4 Pemain Spesial Pemanas Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung
Gia Yuda Pradana | 10 Juli 2019 12:07
Bola.net - Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada pekan ke-8 Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar, Rabu (10/7). Duel penuh gengsi bakal berlangsung sengit dan sangat sayang untuk dilewatkan.
Sejak 1995 silam, kedua tim telah bertemu sebanyak 40 kali. Persija berhasil memenangi 17 partai di antaranya, dengan Persib hanya tujuh kali mencuri poin penuh dan 16 laga lainnya berakhir imbang.
Saat ini, kedua tim masih tertahan di papan bawah. Persib mengumpulkan enam poin dari enam pertandingan (M1 S3 K2). Sementara itu, Persija memiliki lima poin dari lima laga (M1 S2 K2). Persib di posisi 13, sedangkan Persija di peringkat 14.
Namun pertemuan mereka tetap mampu menyedot perhatian pecinta sepak bola nasional.
Seperti dilansir Bola.com, ada beberapa pemain spesial yang bakal memanaskan duel klasik di Jakarta ini. Siapa sajakah mereka?
Scroll terus ke bawah.
Bambang Pamungkas

Sosok Bambang Pamungkas tercatat sebagai pemain paling subur dalam sejarah duel Persib versus Persija sejak era Liga Indonesia. Bepe mencetak 9 gol.
Gol terakhir Bepe ke gawang Persib terjadi saat ISL 2010/2011, Bepe mencetak dua gol dan mengantarkan Macan Kemayoran menang 3-2 di Bandung. Bepe mengawali petualangannya di laga Persib vs Persija pada Liga Indonesia 1999-2000.
Hingga 2016 di era Liga 1 2017, Bepe sudah melakoni 25 laga Persib vs Persija, baik di Bandung maupun Jakarta.
Bepe seolah menjadi kartu truf sekaligus hoki buat Persija saat bersua Persib. Bila ia mencetak gol, Persija selalu menang.
Pada duel tahun ini, kualitas Bepe pada usia 37 tahun bakal diuji. Tentu ada beban tersendiri buat Bepe mengingat dia adalah pemain paling subur yang masih ada pada duel Persib vs Persija.
Catatan menarik lain dari Bepe adalah, dia salah satu penyerang asli Indonesia yang mampu bersaing dengan deretan striker asing pada era ISL. Sejak musim 2008/2009, Bepe menorehkan 74 gol bersama Persija dan Pelita Bandung Raya.
Ia masuk dalam daftar striker tersubur era ISL yang dihuni Boaz Solossa (111), Cristian Gonzales (107), Beto Goncalves (97), dan Greg Nwokolo (79).
Maman Abdurrahman

Duel Persib versus Persija pada pekan ke-7 Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar kembali mengantarkan Maman Abdurrahman bereuni dengan Persib.
Lima musim sang stoper berseragam Persib. Maman cukup identik dengan Maung Bandung, karena sempat didapuk sebagai kapten Tim Maung Bandung.
Persib menjadi tempat Maman meraih puncak karier sebagai bek papan atas Indonesia, setelah sebelumnya menjadi andalan PSIS Semarang dan Persijatim Jakarta Timur.
Sama seperti Atep, Maman menghormati kedua tim. Persija dan Persib punya arti tersendiri dalam kariernya.
Yang menarik Maman saat di era keemasan kariernya sempat berujar tidak akan bermain buat Persija. Ia enggan merapat ke ibu kota bukan karena faktor Persib, tapi karena pernah merasa dipinggirkan saat membela Persijatim (sebelum berganti nama menjadi Sriwijaya FC).
Di era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso alias Bang Yos, Persija menjadi anak emas di ibu kota. Tim-tim lain yang bermarkas di Jakarta tak pernah mendapat perhatian.
"Selalu ada motivasi berlipat saat kami bertanding melawan Persija. Ada rasa ingin membuktikan, dengan keuangan minimalis kami bisa mengalahkan tim kaya raya," kenang Maman.
Akan tetapi pada akhirnya pikiran Maman berubah. Ia pindah ke Persija pada musim 2016, setelah mengalami periode sulit cedera lutut parah. Maman yang jadi andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 dan Piala Asia 2007 itu sempat kesulitan mendapat klub.
"Hanya Persija yang percaya saya belum habis. Saya merasa utang budi ke tim ini," tutur bek tengah kelahiran 12 Mei 1982 tersebut.
Sebagai putra Betawi, Maman sukses mengantarkan Persija juara Liga 1 2018, pencapaian yang menempatkan dirinya dalam deretan legenda Tim Macan Kemayoran.
Shahar Ginanjar

Persib jadi klub yang spesial bagi Shahar Ginanjar. Kiper asal Purwakarta tersebut namanya melejit di perhelatan sepak bola nasional saat membela Maung Bandung periode 2012-2015.
Apesnya, kiper kelahiran 4 November 1990 harus melupakan mimpinya berkarier panjang di Persib. Ia kalah bersaing dengan kiper senior, I Made Wirawan.
Selalu jadi pilihan kedua, Shahar pilih pindah ke Mitra Kukar. Ia kemudian sempat berkelana ke Barito Putera dan PSM Makassar. Secara tak terduga ia mendapat tawaran dari Persija musim lalu.
Persija butuh kiper pelapis mengingat Andritany Ardhiyasa kerap kali didera cedera dan dipanggil membela Timnas Indonesia dan U-23. Shahar pun sepanjang musim 2018 sering jadi pilihan utama di Tim Macan Kemayoran.
Pada Rabu (10/7/2019) sang penjaga gawang bakal bersua mantan klubnya Persib.
Menyambut laga ini, Shahar Ginanjar menyatakan kesiapannya menjaga gawang tim ibu kota dari kebobolan.
Ia mengaku siap tampil habis-habisan demi Persija yang kini jadi tim kebanggaannya. Shahar bakal jadi kiper utama karena Andritany dihantam cedera patah ruas tulang tangan di leg pertama semifinal Piala Indonesia melawan Borneo FC.
"Pertemuan melawan Persib bukan laga yang spesial, karena saya sudah keluar dari klub tersebut sejak tahun 2015," ujar Shahar.
"Saya akan bersikap profesional, akan mati-matian untuk tim yang saya bela," kata sang kiper.
Shahar sendiri tercatat pernah membela Persib Bandung pada tahun 2012-2015 dan tampil sebanyak 12 kali. Prestasi terbaiknya saat membela Persib Bandung adalah saat menjuarai Liga Super Indonesia tahun 2014.
Tony Sucipto

Keputusan Tony Sucipto meninggalkan Persib di musim 2019 ini mengejutkan banyak pihak. Bek sayap kiri berusia 33 tahun diprediksi bakal mengakhiri karier profesional di Tim Maung Bandung yang ia bela sejak 2014.
Tony, sejatinya pernah membela Persija sebelumnya pada musim 2010-2011. Kala itu ia mengikuti jejak mentornya di Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.
Pemain kelahiran Surabaya, 12 Februari 1986 itu didikan Persijatim Jakarta Timur, klub ibu kota yang terpinggirkan ke Palembang yang kemudian berganti nama menjadi Sriwijaya FC.
Bagi pemain Persijatim saat itu, pindah ke Persija hal yang tabu. Namun, Tony melawan anggapan tersebut.
Lantas bagaimana perasaan Tony yang akan menghadapi mantan klubnya Persib. "Rivalitas di besar-besarkan oleh media. Saat bertanding di lapangan tidak seperti itu, pertandingan melawan Persib sama seperti laga-laga lainnya," kata Tony.
Tony kini jadi kartu truf Persija. Ia yang awalnya diplot jadi pelapis Rezaldi Hehanusa yang mengalami cedera panjang, belakangan jadi salah satu pemain yang tak tergantikan. Saat Macan Kemayoran krisis gelandang, ia didorong ke tengah. Tony terlihat tak kesulitan memainkan perannya sebagai jangkar tim.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Laos Hari Ini
Tim Nasional 3 September 2026, 10:37
-
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 21:16
-
Emtek Siap Sambut BRI Super League 2026/2027, Optimistis Raih Audience Lebih Besar
Bola Indonesia 1 September 2026, 18:11
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:22
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Marc Klok dan Laga Emosional Persib vs PSM Makassar
Bola Indonesia 4 September 2026, 15:14
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



