Piala AFF Tidak Masuk Kalender FIFA, Sandy Walsh Ragu Bisa Perkuat Timnas Indonesia

Editor Bolanet | 24 November 2021 10:05
Sandy Walsh (c) Instagram/Sandywalsh

Bola.net - Sandy Walsh mengaku ragu dirinya bisa berpeluang tampil di Piala AFF 2020. Nama Sandy Walsh sendiri digadang-gadang akan dinaturalisasi untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia di turnamen antarnegara Asia Tenggara itu.

Nama Sandy Walsh masuk daftar pemain yang akan dinaturalisasi untuk kepentingan Timnas Indonesia. Bocoran itu diketahui dalam kertas yang tertulis di atas meja saat pelepasan Timnas Garuda ke pemusatan latihan di Turki.

Belum diketahui siapa yang memiliki kertas bocoran tersebut. Namun, satu hal yang pasti adalah Sandy Walsh memang merupakan pemain yang diminta secara langsung oleh pelatih Shin Tae-yong.

"Saya melihatnya dan itu sepertinya merupakan sebuah kebocoran. Saya kira itu dari catatan asisten pelatih. Saya tidak tahu dia yang berbicara dengan saya atau tidak. Akan tetapi, maksud saya adalah itu bukan dokumen resmi," kata Sandy Walsh dalam YouTube Roy Ricardo.

Namun, Sandy Walsh ragu bisa membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, karena waktu yang sudah mepet. Sandy masih harus mengurus proses naturalisasi yang butuh waktu, sedangkan turnamen tersebut akan bergulir pada awal Desember 2021.

"Meskipun tujuan utamanya adalah untuk berada di kejuaraan itu. Kalau kompetisi saya masih berlangsung sampai 27 Desember, saya juga merupakan pemain penting dalam tim sekarang, saya rasa mereka tidak akan melepas saya karena ini juga bukan turnamen resmi," ucap Sandy Walsh.

Kini, Sandy Walsh tinggal menunggu undangan dari PSSI untuk mengurus dokumen perpindahan kewarganegaraan dari Belanda ke WNI agar bisa membela Timnas Indonesia. Sandy Walsh harus mampu membuktikan dirinya benar-benar memiliki darah Indonesia yang disebut berasal dari kakek dan neneknya.

1 dari 2 halaman

Komunikasi Intens

Sandy Walsh mengklaim mendapatkan tawaran langsung dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk masuk timnya. Tawaran ini menjadi dasar dari Shin Tae-yong untuk mengajukan Sandy Walsh masuk daftar pemain yang akan naturalisasi.

Dalam pembicaraan dengan Sandy, Shin Tae-yong disebut terus memberikan kabar perkembangan latihan dan gaya permainan Timnas Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan tersebut kemudian menawari agar Sandy Walsh bergabung dengan Timnas Indonesia yang disambut antusias olehnya.

"Kami pernah saling menghubungi, akan tetapi bukan secara pribadi. Saya rasa bahasa Inggrisnya kurang begitu baik ketika ngobrol dengan saya secara langsung melalui telepon. Jadi saya selalu dihubungi oleh asisten pelatihnya yang benar-benar dekat dengannya," kata Sandy Walsh.

"Saya dihubungi tiap dua pekan dan berbicara mengenai perkembangan bagaimana tim bermain, coba mengikuti semuanya, dan itu bagus. Dia ingin saya masuk timnya dan itu kabar baik untuk bergabung dengan Timnas Indonesia yang merupakan negara besar. Saya katakan padanya saya bersemangat dan ingin benar-benar ada di sana untuk bermain bersama tim," ucap Sandy Walsh.

2 dari 2 halaman

Alasan Ngebet Bela Timnas Indonesia

Sandy Walsh memiliki kakek yang berasal dari Purworejo, sedangkan neneknya berasal dari Surabaya. Sandy Walsh mengaku, tertarik mengubah kewarganegaraan menjadi WNI karena ingin mewujudkan pesan sang kakek.

Sandy Walsh mengaku mendapatkan pesan agar tidak melupakan Indonesia, negara asal dari kakek dan neneknya. Kakek Sandy Walsh bercerita, Indonesia merupakan negara yang penduduknya sangat menggilai sepak bola.

"Saya selalu ambisius karena selalu suka bemain sepak bola. Saya punya paspor Belanda buat saat ini sehingga bisa juga bermain untuk Timnas Belanda sampai usia 23 tahun. Akan tetapi, saat ini saya berada dalam fase milih untuk timnas mana yang ingin saya bela," kata Sandy Walsh.

"Kakek saya selalu mengingatkan jangan sampai kamu melupakan Indonesia karena merupakan negara yang sangat menggilai sepak bola. Masyarakatknya sangat ramah dan juga menyukai sepak bola dan saya juga suka sepak bola. Jadi ini adalah pilihan yang mudah," ucap pemain berusia 26 tahun itu.

Disadur dari: Bola.com (Zulfirdaus H/Rizki H; 23/11/21)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR