Trippier: Jika Anda Bertarung Secara Langsung Dengan Liverpool, Anda Bisa Kalah 6-0
Dimas Ardi Prasetya | 20 Maret 2020 18:26
Bola.net - Bek Atletico Madrid Kieran Trippier memberikan pembelaan terkait pemilihan taktik timnya saat berjumpa dengan Liverpool.
Atletico bersua dengan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions. Di kedua leg tersebut, Los Rojiblancos lebih banyak bertahan di areanya sendiri.
Liverpool pun mendominasi penguasaan bola baik di Wanda Metropolitano maupun di Anfield. Akan tetapi, The Reds kesulitan untuk bisa menembus pertahanan berlapis tim racikan Diego Simeone tersebut.
Di leg pertama mereka kalah 1-0 dan di leg kedua 2-3. Secara agregat, Liverpool kalah 2-4 dari Atletico.
Alasan Pilih Taktik Bertahan
Banyak pihak yang mencibir pemilihan taktik Atletico Madrid. Salah satunya adalah manajer Liverpool, Jurgen Klopp.
Kieran Trippier akhirnya memberikan pembelaan atas pemilihan taktik tersebut. Bek asal Inggris ini mengatakan bahwa taktik itu memang yang paling cocok untuk digunakan melawan Liverpool.
"Jika Anda pergi ke sana dan bertarung dengan Liverpool, Anda akan dikalahkan 6-0. Saya tidak tahu apa yang orang-orang harapkan," ujar Trippier kepada Mirror.
"Anda melihat para pakar mengeluh karena kami memang bertahan, tetapi apakah mereka mengharapkan kami untuk pergi ke sana dan bermain sepak bola menyerang, terutama dengan Liverpool yang bermain seperti yang mereka mainkan saat ini? Anda perlu pergi ke sana dengan sebuah rencana dan kami melakukan itu," serunya.
"Kami memang harus bertahan, tetapi yang terpenting adalah kami mendapat kemenangan," koarnya.
Manfaatkan Kelelahan Liverpool
Kieran Trippier kemudian mengungkapkan rahasia kemenangan Atletico Madrid atas Liverpool di Anfield. Kemenangan seperti itu sendiri sangat sulit diraih oleh tim-tim lain karena The Reds terkenal sangat ganas di kandangnya sendiri.
Trippier mengaku timnya memanfaatkan kelelahan para penggawa Liverpool. Sebelum pertandingan semua pemain sudah memprediksi bahwa Jordan Henderson dkk pasti akan kehabisan bensin di tengah jalan.
"Kami tahu mereka akan meledak karena jumlah tekanan yang mereka berikan dan jumlah energi yang mereka masukkan ke dalam permainan," seru Trippier.
"Kami tahu mereka akan melambat. Kami butuh lebih dari 100 menit, tetapi kami menang 3-2. Orang-orang bisa mengeluh sebanyak yang mereka inginkan, tetapi kami pikir itu perlu untuk jenis permainan seperti itu," ujarnya.
"Seiring bertambahnya usia saya, itu sudah berhenti mengganggu saya. Liverpool tidak mengesampingkan peluang mereka dan kami mengalahkan mereka di kedua leg. Ini berhasil dan itulah yang dimaksud sepak bola," klaimnya.
(Mirror)
Baca Juga:
- Premier League Musim 2020/2021 Dimulai dengan Laga Tanpa Penonton?
- Pertandingan Tanpa Penonton, Pernahkah Terjadi di Premier League?
- Kejujuran, Cara Jurgen Klopp Menyatukan Skuad Liverpool
- Jurgen Klopp Bahkan Pikirkan Pemain Liverpool Saat Tidur, Kok Bisa?
- Bagaimana Sih Rasanya Bekerja di Bawah Arahan Jurgen Klopp?
- Premier League Ditunda Sampai 30 April, Fans: Batalin Aja Sekalian
- Legenda Liverpool: Premier League Musim Ini Harus Dituntaskan
- Akan Ada Kekacauan Jika Premier League Dihentikan dan Liverpool Dijadikan Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

