Mourinho Pernah Mengancam Akan 'Bunuh' Lucio
Editor Bolanet | 14 Februari 2014 17:07
- Laga kontra Bayern Munich di Santiago Bernabeu pada tanggal 22 Mei 2010 silam menjadi salah satu laga paling bersejarah bagi . Dalam pertandingan final Liga Champions melawan Die Roten, Inter berhasil menang dengan skor 2-0 berkat doppieta Diego Milito dan meraih trofi ketiga mereka di ajang ini.
Namun ada sebuah kisah unik yang tersisa dari laga tersebut. Marco Materazzi, bek Inter yang baru bermain di masa injury time kontra Bayern, mengungkapkan bahwa Pelatih Jose Mourinho sempat mengancam akan 'membunuh' bek tengah Nerazzurri asal Brasil, .
Sebelum final dimulai, Mourinho memperingatkan Lucio bahwa ia akan ditarik keluar jika sampai menggiring bola ke daerah pertahanan Bayern, seperti yang biasanya ia lakukan dalam pertandingan lain, kenang Materazzi seperti dilansir oleh Internews.
Namun ternyata Lucio langsung melanggar larangan tersebut di menit-menit awal laga. Mourinho murka dan berteriak lantang di pinggir lapangan, 'Aku akan membunuhmu!'
Pada akhirnya, pelatih asal Portugal tersebut tetap membiarkan Lucio bermain selama 90 menit di jantung pertahanan Inter. Bek yang kini membela tersebut terbukti berperan penting dalam menghadang serbuan para penggawa Bayern dan membantu La Beneamata mencatatkan cleansheet di laga itu.[initial]
(in/mri)
Namun ada sebuah kisah unik yang tersisa dari laga tersebut. Marco Materazzi, bek Inter yang baru bermain di masa injury time kontra Bayern, mengungkapkan bahwa Pelatih Jose Mourinho sempat mengancam akan 'membunuh' bek tengah Nerazzurri asal Brasil, .
Sebelum final dimulai, Mourinho memperingatkan Lucio bahwa ia akan ditarik keluar jika sampai menggiring bola ke daerah pertahanan Bayern, seperti yang biasanya ia lakukan dalam pertandingan lain, kenang Materazzi seperti dilansir oleh Internews.
Namun ternyata Lucio langsung melanggar larangan tersebut di menit-menit awal laga. Mourinho murka dan berteriak lantang di pinggir lapangan, 'Aku akan membunuhmu!'
Pada akhirnya, pelatih asal Portugal tersebut tetap membiarkan Lucio bermain selama 90 menit di jantung pertahanan Inter. Bek yang kini membela tersebut terbukti berperan penting dalam menghadang serbuan para penggawa Bayern dan membantu La Beneamata mencatatkan cleansheet di laga itu.[initial]
Baca Juga
- Pelatih Verona Incar Posisi Mazzarri di Inter
- Roberto Carlos Beber Alasan Tinggalkan Inter
- 'Hernanes dan Guarin, Kunci Kebangkitan Inter'
- Legenda Inter: Juve dan Roma Terbaik di Italia
- Milito: Saya Akan Selalu Berhutang Budi Pada Mourinho
- Botta Ingin Teruskan 'Kejayaan Argentina' di Inter
- Batistuta: Serie A Lebih Sulit Dari Liga Inggris & Spanyol
- Legenda Inter: Nerazzurri Sedang Kacau
- Materazzi: Juve Unggul 10 Tahun Dari Klub Italia Lain
- 10 Jagoan Umpan di Serie A Musim Ini
- Nagatomo Berambisi Jadi Mesin Gol Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Bayern vs Monchengladbach 7 Maret 2026
Bundesliga 5 Maret 2026, 16:51
-
Liga Italia 4 Maret 2026, 12:41

-
Pertama Kalinya Cesc Fabregas Tak Kalah dari Inter Milan
Liga Italia 4 Maret 2026, 12:20
-
Ditahan Como, Cristian Chivu Beber Alasan Lakukan Perubahan Taktik
Liga Italia 4 Maret 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:11
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:11
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 7 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 09:00
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 7 Maret 2026, 08:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Pebulu Tangkis Indonesia di All England 2026
Bulu Tangkis 7 Maret 2026, 08:25
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Bulu Tangkis 7 Maret 2026, 08:25
-
Ada Peran Ancelotti dalam Sinar Estevao Willian di Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 08:00













