PSSI Disanksi FIFA, Pemain Jadi Sulit Pindah Klub
Editor Bolanet | 4 Juni 2015 19:26
- Sanksi yang diberikan FIFA kepada Indonesia, membuat banyak pesepakbola profesional memilih angkat kaki. Baik itu pemain lokal, maupun pemain asing.
Adapun rencana tersebut, diterangkan Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI), Azwan Karim, nampaknya sulit direalisasikan.
Misalnya, Federasi sepakbola Spanyol mengeluarkan ITC, itu sporting contact. Sekarang itu tidak boleh lagi. ITC dan TMS (Transfer Matching System) itu sebelum penangguhan, terang Azwan Karim.
Salah satu pemain yang berniat hengkang, yakni Greg Nwokolo, ke Thailand. Sedangkan pemain Indonesia yang saat ini masih berada di luar, diterangkan Azwan tidak terdapat masalah.
ITC mereka (pemain Indonesia di luar)sudah keluar sebelum sanksi. Andik (Vermansah) mau di Selangor FA terus, saya pikir tak masalah. Kalau pindah ke klub lain namun di negara yang sama, itu harus dilihat lagi. Harusnya meminta ITC lagi ke federasi Indonesia. Tapi, saya akan melihat lagi. Pokoknya, Indonesia seperti terkena penyakit kusta. Kalau tersentuh, federasi sepak bola lain bisa kena juga, tuturnya.
Lebih jauh diterangkannya, semua akan kembali normal jika sanksi dicabut. Yakni, apabila PSSI berjalan tanpa intervensi dari pemerintah, termasuk saat mengelola tim nasional dan kompetisi.
Hal tersebut, akibat sanksi FIFA yang dijatuhkan lewat surat tertanggal 30 Mei, yang ditandatangani Sekjen FIFA, Jerome Valcke.
Sedangkan FIFA, sebelumnya meminta PSSI menyelesaikan persoalan dengan Menpora, Imam Nahrawi, terkait pembekuan yang berujung batalnya penyelenggaraan kompetisi, hingga 29 Mei. [initial]
(esa/mac)
Adapun rencana tersebut, diterangkan Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI), Azwan Karim, nampaknya sulit direalisasikan.
Misalnya, Federasi sepakbola Spanyol mengeluarkan ITC, itu sporting contact. Sekarang itu tidak boleh lagi. ITC dan TMS (Transfer Matching System) itu sebelum penangguhan, terang Azwan Karim.
Salah satu pemain yang berniat hengkang, yakni Greg Nwokolo, ke Thailand. Sedangkan pemain Indonesia yang saat ini masih berada di luar, diterangkan Azwan tidak terdapat masalah.
ITC mereka (pemain Indonesia di luar)sudah keluar sebelum sanksi. Andik (Vermansah) mau di Selangor FA terus, saya pikir tak masalah. Kalau pindah ke klub lain namun di negara yang sama, itu harus dilihat lagi. Harusnya meminta ITC lagi ke federasi Indonesia. Tapi, saya akan melihat lagi. Pokoknya, Indonesia seperti terkena penyakit kusta. Kalau tersentuh, federasi sepak bola lain bisa kena juga, tuturnya.
Lebih jauh diterangkannya, semua akan kembali normal jika sanksi dicabut. Yakni, apabila PSSI berjalan tanpa intervensi dari pemerintah, termasuk saat mengelola tim nasional dan kompetisi.
Hal tersebut, akibat sanksi FIFA yang dijatuhkan lewat surat tertanggal 30 Mei, yang ditandatangani Sekjen FIFA, Jerome Valcke.
Sedangkan FIFA, sebelumnya meminta PSSI menyelesaikan persoalan dengan Menpora, Imam Nahrawi, terkait pembekuan yang berujung batalnya penyelenggaraan kompetisi, hingga 29 Mei. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ikut Malu, Media Malaysia Ramai-ramai 'Hajar' FAM Usai Skandal Memalukan Dibongkar FIFA
Bola Indonesia 27 September 2025, 05:06
-
Rincian Lengkap Sanksi FIFA untuk Timnas Malaysia: Selain Denda, Apa Saja?
Tim Nasional 27 September 2025, 04:51
-
Skandal Pemalsuan Dokumen, FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke FAM dan 7 Pemain Timnas Malaysia
Tim Nasional 27 September 2025, 04:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi PSS Sleman vs Garudayaksa 9 Mei 2026
Bola Indonesia 8 Mei 2026, 18:52
-
Paceklik Gol di AC Milan, Christian Pulisic Tegaskan tak Panik
Liga Italia 8 Mei 2026, 17:49
-
Michael Carrick Belum Lupa Momen Pahit di Kandang Sunderland
Liga Inggris 8 Mei 2026, 17:47
-
Prediksi Parma vs Roma 10 Mei 2026
Liga Italia 8 Mei 2026, 17:43
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 9-12 Mei 2026
Liga Italia 8 Mei 2026, 17:25
-
Prediksi West Ham vs Arsenal 10 Mei 2026
Liga Inggris 8 Mei 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55













