Anomali: Statistik Negatif di Balik Keberhasilan Liverpool Jadi Juara Liga Champions
Richard Andreas | 2 Juni 2019 07:40
Bola.net - - Liverpool menjuarai Liga Champions dengan cara yang sedikit berbeda. Bermain melawan Tottenham di partai pamungkas, Minggu (2/6) dini hari WIB, The Reds bermain pragmatis untuk mengunci kemenangan dengan skor 2-0.
Bersama Jurgen Klopp, Liverpool dikenal sebagai salah satu tim dengan gaya bermain ofensif terbaik. Namun, hanya secuil permainan ofensif yang disuguhkan Liverpool pada partai final tersebut.
Setelah unggul cepat lewat gol penalti Mohamed Salah di menit ke-2, Liverpool lantas mengubah pendekatan mereka dengan bermain defensif. Mereka bertahan sangat baik sampai Divock Origi mencetak gol kedua di menit ke-87.
Satu gol di awal, satu gol di akhir, dan bertahan di antaranya. Tiga gelandang Liverpool jarang naik menyerang. Mereka lebih sering membantu empat bek dalam blok defensif tujuh pemain.
Permainan itu tidak bisa dikatakan bagus, justru cenderung membosankan. Namun, trofi tetaplah yang paling penting. Liverpool boleh jadi meniru taktik parkir bus ala Jose Mourinho, tetapi taktik negatif itu terbukti manjur.
Sepak bola mudah lupa. Dalam beberapa tahun ke depan, tak akan ada yang membicarakan taktik negatif tersebut, hanya trofi yang diingat. Liverpool telah mencatatkan sejarah mereka sendiri.
Biar begitu, pendekatan pragmatis itu tentu melahirkan beberapa statistik anomali untuk tim yang jadi juara. Apa saja? Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya, Bolaneters!
Anomali
- Liverpool (35,4 persen) merupakan tim pertama yang memenangkan final Liga Champions meski lebih sedikit menguasai bola daripada tim lawan sejak Inter Milan-nya Jose Mourinho yang mengalahkan Bayern Munchen pada final 2010, juga di Madrid.
- Liverpool mencatatakan akurasi umpan nomor tiga terendah di antara tim mana pun yang bermain di Liga Champions musim ini: 63,34 persen.
- Liverpool hanya menorehkan 101 umpan suskes pada babak pertama pertandingan - paling sedikit di antara laga mereka lainnya musim ini.
- Liverpool cuma memberikan tiga tembakan tepat sasaran pada sebagian besar pertandingan, sementara Spurs harus menunggu sampai menit ke-73 untuk melepaskan tembakan tepat sasaran pertama mereka.
Baca Juga:
Sekarang, Liverpool Lebih Elit Daripada Barcelona dan Bayern Munchen
Liverpool Jadi Juara Liga Champions, Mourinho: Permainan Buruk!
Virgil van Dijk, Pemain Terbaik Final Liga Champions 2018/2019
Liverpool Jadi Juara Liga Champions dengan Taktik Parkir Bus Ala Mourinho
Hentikan Dominasi Cristiano Ronaldo, Lionel Messi Predator Tertajam UCL 2018/2019
Nama Jurgen Klopp Akan Terus Dinyanyikan dalam Sejarah Liverpool
Hasil Pertandingan Tottenham vs Liverpool: Skor 0-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




