Jaga Situasi Kondusif, Arema Indonesia Siap ke Meja Hijau
Editor Bolanet | 14 April 2015 21:40
- Kegelisahan Gubernur Jawa Timur Soekarwo terkait polemik Arema -dan juga Persebaya- mendapat tanggapan positif dari kubu Arema Indonesia. Mereka siap menyelesaikan polemik legalitas Arema melalui jalur hukum demi menjaga situasi kondusif.
Kami juga mendukung suasana yang kondusif. Karenanya, kami menempuh jalur hukum, ujar Kuasa Hukum Arema Indonesia, Erpin Yuliono, pada .
PT Arema Indonesia berencana kembali ke pengadilan, imbuhnya.
Lebih lanjut, Erpin mengaku akan kembali menuntut tentang hak atas kekayaan intelektual dari logo Arema. Menurutnya, gugatan ini akan kembali didaftarkan di Pengadilan Niaga Surabaya.
Lebih lanjut, Erpin menilai bahwa masalah legalitas Arema bakal bisa diselesaikan dengan mudah.
Buktinya, kartu Nomor Pokok Wajib Pajak PT Arema Indonesia ada di tangan kami, tandasnya.
Sebelumnya, Pakde Karwo mengaku berencana menyurati Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Presiden Jokowi terkait penghentian Arema Cronus dan Persebaya Surabaya yang dicekal tampil di kompetisi QNB League atau Indonesia Super League (ISL) 2015 karena masalah legalitas administratif.
Hal itu dilakukan Pakde Karwo, panggilan akrab Soekarwo, karena keputusan Menpora itu bisa memicu kemarahan suporter kedua klub, yang dikhawatirkan membuat kondisi menjadi tak kondusif. (den/dzi)
Kami juga mendukung suasana yang kondusif. Karenanya, kami menempuh jalur hukum, ujar Kuasa Hukum Arema Indonesia, Erpin Yuliono, pada .
PT Arema Indonesia berencana kembali ke pengadilan, imbuhnya.
Lebih lanjut, Erpin mengaku akan kembali menuntut tentang hak atas kekayaan intelektual dari logo Arema. Menurutnya, gugatan ini akan kembali didaftarkan di Pengadilan Niaga Surabaya.
Lebih lanjut, Erpin menilai bahwa masalah legalitas Arema bakal bisa diselesaikan dengan mudah.
Buktinya, kartu Nomor Pokok Wajib Pajak PT Arema Indonesia ada di tangan kami, tandasnya.
Sebelumnya, Pakde Karwo mengaku berencana menyurati Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Presiden Jokowi terkait penghentian Arema Cronus dan Persebaya Surabaya yang dicekal tampil di kompetisi QNB League atau Indonesia Super League (ISL) 2015 karena masalah legalitas administratif.
Hal itu dilakukan Pakde Karwo, panggilan akrab Soekarwo, karena keputusan Menpora itu bisa memicu kemarahan suporter kedua klub, yang dikhawatirkan membuat kondisi menjadi tak kondusif. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ultah ke-31, Arema Diharapkan Kembali Jadi Satu
Bola Indonesia 11 Agustus 2018, 02:20
-
Setelah Dikabarkan Meninggal, Ini Reaksi Mantan Pemain Arema
Bola Indonesia 22 Mei 2018, 14:17
-
Arema FC Berencana Datangkan Eks Pelatih Fisik Arema Indonesia
Bola Indonesia 8 November 2017, 16:41
-
Laga Derby Malang Ricuh, Wasit Hentikan Laga
Bola Indonesia 2 Agustus 2017, 21:44
-
Arema Indonesia Sambut Positif Aksi Saweran Aremania
Bola Indonesia 22 Mei 2017, 16:26
LATEST UPDATE
-
Teka-teki Cedera Lamine Yamal Jelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 11:16
-
Daftar 26 Pemain Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 09:39
-
Rashford dan Manchester United Dinilai Sudah Tak Punya Jalan Kembali
Liga Inggris 27 Mei 2026, 09:00
-
Emoh Balik ke Real Madrid, Nico Paz Pilih Bertahan di Como
Liga Italia 27 Mei 2026, 08:13
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00












