FOLLOW US:


Marko Simic: Saya Mendapatkan Tawaran Bermain untuk Timnas Indonesia

20-01-2021 15:13

 | Gia Yuda Pradana

Marko Simic: Saya Mendapatkan Tawaran Bermain untuk Timnas Indonesia
Marko Simic © Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Hingga kini, Marko Simic belum pernah membela Timnas Kroasia di level senior. Namun, penyerang 32 tahun Persija Jakarta itu justru sudah mendapatkan tawaran untuk membela Timnas Indonesia.

Menurut Simic, dia mendapatkan tawaran untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) supaya bisa memperkuat Timnas Indonesia. Hal ini diungkapkan pemain asal Kroasi tersebut dalam wawancaranya dengan media Kroasia, Novilist, Minggu (17/1/2021).

"Saya belum memikirkannya," kata Simic tentang peluangnya memperkuat Timnas Kroasia.

Sepanjang kariernya, Marko Simic belum pernah membela Timnas Kroasia level senior. Dia hanya sempat bermain untuk Kroasia U-21 pada 2009-2010.

Mendapatkan panggilan memperkuat Timnas Kroasia menjadi mimpi Marko Simic. Namun, striker bernomor punggung sembilan ini sadar bahwa misi tersebut nyaris mustahil.

"Lucunya, saya sudah mendapatkan tawaran untuk mengambil paspor Indonesia dan bermain untuk Timnas Indonesia," imbuhnya.

1 dari 1

Karier Simic di Indonesia

Karier Simic di Indonesia
Marko Simic © Bola.com/Yoppy Renato

Marko Simic telah tiga tahun bermain di Indonesia. Dia bergabung dengan Persija Jakarta pada 2018. Pada periode ini, ia mencetak 57 gol dari 77 penampilan.

Saat ini, Marko Simic sedang menikmati kariernya di Indonesia. Pemain berusia 32 tahun itu masih punya sisa kontrak dua tahun lagi di Persija.

"Semoga Tuhan memberikan saya kesehatan agar saya bisa bermain dan membahagiakan masyarakat Indonesia selama mungkin," ucap Marko Simic.

"Ketika Anda melihat orang-orang mengigau dan menangis di stadion, kebahagiaan dan kegembiraan mereka itu menjadi kesenangan yang tak terlukiskan bagi saya sebagai pesepak bola dan pribadi," terang pemain yang pernah berkarier di Vietnam dan Malaysia ini.

Sumber: Novilist

Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adiyaksa/Benediktus Gerendo Pradigdo

Published: 19 Januari 2021