FIFPro Dukung 7 Pemain Naturalisasi Malaysia yang Kena Skandal Pemalsuan dan Manipulasi Dokumen: Mereka Korban
Ari Prayoga | 2 Desember 2025 17:09
Bola.net - FIFPro mengumumkan pernyataan terkait keputusan Komite Banding FIFA mengenai tujuh pemain naturalisasi yang mengajukan kelayakan untuk bermain bersama Malaysia. Organisasi tersebut merilisnya pada Senin (1/12/2025).
FIFPro menyebut telah mencermati putusan yang dikeluarkan Komite Banding FIFA atas permohonan kelayakan tujuh pemain tersebut. Mereka menilai keputusan itu menjadi dasar pemberlakuan sanksi terhadap para pemain.
Ketujuh pemain itu yaitu Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Putusan itu menetapkan larangan 12 bulan dari seluruh aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola bagi ketujuh pemain. FIFPro menegaskan bahwa hukuman tersebut tidak mempertimbangkan kondisi khusus yang menyertai kasus ini.
Pemain Menjadi Korban

FIFPro menyampaikan bahwa para pemain berada dalam posisi terdampak atas proses administrasi yang mereka jalani. Mereka menekankan bahwa para pemain tersebut tidak melakukan pemalsuan dokumen untuk memenuhi persyaratan kelayakan.
"Jelas bahwa para pemain tersebut sebenarnya adalah korban dalam persoalan ini. Keputusan itu sendiri menegaskan bahwa mereka tidak memalsukan dokumen apa pun untuk memperoleh kelayakan, sekaligus mengakui bahwa dokumen yang mereka serahkan adalah autentik," ujar FIFPro.
"Ketika tidak kurang dari tujuh pemain berada dalam situasi yang sama persis, jelas bahwa jika terdapat dokumen palsu, hal tersebut bukan merupakan tindakan individu," katanya menambahkan.
Pemain Tidak Mendapatkan Konfirmasi dari FIFA

Lebih lanjut, FIFPro juga memaparkan bahwa para pemain tidak memiliki mekanisme untuk memperoleh konfirmasi resmi dari FIFA. Mereka menyebut bahwa prosedur seperti itu bahkan tidak terdapat dalam regulasi yang berlaku saat ini.
"Para pemain juga tidak memiliki cara untuk secara mandiri memperoleh konfirmasi resmi dari FIFA mengenai kelayakan mereka, sebuah prosedur yang bahkan tidak diwajibkan dalam peraturan saat ini. Karena itu, sangat mengkhawatirkan bahwa mereka justru dianggap bertanggung jawab atas dokumen yang diajukan oleh asosiasi sepak bola nasional kepada FIFA, serta kewajiban yang dibebankan kepada mereka untuk memverifikasi dokumen yang bukan mereka buat atau ajukan," tulis FIFPro.
FIFPro menyatakan bahwa seluruh pemain telah menempuh prosedur resmi sesuai arahan otoritas terkait. Mereka menyerahkan dokumen pribadi, hadir dalam proses pemeriksaan, menjalani pengambilan sumpah, menerima paspor resmi, dan menunggu persetujuan dari FAM.
"Ketujuh pemain tersebut telah mengikuti seluruh prosedur resmi: mereka menyerahkan dokumen pribadi, hadir di hadapan otoritas Malaysia, menjalani pengambilan sumpah, menerima paspor yang diterbitkan pemerintah, dan menunggu persetujuan kelayakan dari Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM)," bunyi pernyataan itu.
Memberikan Dukungan
FIFPro menjelaskan bahwa seluruh proses administratif ditangani lembaga yang berada di luar kendali pemain. Mereka menyatakan bahwa para pemain kini menghadapi skorsing klub dan konsekuensi lain tanpa kesalahan individu.
"Seluruh langkah tersebut ditangani oleh lembaga-lembaga di luar kendali mereka, namun kini mereka menghadapi skorsing dari klub masing-masing dan konsekuensi serius lainnya tanpa kesalahan pribadi," imbuh FIFPro.
FIFPro mendukung penuh kepada tujuh pemain yang terdampak. Mereka menyampaikan keyakinan bahwa jalur banding akan memberikan hasil berbeda.
"FIFPro menyatakan dukungan penuh kepada para pemain dan percaya bahwa Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) akan membatalkan ketidakadilan ini," tutup pernyataan tersebut.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Jangan Lewatkan!
- Wakil Presiden Pers Nasional Malaysia Diserang 2 Orang Tak Dikenal, Kerap Kritik Naturalisasi Negeri Jiran
- Kisruh Naturalisasi Bikin Timnas Malaysia Belum Pasti Lolos ke Piala Asia 2027 Meski Sapu Bersih Kemenangan
- Update Ranking FIFA November 2025: Timnas Indonesia Melorot, Malaysia dan Thailand Makin Menanjak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 18-21 April 2026
Liga Inggris 19 April 2026, 16:38
LATEST UPDATE
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Seri Belanda di Assen
Otomotif 19 April 2026, 21:12
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 19 April 2026, 21:12
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Man City vs Arsenal
Liga Inggris 19 April 2026, 21:11
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 19 April 2026, 19:38
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 19 April 2026, 18:52
-
Live Streaming Juventus vs Bologna - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 19 April 2026, 18:45
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 19 April 2026, 18:43
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00











