Review: City tak Kuasa Bendung Bayern di Etihad
Editor Bolanet | 3 Oktober 2013 03:40
- Bayern Munich tampil perkasa. Bertandang ke markas Manchester City, Die Roten sukses menggulung tuan rumah dengan skor 3-1 dalam laga lanjutan Liga Champions dini hari tadi (03/10).
Gol Bayern dicetak oleh Franck Ribery (7'), Thomas Muller (56'), Arjen Robben (60'). City hanya mampu mencetak gol hiburan melalui Alvaro Negredo (80').
Manuel Pellegrini tampaknya masih belum bisa melepas kutukan setiap bertemu dengan Pep Guardiola. Berdasarkan head-to-head kedua pelatih, Pellegrini tak pernah menang bertemu dengan Guardiola. Hasil terbaik Pellegrini adalah ketika masih menangani dan berhasil menahan seri Barcelona (saat itu ditangani Guardiola) dengan skor 3-3. Dan kini kutukan tersebut berlanjut. Menghadapi Guardiola yang menangani Bayern, Pellegrini harus mengakui kemenangan tamunya.
Tuan rumah mengawali laga dengan penuh percaya diri. Umpan-umpan pendek diterapkan anak asuh untuk merangsek masuk ke dalam pertahanan Bayern. Namun apa daya, melalui serangan balik cepat, City justru kebobolan di menit-menit awal. Tendangan keras Ribery mampu mengejutkan publik Etihad. Dari luar petak penalti, Ribery melepaskan tembakan kerasnya yang mengarah ke sisi kiri gawang City. Joe Hart tak mampu membendung dan harus memungut bola dari gawangnya sendiri.
Tertinggal satu gol, City coba membalas melalui tandukan Micah Richards yang mendapatkan umpan dari Samir Nasri. Namun Manuel Neuer masih terlalu cekatan untuk menangkap bola.
Laga terus berjalan dan Bayern semakin mendominasi penguasaan bola. Berdasarkan statistik pertandingan, 75% penguasaan bola dipegang The Bavarians. Sedangkan City hanya 25%. Hingga turun minum tak ada gol lagi tercipta, Bayern masih memimpin berkat gol tunggal Ribery.
Memasuki babak kedua, The Citizens kembali bersemangat mengejar ketertinggalan. Namun tampaknya usaha tersebut menemui hambatan besar. Babak kedua berjalan lima menit, superioritas Bayern masih tampak dalam laga itu. Dan hal itu lagi-lagi ditunjukkan tim tamu. Muller yang lolos dari jebakan off side berhasil menuntaskan umpan lambung dari Dante dengan sontekannya setelah berhasil mengelabui Hart.
Sial bagi tuan rumah, alih-alih lepas dari tekanan tim tamu, empat menit setelah gol Muller, Hart harus mnemungut bola dari gawangnya untuk yang ketiga kalinya. Kali ini Robben yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah sukses melewati Nastasic, Robben langsung melepaskan tendangan keras dan mampu mengoyak jala gawang City.
Tertinggal tiga gol tampaknya membuat pemain City frustasi. Betapa tidak, meski secara skor Die Roten sudah unggul telak namun mereka benar-benar tak memberi kesempatan City memegang bola. Pressing ketat masih mereka peragakan untuk menghambat permainan tuan rumah.
Dan akhirnya yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah terjadi. Negredo mampu memperkecil ketertinggalan timnya setelah tendangan kerasnya meluncur ke gawang Bayern.
Empat menit menuju berakhirnya waktu normal, sial menimpa tim tamu. Jerome Boateng diusir keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Yaya Toure di depan kotak penalti. Namun waktu tak berpihak kepada City. Sebelum mereka bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, peluit panjang tanda berakhirnya waktu pertandingan dibunyikan oleh wasit dan City harus mengakui kemenangan Bayern di kandangnya sendiri.
Starting line-up kedua tim:
Manchester City : Hart; Richards, Kompany, Nastasic, Clichy; Toure, Fernandinho; Navas, Aguero (David Silva 70'), Nasri (Milner 70'); Dzeko (Negredo 57').
Bayern Munich : Neuer; Rafinha, Boateng, Dante, Alaba; Lahm; Robben (Shaqiri 78'), Schweinsteiger (Kirchhoff 76'), Kroos, Ribery (Gotze); Muller. (bola/gag)
Gol Bayern dicetak oleh Franck Ribery (7'), Thomas Muller (56'), Arjen Robben (60'). City hanya mampu mencetak gol hiburan melalui Alvaro Negredo (80').
Manuel Pellegrini tampaknya masih belum bisa melepas kutukan setiap bertemu dengan Pep Guardiola. Berdasarkan head-to-head kedua pelatih, Pellegrini tak pernah menang bertemu dengan Guardiola. Hasil terbaik Pellegrini adalah ketika masih menangani dan berhasil menahan seri Barcelona (saat itu ditangani Guardiola) dengan skor 3-3. Dan kini kutukan tersebut berlanjut. Menghadapi Guardiola yang menangani Bayern, Pellegrini harus mengakui kemenangan tamunya.
Tuan rumah mengawali laga dengan penuh percaya diri. Umpan-umpan pendek diterapkan anak asuh untuk merangsek masuk ke dalam pertahanan Bayern. Namun apa daya, melalui serangan balik cepat, City justru kebobolan di menit-menit awal. Tendangan keras Ribery mampu mengejutkan publik Etihad. Dari luar petak penalti, Ribery melepaskan tembakan kerasnya yang mengarah ke sisi kiri gawang City. Joe Hart tak mampu membendung dan harus memungut bola dari gawangnya sendiri.
Tertinggal satu gol, City coba membalas melalui tandukan Micah Richards yang mendapatkan umpan dari Samir Nasri. Namun Manuel Neuer masih terlalu cekatan untuk menangkap bola.
Laga terus berjalan dan Bayern semakin mendominasi penguasaan bola. Berdasarkan statistik pertandingan, 75% penguasaan bola dipegang The Bavarians. Sedangkan City hanya 25%. Hingga turun minum tak ada gol lagi tercipta, Bayern masih memimpin berkat gol tunggal Ribery.
Memasuki babak kedua, The Citizens kembali bersemangat mengejar ketertinggalan. Namun tampaknya usaha tersebut menemui hambatan besar. Babak kedua berjalan lima menit, superioritas Bayern masih tampak dalam laga itu. Dan hal itu lagi-lagi ditunjukkan tim tamu. Muller yang lolos dari jebakan off side berhasil menuntaskan umpan lambung dari Dante dengan sontekannya setelah berhasil mengelabui Hart.
Sial bagi tuan rumah, alih-alih lepas dari tekanan tim tamu, empat menit setelah gol Muller, Hart harus mnemungut bola dari gawangnya untuk yang ketiga kalinya. Kali ini Robben yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah sukses melewati Nastasic, Robben langsung melepaskan tendangan keras dan mampu mengoyak jala gawang City.
Tertinggal tiga gol tampaknya membuat pemain City frustasi. Betapa tidak, meski secara skor Die Roten sudah unggul telak namun mereka benar-benar tak memberi kesempatan City memegang bola. Pressing ketat masih mereka peragakan untuk menghambat permainan tuan rumah.
Dan akhirnya yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah terjadi. Negredo mampu memperkecil ketertinggalan timnya setelah tendangan kerasnya meluncur ke gawang Bayern.
Empat menit menuju berakhirnya waktu normal, sial menimpa tim tamu. Jerome Boateng diusir keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Yaya Toure di depan kotak penalti. Namun waktu tak berpihak kepada City. Sebelum mereka bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, peluit panjang tanda berakhirnya waktu pertandingan dibunyikan oleh wasit dan City harus mengakui kemenangan Bayern di kandangnya sendiri.
Starting line-up kedua tim:
Manchester City : Hart; Richards, Kompany, Nastasic, Clichy; Toure, Fernandinho; Navas, Aguero (David Silva 70'), Nasri (Milner 70'); Dzeko (Negredo 57').
Bayern Munich : Neuer; Rafinha, Boateng, Dante, Alaba; Lahm; Robben (Shaqiri 78'), Schweinsteiger (Kirchhoff 76'), Kroos, Ribery (Gotze); Muller. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Man City vs Norwich di Carabao Cup, 18 September 2026
Liga Inggris 17 September 2026, 23:49
-
Barcelona Hidupkan Minat pada Striker Timnas Inggris Ini
Liga Spanyol 17 September 2026, 23:41
-
Prediksi Bayern vs Union Berlin 19 September 2026
Bundesliga 17 September 2026, 12:16
-
Prediksi Man City vs Norwich 18 September 2026
Liga Inggris 16 September 2026, 10:27
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Mulai Tersisih di Real Madrid, Hanya Main 8 Menit dalam 2 Laga
Liga Spanyol 22 September 2026, 00:06
-
Cole Palmer, Declan Rice, dan Marcus Rashford Absen Bela Timnas Inggris
Piala Eropa 21 September 2026, 23:31
-
Pelatih Malaysia Sebut Indonesia Favorit di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 23:08
-
7 Perubahan Besar yang Dilakukan Hansi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 22:56
-
Italia Kehilangan Federico Dimarco, Roberto Mancini Panggil Bek Aston Villa
Piala Eropa 21 September 2026, 22:21
-
Delegasi FIFA Cek Kesiapan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:58
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi Usai Juventus Kalahkan Atalanta
Liga Italia 21 September 2026, 21:46
-
Erick Thohir Kembali Pastikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:23
-
Levi Colwill Yakin Chelsea Bangkit Usai Jeda Internasional
Liga Inggris 21 September 2026, 21:11
-
Real Madrid Terancam Sanksi Usai Derbi Madrid, Telat 5 Menit dari Jadwal Masuk Lapangan
Liga Spanyol 21 September 2026, 20:22
-
Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya
Liga Inggris 21 September 2026, 20:01
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


