Drama Piala Afrika Berlanjut, Senegal Kejar Keadilan di CAS
Aga Deta | 26 Maret 2026 11:28
Bola.net - Senegal resmi mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah gelar Piala Afrika mereka dicabut. Keputusan ini diambil menyusul kontroversi hasil final melawan Maroko.
Federasi Sepak Bola Senegal mengambil langkah hukum untuk membatalkan keputusan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Mereka juga meminta pengakuan kembali sebagai juara turnamen.
Sengketa ini bermula dari keputusan panel banding CAF yang membalikkan hasil pertandingan. Senegal yang semula menang 1-0 justru dinyatakan kalah 0-3.
Proses hukum kini telah berjalan, namun keputusan akhir belum bisa dipastikan dalam waktu dekat. CAS menyebut prosedur ini membutuhkan waktu karena kompleksitasnya.
Kronologi Kontroversi Final Piala Afrika
Kontroversi terjadi pada laga final Piala Afrika 2026 di Rabat. Senegal sempat meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap penalti yang diberikan kepada Maroko.
Protes tersebut berlangsung selama 15 menit sebelum tim kembali melanjutkan pertandingan. Penalti yang diberikan kepada Maroko kemudian berhasil digagalkan.
Senegal akhirnya mencetak gol di babak tambahan waktu dan menang 1-0. Namun hasil tersebut kemudian dianulir oleh panel banding CAF.
Keputusan CAF dan Dampaknya
CAF memutuskan memberikan kemenangan 3-0 kepada Maroko. Keputusan ini diambil dengan alasan Senegal dianggap melakukan walkout.
Gelar juara pun dicabut dari Senegal dan diberikan kepada tuan rumah. Keputusan tersebut memicu kontroversi luas di dunia sepak bola Afrika.
Langkah ini menjadi dasar Senegal untuk mengajukan banding ke CAS. Mereka menilai keputusan tersebut tidak adil.
Proses Banding di CAS
CAS mengonfirmasi bahwa proses banding telah dimulai oleh Federasi Sepak Bola Senegal. Mereka meminta agar keputusan CAF dibatalkan.
Selain itu, Senegal juga meminta penangguhan batas waktu pengajuan dokumen banding. Permintaan ini diajukan hingga keputusan CAF disampaikan secara lengkap.
Direktur jenderal CAS, Matthieu Reeb, menyatakan bahwa kasus ini akan ditangani oleh arbiter independen. Ia menegaskan proses akan berjalan secepat mungkin dengan tetap menjaga keadilan.
“CAS sepenuhnya memiliki kapasitas untuk menyelesaikan jenis sengketa seperti ini, dengan bantuan arbiter yang ahli dan independen," ujarnya.
Kami memahami bahwa tim dan para penggemar ingin segera mengetahui keputusan akhir, dan kami akan memastikan bahwa proses arbitrase berjalan secepat mungkin, dengan tetap menghormati hak semua pihak untuk mendapatkan sidang yang adil.”
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Lewat, Ini Pemain Barcelona yang Paling Dikagumi Jules Kounde
Liga Spanyol 26 Maret 2026, 13:44
-
Barcelona Punya Kesempatan Rekrut Cristian Romero dengan Harga Diskon
Liga Spanyol 26 Maret 2026, 13:35
-
Liverpool Diam-Diam Dekati Xabi Alonso, Nasib Arne Slot di Ujung Tanduk
Liga Inggris 26 Maret 2026, 13:24
LATEST UPDATE
-
Legenda Belanda Sebut Lamine Yamal sebagai Pemain Paling Menentukan di Dunia
Liga Spanyol 26 Maret 2026, 14:17
-
Saingi MU, Manchester City Juga Kejar Bruno Guimaraes
Liga Inggris 26 Maret 2026, 14:00
-
Bikin Lawan Gentar, Berbatov Puji Kualitas Sesko di Manchester United
Liga Inggris 26 Maret 2026, 13:58
-
Lamine Yamal Lewat, Ini Pemain Barcelona yang Paling Dikagumi Jules Kounde
Liga Spanyol 26 Maret 2026, 13:44
-
Alasan Antoine Griezmann Pilih MLS, Terinspirasi Dua Pemain Ini
Bola Dunia Lainnya 26 Maret 2026, 13:43
-
Barcelona Punya Kesempatan Rekrut Cristian Romero dengan Harga Diskon
Liga Spanyol 26 Maret 2026, 13:35
-
Liverpool Diam-Diam Dekati Xabi Alonso, Nasib Arne Slot di Ujung Tanduk
Liga Inggris 26 Maret 2026, 13:24
-
Prediksi Starting XI Timnas Jerman: Di Mana Posisi Florian Wirtz?
Piala Dunia 26 Maret 2026, 13:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00






