FOLLOW US:


Ketum PBVSi Sampaikan 4 Pesan Khusus untuk Timnas Voli di SEA Games 2019

26-11-2019 09:32

 | Anindhya Danartikanya

Ketum PBVSi Sampaikan 4 Pesan Khusus untuk Timnas Voli di SEA Games 2019
Voli target sapu bersih medali di SEA Games 2019 © Liputan6.com

Bola.net - Persiapan tim nasional bola voli Indonesia menuju SEA Games 2019 telah mencapai 100%. Ini dinyatakan Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Pusat, Imam Sudjarwo dalam acara pelepasan timnas di Padepokan Bola Voli Sentul, Bogor, Senin (25/11/2019).

Timnas bola voli pantai dijadwalkan akan berangkat ke Filipina pada 27 November 2019. Sementara itu, timnas bola voli Indoor akan berangkat 30 November 2019. Rencananya akan ada pelepasan khusus yang dihadiri secara khusus Presiden Joko Widodo pada 27 November.

Dalam acara pelepasan ini, Imam mengungkapkan kesan dan dan harapannya.“Pertama, yang pasti saya bangga. Yang kedua, menambah keyakinan saya bahwa emas akan kita raih. Ini adalah doa kita semua," katanya.

"Mudah-mudahan untuk tim kita dengan target tim putra dan putri voli pantai, kita target emas. Insya Allah kita bisa capai, karena kalau di Asia Pasifik voli pantai kita sangat ditakuti. Kemudian untuk tim putra voli indoor, kita emas. Untuk voli indoor putri, kita perak. Tapi, mudah-mudahan, kita target dua-duanya emas. Ini doa kita bersama,” ujar Imam.

“Kita sudah melakukan uji coba di beberapa negara, menunjukkan prestasi yang luar biasa. Ini modal dasar bagi tim kita untuk meraih kemenangan di Filipina yang akan datang,” jelas Ketum PBVSI Pusat ini.

1 dari 1

Empat Pesan Khusus

Dalam kesempatan ini, Imam menyampaikan empat pesan khusus untuk timnas. Ia mengungkapkan semua manajer baik timnas voli indoor maupun voli pantai telah menyampaikan semua laporan mengenai persiapan untuk pertandingan, karena sudah melihat peta kekuatan.

Pertama, untuk atlet, pelatih termasuk manajer. “Kobarkan semangat. Semangat kebangsaan kita. Semangat untuk cinta tanah air melalui prestasi olah raga, karena semangat ini di atas segalanya. Apa pun yang profesionalisme kita, tanpa ada semangat akan sulit untuk diraih,” tegas Imam.

Kedua adalah komitmen. Imam mengatakan. “Apa yang sudah kita ikrarkan, itu dipegang teguh. Jangan pernah luntur. Kita ke sana untuk bertanding menampilkan yang terbaik dengan outcome-nya adalah sebuah kemenangan. Komitmen yang dipegang kali ini, mengandung sebuah integritas PBVSI terhadap (NKRI) Bangsa Indonesia."

“Kalau kita jaga kesehatan, kita harus me-manage waktu kapan bertanding, kapan istirahat, kapan melakukan kegiatan yang sifatnya rekreatif. Jangan waktunya istirahat, kita melakukan kegiatan-kegiatan rekreatif. Jadi atur itu. Dengan kesehatan yang baik, tentu akan muncul sebuah stamina yang harus dijaga supaya kita bisa mampu bertanding. Bisa mengatur waktu, bisa mengatur istirahat, sehingga kesehatan pada puncaknya di sana nanti,” jelas Imam.

Keempat adalah menjaga nama baik bangsa Indonesia. Hal ini merupakan hal yang sangat penting. Bangsa Indonesia ini terkenal dengan gotong royong dan pergaulannya. Imam berpesan kepada seluruh pemain untuk menghindari tindakan-tindakan yang bersifat negatif dan sebagainya.

“Jadi empat ini yang saya minta, sehingga target bisa kita raih dengan sebaik-baiknya. Kita semua pasti setiap hari mendoakan, bahwa timnas kita di sana akan meraih kemenangan. Seluruh rakyat Indonesia pasti juga mendoakan agar timnas kita mampu menampilkan yang terbaik. Selamat bertanding untuk membawa nama harum bangsa Indonesia!” tutup Imam.

Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Achmad Yani Yustiawan/Editor: Ario Yosia/Dipublikasi: 25 November 2019