/004739600_1788540378-446747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340956/original/056974400_1788540157-Demo_PBRI_dekat_Bundaran_Hotel_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8062367/original/095492200_1780906692-1001350335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340916/original/029246600_1788531271-93396.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340895/original/092729500_1788529017-WhatsApp-Image-2026-09-04-at-20.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340875/original/044738600_1788526653-93357.jpg)
