Khvicha Kvaratskhelia, Senjata Mematikan PSG yang Wajib Diwaspadai Bayern Munchen
Aga Deta | 28 April 2026 14:30
Bola.net - Bayern Munchen harus menemukan cara untuk menghentikan Khvicha Kvaratskhelia saat menghadapi PSG di semifinal Liga Champions, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Winger asal Georgia itu menjadi ancaman besar di lini serang PSG.
Sejumlah klub besar seperti AS Monaco, Chelsea, dan Liverpool sebelumnya gagal menghentikan aksinya. Hal ini menunjukkan betapa berbahayanya pemain berusia 25 tahun tersebut.
Kvaratskhelia telah mencetak delapan gol di Liga Champions musim ini. Salah satunya adalah aksi individu indah melawan Liverpool di leg pertama perempat final.
Pelatih PSG, Luis Enrique, menyebutnya sebagai pemain penting bagi tim. Ia menilai kontribusi Kvaratskhelia tidak hanya dari kemampuan teknis, tetapi juga energi di lapangan.
“Dia adalah pemain yang sangat penting bagi kami,” ujar Enrique. “Bukan hanya karena kemampuannya, tetapi juga karena apa yang ia berikan dan tularkan sebagai seorang pemain.”
Performa Kvaratskhelia di Liga Champions

Kvaratskhelia tampil konsisten sepanjang kompetisi Eropa musim ini. Ia menjadi salah satu pemain kunci PSG dalam perjalanan ke semifinal.
Golnya ke gawang Chelsea di babak 16 besar menjadi sorotan. Ia mencetak gol di kedua leg saat PSG menang agregat 8-2.
Sebelumnya, ia juga mencetak gol penting saat melawan Monaco. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan untuk PSG.
Gaya Bermain dan Inspirasi

Gaya bermain Kvaratskhelia kerap dibandingkan dengan legenda sepak bola. Ia sering disamakan dengan George Best dan Thierry Henry.
Kecepatan dan kemampuan menusuk dari sisi kiri menjadi senjata utamanya. Ia juga dikenal mampu melepaskan tembakan melengkung yang akurat.
Kvaratskhelia mengatakan bahwa penyelesaian akhirnya adalah hasil kerja keras. Ia juga terus melatih kemampuan tersebut bersama tim nasional Georgia.
“Ketika saya masuk ke dalam dan menembak, itu semua hasil kerja keras,” ujar Kvaratskhelia. “Itu juga tergantung pada lawan kami. Saya juga melatihnya bersama tim nasional.”
Statistik dan Peran di PSG

Musim ini Kvaratskhelia telah mencetak 16 gol untuk PSG. Catatan itu menjadi yang terbaik dalam kariernya di level klub.
Sebelumnya, ia mencetak 14 gol saat membawa Napoli juara Serie A. Peningkatan ini menunjukkan konsistensinya di level tertinggi.
Kehadirannya juga berdampak pada performa Ousmane Dembele. Keduanya menjadi kombinasi penting dalam lini serang PSG.
Karakter dan Kontribusi Bertahan

Selain menyerang, Kvaratskhelia juga aktif membantu pertahanan. Ia dikenal rajin melakukan pressing dan kembali membantu lini belakang.
Pelatih Luis Enrique memaksimalkan kemampuan tersebut. Ia menjadikan Kvaratskhelia sebagai pemain dua arah yang lengkap.
Pemain Georgia itu mengaku banyak berkembang dalam aspek bertahan. Ia menilai sistem PSG menuntut kerja keras dari semua pemain.
“Saya benar-benar banyak berkembang dalam bertahan bersama Luis (Enrique),” kata Kvaratskhelia. “Di tim ini, kami harus bertahan seperti bek yang sesungguhnya.”
Sumber: Fox Sports
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSS Sleman vs Madura United 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:56
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persib 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:36
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 16:34
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

