Lebih dari Sekadar Kapten, Marquinhos Adalah Azimat PSG di Liga Champions
Richard Andreas | 7 Mei 2026 19:19
Bola.net - PSG kembali melangkah ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Bayern Munchen (agg. 6-5) dalam duel semifinal yang dramatis. Di balik keberhasilan itu, ada satu nama yang perlahan kembali mendapat sorotan besar: Marquinhos.
Kapten PSG tersebut nyaris tidak bermain di Ligue 1 sepanjang paruh akhir musim. Namun, justru ketika panggung Liga Champions tiba, bek asal Brasil itu tampil sebagai figur sentral dalam perjalanan PSG menuju final kedua secara beruntun.
Strategi Luis Enrique terhadap Marquinhos pun mulai dipandang sebagai salah satu keputusan paling berani sekaligus paling cerdas musim ini. PSG seolah sengaja menyimpan sang kapten hanya untuk malam-malam besar Eropa.
Luis Enrique Jadikan Marquinhos Spesialis Liga Champions

PSG dan Bayern Munchen sama-sama datang dari liga domestik yang relatif nyaman bagi mereka. Dominasi di Ligue 1 dan Bundesliga membuat kedua klub punya keleluasaan untuk mengatur kondisi pemain demi kompetisi Eropa.
Situasi itu dimanfaatkan penuh oleh Luis Enrique. Sang pelatih melakukan rotasi besar-besaran terhadap Marquinhos sepanjang musim domestik agar sang bek tetap segar untuk Liga Champions.
Musim ini, Marquinhos hanya menjadi starter dalam sembilan pertandingan Ligue 1. Bahkan sejak 8 Februari lalu, total menit bermain domestiknya hanya mencapai 90 menit.
Menariknya, kondisi tersebut bukan disebabkan cedera serius. Selain sempat mengalami masalah benturan pada September dan Oktober, Marquinhos sebenarnya cukup fit sepanjang musim.
Sebaliknya, PSG memang sengaja menjadikannya spesialis Liga Champions. Dari total 16 laga PSG di kompetisi tersebut musim ini, Marquinhos tampil sebagai starter dalam 14 pertandingan, termasuk 13 laga terakhir secara beruntun.
Sempat Disorot Usai Leg Pertama Kontra Bayern

Strategi itu sempat memunculkan keraguan saat PSG menghadapi Bayern Munchen pada leg pertama semifinal. Marquinhos dinilai ikut bertanggung jawab atas dua gol yang dicetak klub Jerman tersebut.
Pada salah satu momen, ia dianggap memberi terlalu banyak ruang kepada Michael Olise untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Dalam situasi lain, Luis Diaz berhasil melewatinya sebelum mencetak gol yang membuat duel semifinal kembali terbuka.
Kritik mulai muncul karena minimnya menit bermain domestik dianggap memengaruhi ritme pertandingan sang kapten. Risiko kehilangan ketajaman dan kebugaran pertandingan memang selalu ada ketika pemain terlalu sering diistirahatkan.
Meski begeitu, semua keraguan itu seolah hilang pada leg kedua di Munchen. Marquinhos tampil solid dan membantu PSG meredam tekanan Bayern hampir sepanjang pertandingan.
Meski duetnya bersama Willian Pacho juga layak mendapat pujian, performa Marquinhos tetap terasa menonjol. PSG berhasil membatasi pengaruh Harry Kane yang hanya mampu mencetak gol hiburan di masa injury time.
Kemenangan tersebut sekaligus membawa PSG lolos ke final Liga Champions untuk musim kedua secara beruntun.
Perjalanan Panjang Marquinhos di PSG
Karier Marquinhos di PSG sebenarnya berjalan cukup unik. Ketika didatangkan dari AS Roma pada 2013, ia masih terlihat kurus dan jauh dari kesan bek tengah menakutkan.
Pada masa-masa awal di Paris, ia lebih sering menjadi pendamping Thiago Silva. Terkadang ia bahkan dimainkan di lini tengah demi menyesuaikan kebutuhan tim.
Dalam waktu lama, Marquinhos juga identik dengan era PSG yang dianggap gagal memenuhi ekspektasi besar di Liga Champions. Klub asal Paris itu berkali-kali membangun tim bertabur bintang, tetapi tetap gagal menaklukkan Eropa.
Zlatan Ibrahimovic, Angel Di Maria, Neymar, Kylian Mbappe hingga Lionel Messi pernah datang dan pergi. Namun, di tengah perubahan besar itu, Marquinhos tetap bertahan.
Kini situasinya berubah. PSG tak lagi hanya mengandalkan kumpulan superstar, melainkan membangun tim yang lebih muda dan lebih kolektif.
Di tengah transformasi tersebut, Marquinhos justru menjadi sosok paling penting di ruang ganti. Bek berusia 31 tahun itu dianggap sebagai pemimpin ideal bagi skuad muda PSG saat ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United Incar Bek Bayern Munchen Ini?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 18:00
-
Resmi! PSG Amankan Ferran Torres dari Barcelona
Liga Spanyol 15 Agustus 2026, 16:57
LATEST UPDATE
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
-
Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 17:00
-
Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 16:37
-
Link Streaming Torino vs Milan - Senin 24 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:54
-
Link Streaming Frosinone vs Juventus - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:41
-
Link Streaming Elche vs Barcelona - Senin 24 Agustus 2026
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 14:38
-
Link Streaming Newcastle vs Liverpool - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:26
-
Link Streaming Man City vs Bournemouth - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:13
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 25 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 13:21
-
Elkan Baggott Ungkap Perasaan Frustrasinya Usai Tinggalkan Ipswich Town
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 12:28
-
Kevin Diks Naik Kelas di Borussia Monchengladbach: Dipercaya Jadi Wakil Kapten
Tim Nasional 23 Agustus 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

