Mau Tak Mau, Inter Milan Harus Kalahkan Barcelona
Richard Andreas | 6 November 2019 14:00
Bola.net - Inter Milan menelan hasil pahit dalam lawatan ke kandang Borussia Dortmund pada matchday 4 Grup F Liga Champions 2019/20, Rabu (6/11/2019) dini hari WIB. Nerazzurri takluk 2-3 di hadapan The Great Yellow Wall of Borussia.
Kekalahan ini jelas menjadi pukulan berat bagi Inter. Mereka tertahan di peringkat ke-3 klasemen sementara Grup F dengan 4 poin dari 4 pertandingan, asa untuk lolos ke fase gugur kian tipis.
Saat ini, Barcelona masih memimpin klasemen sementara dengan 8 poin, lalu diikuti dengan Borussia Dortmund dengan 7 poin. Artinya, Inter harus menyapu bersih dua pertandingan berikutnya jika ingin lolos ke putaran berikutnya.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Dua Laga Penting
Masalahnya, dua laga yang tersisa jelas tidak mudah bagi Inter Milan. Mereka bakal menyambangi Slavia Praha pada matchday 5, lalu menjamu Barcelona pada matchday 6.
Melihat klasemen grup saat ini, Dortmund dan Barca terbilang sama kuat. Inter mungkin berharap Barca bisa mengalahkan Dortmund di Camp Nou, tapi itu tidak berarti jika mereka pun kalah dari Barca di San Siro. Belum lagi menghitung ancaman Slavia.
Alhasil, striker Inter, Lautaro Martinez sudah sangat memahami betapa pentingnya pertandingan kontra Barcelona pada matchday 6 nanti. Inter wajib menang jika ingin lolos ke putaran berikutnya.
"Kami masih harus berkembang dan bermain lebih dewasa. Sekarang giliran kami jadi pengejar, kami harus memenangkan dua pertandingan berikutnya untuk mendapatkan tempat di 16 besar," tegas Lautaro di laman resmi Inter.
Kesalahan Sendiri
Menurut Lautaro, kekalahan dari Dortmund ini merupakan kesalahan pemain-pemain Inter sendiri. Mereka bermain apik dan unggul 2-0 di babak pertama, tapi tampil begitu buruk di babak kedua, yang membiarkan Dortmund mencetak tiga gol.
"Kami bermain baik di babak pertama, tapi di babak kedua kami memasuki lapangan sebagai tim yang jauh berbeda," lanjut Lautaro.
"Pertandingan pun berubah menjadi rumit dan level konsentrasi kami merosot," tandasnya.
Untungnya, di saat yang sama Barca hanya bermain imbang 0-0 kontra Slavia di Camp Nou.
Sumber: Inter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















