7 Pemain yang Bersinar di BRI Liga 1 Tapi Tidak Dipanggil Timnas Indonesia untuk Piala AFF

Asad Arifin | 23 November 2021 13:22
BRI Liga 1: Selebrasi gol Ilija Spasojevic (tengah) untuk Bali United (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Urusan memilih pemain adalah wewenang pelatih. Kuasa mereka menentukan skuad tidak bisa diganggu gugat. Termasuk di level timnas.

Hal sama berlaku buat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Juru taktik asal Korea Selatan itu telah menentukan daftar pemain, yang menjadi proyeksi ke Piala AFF 2020.

Saat ini, para pemain pilihan Shin Tae-yong sedang berlatih di Turki. Selain menjalani pemusatan latihan (TC) buat persiapan Piala AFF 2020, mereka juga beruji coba.

Dari daftar pemain yang dibawa, ada beberapa nama yang bersinar di BRI Liga 1 2021/2022, tapi tidak diikutsertakan.

Alasan teknis bisa menjadi pertimbangan, tetapi ada juga halangan pelatih Timnas Indonesia hanya boleh mengambil maksimal dua pemain dari tiap klub. Oleh karena itu, perlu pemilihan yang tepat dan cermat dari Shin Tae-yong.

Lantas, siapa saja pemain yang bersinar di BRI Liga 1 2021/2022, tapi tidak dapat panggilan dari Shin Tae-yong? Berikut tujuh di antaranya beserta analisisnya.

1 dari 7 halaman

Ilija Spasojevic

Penyerang Bali, Ilija Spasojevic (tengah) merayakan gol pertama timnya saat laga pekan keempat BRI Liga 1 2021/2022 antara Persita Tangerang melawan Bali United di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (24/

Sembilan gol sudah dijaringkan Spaso buat Bali United. Namun, jumlah itu ternyata belum cukup buat Shin Tae-yong memberi kepercayaan.

Pemain naturalisasi asal Montenegro ini tidak berada dalam skuad yang dibawa ke Turki. Kesempatan untuk bermain di Piala AFF 2020 pun menjadi sirna.

Mungkinkah, pesepakbola berusia 34 tahun ini sudah terlalu tua buat tim pelatih timnas?

2 dari 7 halaman

Irsyad Maulana

Irsyad Maulana merayakan golnya ke gawang Persipura pada laga pekan ke-1 BRI Liga 2 2021/2022, Sabtu (28/8/2021) malam WIB (c) Bagaskara Lazuardi

Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini punya tembakan yang akurat. Mobilitasnya dalam skema menyerang menjadi favorit banyak pelatih.

Namun, penggawa Persita Tangerang ini tidak cukup diminati Shin Tae-yong. Terbukti, Irsyad Maulana tidak masuk dalam pemanggilan menuju Piala AFF 2020.

Padahal, statistiknya di BRI Liga 1 2021/2022 terbilang lumayan. Ia mencatat empat gol, 14 tembakan, dan tujuh tembakan akurat.

3 dari 7 halaman

Johan Alfarizi

Johan Alfarizi berduel dengan Alwi Slamat pada laga Arema FC vs Persebaya di pekan ke-11 BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bagaskara Lazuardi

Sebagai fullback, namanya sudah kondang. Penggawa Arema FC ini statistiknya juga bagus di BRI Liga 1 2021/2022.

Ia mencetak dua gol, empat tembakan, dan belum pernah kena kartu kuning atau merah. Sebagai pemain bertahan, angkanya dari 12 penampilan adalah 11 kali tekel, 32 interceptions, dan 17 clearances.

Bisa jadi, Shin Tae-yong tertarik, tetapi sulit memanggilnya karena sudah ada dua pemain Arema FC lainnya yang dipanggil. Keduanya yaitu Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan.

4 dari 7 halaman

Awan Setho Raharjo

Awan Setho (c) Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Penampilan Awan Setho di Bhayangkara FC terbilang konsisten. Faktanya, tim berjuluk The Guardian itu mampu bertengger di papan atas BRI Liga 1 2021/2022 secara konsisten.

Kalau bukan karena performanya yang apik dalam mengawal gawang, niscaya Bhayangkara FC bisa stabil di persaingan jalur juara. Namun, shin Tae-yong lebih memilih dua kiper lain, yaitu Muhammad Riyandi (Barito Putera) dan Syahrul Fadillah (Persikabo 1973).

5 dari 7 halaman

Andritany Ardhiyasa

Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, saat melawan Persib Bandung pada laga final Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4/2021). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Kiper yang pernah menjadi kapten Timnas Indonesia era pelatih Simon McMenemy ini memang tidak pernah dapat panggilan dari Shin Tae-yong. Padahal, penampilannya dalam mengawal gawang Persija Jakarta tidak perlu diragukan.

Tidak diketahui apa alasan tim pelatih Timnas Indonesia tidak memanggil Andritany. Tapi seperti alasan umum lainnya, pasti ada pertimbangan teknis sehingga ia tak dipanggil.

6 dari 7 halaman

Bagas Adi Nugroho

Bagas Adi Nugroho (c) Arema FC Official

Di posisi bek tengah, persaingan masuk tim nasional memang ketat. Banyak pemain bertahan yang dimiliki Indonesia dengan kualitas bagus, termasuk Bagas Adi Nugroho.

Namun, tim pelatih Timnas Indonesia tidak memasukkan Bagas Adi dalam proyeksi Piala AFF 2020. Pertimbangan teknis kemungkinan menjadi alasan bek Arema FC ini tidak dipanggil ke skuad Garuda.

7 dari 7 halaman

Adam Alis Setyano

Pemain Bhayangkara Solo FC, Adam Alis (kiri) duel udara dengan striker Persija Jakarta, Marko Simic, pada laga Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (31/3/2021). (c) Bola.com/M Iqbal

Jika namanya tidak masuk Timnas Indonesia, bukan berarti kualitasnya jelek. Adam Alis sudah membuktikan itu lewat penampilan di Bhayangkara FC yang menjanjikan.

Bisa jadi, gaya bermain Adam Alis tidak cocok dengan skema permainan yang dibangun Shin Tae-yong buat Timnas Indonesia. Alhasil, ia tidak masuk dalam proyeksi Piala AFF 2020.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR