FOLLOW US:


Gareth Southgate Belum Tentu Latih Inggris di Piala Dunia 2022

19-11-2019 11:00

 | Yaumil Azis

Gareth Southgate Belum Tentu Latih Inggris di Piala Dunia 2022
Gareth Southgate. © AP

Bola.net - Performa Timnas Inggris terus menunjukkan peningkatan sejak diasuh Gareth Southgate. Namun mantan pelatih Middlesbrough itu tak begitu yakin dengan kansnya menukangi the Three Lions di ajang Piala Dunia 2022 mendatang.

Southgate menjadi bahan perbincangan publik setelah berhasil mengantarkan Inggris sampai ke babak semifinal Piala Dunia 2018 lalu. Padahal pada saat itu mereka dipandang sebagai tim kuda hitam saja.

Salah satu alasan mengapa publik ragu dengan kans Inggris melaju jauh di kompetisi tersebut adalah kepercayaan Southgate terhadap pemain muda. Yang paling mencolok adalah saat dirinya tidak mengikutsertakan Joe Hart.

Dengan kepercayaan yang sama, Southgate tetap mengandalkan pemain muda untuk melakoni laga-laga di fase kualifikasi Piala Eropa 2020. Hasil yang didapatkan Inggris pun terbilang cukup baik, di mana mereka hanya menelan satu kekalahan saja.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Belum Tentu ke Piala Dunia 2022

Wajar jika publik beranggapan bahwa Inggris akan dilatih oleh Southgate dalam jangka waktu yang lama, apalagi jika melihat perkembangan Marcus Rashford dkk saat ini. Tetapi, Southgate sendiri merasa posisinya belum benar-benar aman.

Ia menyatakan bahwa dirinya belum tentu melatih Inggris di Piala Dunia 2022 mendatang. Menurutnya, semuanya akan ditentukan dari performa Inggris di ajang Piala Eropa 2020 nanti.

"Semuanya sangat tergantung pada bagaimana kami bermain di musim panas mendatang," ujar Southgate, yang dikontrak oleh federasi sampai selesainya pagelaran Piala Dunia 2022, kepada Sky Sports.

"Saat anda menjalani pekan seperti yang dimiliki sekarang, anda bisa merasakan bahwa orang bisa jatuh cinta terhadap anda dan jika tak ada lagi kehangatan untuk melanjutkan, maka itu bisa mempengaruhi tim," lanjutnya.

2 dari 2

Berpikir Realistis

Southgate tetap realistis. Baginya, situasi bisa terbalik kapanpun tanpa adanya peringatan. Meskipun begitu, ia tetap menyusun rencana-rencana untuk membuat Timnas Inggris menjadi lebih baik lagi.

"Saya realistis soal bagaimana situasi bisa menjadi terbalik, tapi saya selalu membuat rencana jangka pendek, menengah, dan panjang dalam delapan tahun terakhir," tutupnya.

Terakhir, Inggris menutup perjalanannya di babak kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan kemenangan telak 4-0 atas Kosovo. Keempat gol the Three Lions dipersembahkan oleh Harry Winks, Harry Kane, Marcus Rashford, dan Mason Mount.

(Sky Sports)