7 Pemain Brasil Yang Gagal Memenuhi Ekspektasi
Aga Deta | 15 November 2017 12:29
Bola.net - Bola.net - Brasil terkenal karena sering menghasilkan pemain muda yang menarik dalam dunia sepakbola. Sebagai negara yang paling sukses dalam sejarah Piala Dunia, Brasil punya banyak talenta kelas dunia selama ini.
Tapi tidak semua pemain dari Brasil yang berbakat bisa jadi Ronaldinho berikutnya. Banyak dari mereka yang gagal memaksimalkan potensinya karena alasan yang berbeda-beda.
Berikut ini tujuh pemain Brasil yang punya bakat besar tapi gagal berkembang sesuai ekspektasi seperti dilansir FTB90.
1 dari 7 halaman
Kerlon

Kerlon
Dia dijuluki Ronaldinho berikutnya oleh para pengagumnya, namun belakangan ini Kerlon bermain sepakbola untuk klub Slovakia Spartak Trnava.Pada tahun 2005 ia mengumumkan dirinya sebagai wonderkid Brasil berikutnya setelah terpilih sebagai pemain terbaik dan juga pencetak gol terbanyak di Kejuaraan Amerika Selatan di bawah usia 17 tahun. Dia juga menjadi terkenal karena 'dribel anjing laut' yang mendribel bola di atas kepalanya.
Kerlon sempat pindah ke Inter Milan pada 2008 namun gagal beradaptasi dengan sepakbola Eropa. Serangkaian cedera lutut juga menghambat perkembangannya.
2 dari 7 halaman
Ganso

Ganso
Ganso muncul bersama Neymar di klub Brasil Santos. Kedua pemain ini diprediksi bakal menjadi bintang sepakbola Brasil berikutnya dan ditakdirkan untuk memimpin kesuksesan tim Samba di level internasional.Perbandingan dengan Neymar tidak banyak membantu karir Ganso. Karirnya juga terhambat karena cedera serius, termasuk cedera ligamen lutut yang membuatnya tidak beraksi selama berbulan-bulan.
Penampilan buruk di kompetisi besar melemahkan reputasinya. Saat Neymar bergabung dengan Barcelona, Ganso hanya pindah ke Sao Paolo.
Sekarang Neymar menjadi pemain termahal di dunia dan karir Ganso semakin meredup di Sevilla.
3 dari 7 halaman
Diego

Sebelum Neymar dan Ganso, Santos punya Robinho dan Diego. Untuk sesaat, Diego digembar-gemborkan sebagai playmaker besar berikutnya untuk Brasil dan diprediksi akan meraih kesuksesan.
Pemain asal Brasil itu pindah ke Porto di mana dia diproyeksi menjadi pengganti pengganti Deco. Namun ia gagal menunjukkan performa seperti di Santos atau menyamai kemampuan Deco.
Diego akhirnya menemukan kesuksesan dengan kepindahan ke Werden Bremen, namun gagal beradaptasi di Italia saat ia pindah ke Juventus pada 2009.
Di timnas Brasil, dia selalu kalah bersaing melawan Kaka dan dicoret dari skuat Piala Dunia. Sekarang bermain untuk klub Brasil Flamengo, Diego mendapat panggilan pertamanya membela Brasil tahun ini sejak 2009.
4 dari 7 halaman
Alexandre Pato

Alexandre Pato
Nama Alexandre Pato sering muncul pada tahun 2007. Dia adalah bintang besar berikutnya. Pada tahun 2006, dia membantu tim Internacional memenangkan Piala Dunia Klub saat berusia 16 tahun. Pada tahun berikutnya, dia pindah ke AC Milan dengan harga sekitar € 24 juta.Awalnya berjalan dengan baik untuk Pato di Milan. Dia memenangkan penghargaan Golden Boy dan pemain muda terbaik Serie A di tahun 2009. Pada tahun 2011, dia memenangkan gelar Serie A sebagai pencetak gol terbanyak Milan musim itu.
Cedera terus menerus mengganggu Pato sehingga dia hanya membuat 15 penampilan untuk Milan selama dua musim berikutnya. Milan kemudian menyerah dengan Pato dan dia memutuskan kembali ke Brasil.
Periode singkat di Chelsea dan Villarreal tidak cukup untuk menghidupkan kembali karir Pato. Masih berusia 28 tahun, dia sekarang bermain di Tiongkok untuk Tianjin Quanjian.
5 dari 7 halaman
Kleberson

Kleberson
Ketika Manchester United merekrut Kleberson pada tahun 2003, sepertinya mereka telah melakukan investasi yang bagus. Kleberson baru saja menjadi bagian dari skuat Brasil untuk Piala Dunia 2002. Manajer Luiz Felipe Scolari memuji peran Kleberson di lini tengah bersama Gilberto Silva sebagai kekuatan di balik kesuksesan mereka.Barcelona, Newcastle, dan Leeds dikabarkan tertarik. Tapi Manchester United akhirnya berhasil mendapatkan sang pemain dengan harga 6,5 juta pounds.
Semua tidak berjalan dengan baik - Kleberson mengalami cedera di laga keduanya bersama United. Dia hanya bisa membuat 20 pertandingan selama dua musim di Old Trafford dan kemudian pindah ke klub Turki Besiktas pada tahun 2005.
6 dari 7 halaman
Anderson

Anderson
Anderson menjadi pemain Brasil kedua di Manchester United saat dia pindah dari Porto dengan harga sekitar 20 juta pounds di tahun 2007. Dibanding Kleberson, Anderson sukses di Old Trafford. Pemain asal Brasil ini memenangkan empat gelar Premier League dan Liga Champions saat berada di klub tersebut.Tapi Anderson tidak selalu bermain rutin di United sehingga tidak sesuai dengan harganya yang cukup mahal.
Anderson kemudian sering mendapat sorotan karena hal negatif. Dia saat ini sedang dipinjamkan ke klub Brasil Cortiba dari Internacional.
7 dari 7 halaman
Denilson

Denilson
Denilson pernah menjadi pemain termahal di dunia.Klub Spanyol Real Betis membayar 21,5 juta pounds untuk merekrut Denilson dari Sao Paolo. Di musim keduanya bersama klub, Real Betis terdegradasi dari La Liga. Pemain sayap tersebut hanya berhasil mencetak 13 gol selama waktunya di klub.
Meski selalu menjadi pemain pengganti, dia adalah bagian dari tim juara Piala Dunia 2002. Bukan prestasi yang buruk, tapi karirnya tidak sukses bagi pemain yang pernah menjadi pemain termahal di dunia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Piala Dunia 30 Juli 2026, 08:22
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16
LATEST UPDATE
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
-
Prediksi Chelsea vs Hull City 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 12:51
-
Deco Ungkap Alasan Barcelona Rela Bayar Mahal untuk Anthony Gordon
Liga Spanyol 11 September 2026, 12:35
-
Kobbie Mainoo Pamer Kelas Saat MU Bungkam Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




