Pelatih Kiper Anyar Arema Terpikat Keindahan Indonesia
Haris Suhud | 28 Juni 2018 09:42
Bola.net - - Staf pelatih baru Arema FC, Branislav Radojcic, sebelumnya belum pernah menginjakkan kaki di Indonesia. Namun, pelatih kiper asal Serbia yang merapat ke kubu Arema FC tersebut mengaku telah jatuh cinta dengan keindahan Indonesia.
Ini adalah negara yang sangat indah. Saya sudah dua hari di sini dan melihat bahwa di sini sangat indah, ujar Radojcic, Rabu .
Lihat saja pemandangan di sini. Indah sekali. Luar biasa, sambungnya.
Menurut Radojcic, ia tak risau dengan proses adaptasi yang harus dijalaninya. Pasalnya, pelatih kelahiran Kikinda Serbia ini memiliki dua kompatriot di Arema, Pelatih Kepala Milan Petrovic dan Pelatih Fisik Dusan Momcilovic.
Mereka berdua telah banyak memberi informasi pada saya mengenai Indonesia. Saya rasa, tak akan ada masalah dengan adaptasi, katanya.(den/shd)
Tugas Berat

Radojcic sendiri menyebut tak sabar untuk bisa menikmati keindahan Indonesia. Namun, pelatih berusia 39 tahun tersebut menyebut saat ini tugas berat telah menantinya.
Saya harus meningkatkan performa para penjaga gawang yang kami miliki. Akan ada sejumlah hal yang bisa kami pelajari bersama, tuturnya.
Mengenal Arema

Sementara itu, pelatih berusia 39 tahun tersebut mengaku belum banyak mengenal potensi para penjaga gawang yang saat ini dimiliki Arema. Namun, ia optimistis, para pemainnya memiliki kemampuan di atas rata-rata.
Mereka ada di sini. Ini bukan sembarang klub. Tentu mereka juga bukan pemain sembarangan, ucap Radojcic.
Namun, saya perlu waktu sekitar satu sampai dua hari dan beberapa kali latihan untuk melihat performa mereka dan apa yang harus kami pelajari untuk meningkatkan performa mereka, ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04


















