Selain Egy Maulana Vikri, 5 Pemain Asia Tenggara Ini Juga Berkiprah di Eropa
Asad Arifin | 24 Juni 2020 12:44
Bola.net - Pemain Asia Tenggara mulai menjajal persaingan sepak bola Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu nama yang cukup beken yakni Egy Maulana Vikri. Namun, dia bukan satu-satunya wakil Asia Tenggara di Eropa.
Egy Maulana Vikri bergabung dengan peserta Ekstraklasa, kompetisi kasta teratas Liga Polandia, Lechia Gdansk, pada 2018. Gelandang berusia 19 tahun ini menandatangani kontrak selama tiga musim
Namun, Egy masih harus bersabar untuk merangsek ke skuat inti. Pemain Timnas Indonesia U-22 itu baru tiga kali menjadi starter. Itu pun dengan koleksi menit bermain yang minim, hanya 56 menit.
Tidak mudah bagi pemain Asia Tenggara bersaing di kompetisi Eropa. Banyak alasan yang melandasinya, mulai dari perbedaan kualitas, budaya, dan mental.
Egy boleh dibilang beruntung bisa bermain di Eropa. Banyak pihak yang mendukungnya untuk berkarier di Benua Biru. Jadi, bakat bukan menjadi faktor utama. Keinginan yang kuat, dorongan dari pihak luar serta sponsor turut memengaruhi perjalanannya ke Eropa.
Lantas, selain Egy Maulana Vikri, siapa lagi pemain Asia Tenggara yang saat ini eksis di kompetisi Eropa?
Neil Etheridge

Sebelum Egy Maulana Vikri, Neil Etheridge telah lebih dulu mencicipi kerasnya persaingan di Eropa. Kiper Timnas Filipina itu memang berkarier di Inggris sejak dini.
Lahir di London, 7 Februari 1990, Etheridge belajar sepak bola di tim junior Chelsea dan Fulham sebelum mengawali karier profesionalnya bersama Fulham pada 2008 hingga 2014.
Pada 2018, ia berkesempatan bermain di Premier League setelah klub yang dibelanya, Cadiff City, berhasil promosi. Hanya bertahan semusim, penjaga gawang berusia 30 tahun itu kembali turun kasta setelah timnya itu terdegradasi.
Etheridge sebenarnya pernah membela Timnas Inggris U-16 pada 2005. Namun, tiga tahun berselang, bujuk rayu dari Presiden Asosiasi Sepak Bola Filipina (PFF), tidak mampu ditolaknya.
Etheridge memilih untuk berbaju Timnas Filipina di level senior hingga saat ini.
Ikhsan Fandi
Ikhsan Fandi adalah putra dari legenda Timnas Singapura dan Pelita Jaya, Fandi Ahmad. Saat ini, penyerang berusia 21 tahun itu memperkuat Raufoss IL, peserta 1, divisjon alias kasta teratas Liga Norwegia.
Ikhsan bergabung dengan Raufoss Il pada 2019 setelah tampil impresif dalam masa seleksi. Pada Maret 2020, putra kedua dari Fandi Ahmad itu mendapatkan undangan tes dari klub divis kedua Liga Norwegia, IK Start.
Bersama Raufoss Il, penampilan Ikshan tidak begitu buruk. Penyerang berusia 21 tahun itu mampu mengemas lima gol dari 26 penampilan, dengan 10 laga di antaranya datang sebagai starter.
Ikhsan juga telah menjadi andalan Timnas Singapura sejak 2017. Pemain kelahiran 9 April 1999 itu telah membukukan 18 caps dan menjaringkan delapan gol.
Witan Sulaeman

Satu lagi wonderkid Indonesia yang beredar di Eropa. Adalah Witan Sulaeman, yang mulai awal tahun ini, berbaju FK Radnik Surdulica, kontestan Serbian SuperLiga, kasta teratas Liga Serbia.
Witan baru saja membukukan debutnya untuk Radnik pada dua pekan lalu ketika Radnik kalah 2-4 dari Radnicki Nis. Gelandang berusia 18 tahun itu tampil di babak kedua dan mencatatkan 26 menit bermain.
Sepekan berselang, Witan kembali dimainkan oleh Radnik, kali ini sebagai pemain inti. Mantan gelandang PSIM Yogyakarta itu bermain selama 45 menit ketika timnya menahan imbang 1-1 Radnik Surdulica.
Witan adalah pemain langganan Timnas Indonesia level usia. Saat ini, pemuda kelahiran Palu, Sulawesi Utara itu berstatus anggota Timnas Indonesia U-19 dan U-22.
Doan Van Hau

Doan Van Hau tengah menikmati kariernya di Belanda bersama SC Hereenveen, peserta Eredivisie atau kompetisi kasta teratas di Negeri Kincir Angin. Bek berusia 21 tahun itu dipinjam dari Ha Noi FC.
Doan Van Hau merupakan bek Timnas Vietnam yang mulai dikenal publik Tanah Air setelah mencederai gelandang Timnas Indonesia U-22, Evan Dimas Darmono, pada babak final SEA Games 2019 di Filipina.
Namun, pencapaian Doan Van Hau lebih buruk daripada Egy. Pemain kelahiran Thai Binh, Vietnam itu belum pernah dimainkan Heerenveen.
Kontrak peminjaman Doan Van Hau di Heerenveen akan berakhir dalam pertengahan tahun ini. Jika tidak diperpanjang, kemungkinan ia bakal kembali ke Ha Noi.
John-Patrick Strauss
Satu lagi pemain Timnas Filipina yang berkancah di Eropa. Adalah John-Patrick Strauss, yang saat ini membela FC Erzgebirge Aue, kontestan 2. Bundesliga atau divisi kedua Liga Jerman.
Strauss telah memperkuat Erzgebirge Aue sejak 2017 setelah diboyong dari RB Leipzig II.
Strauss adalah putra asli Jerman yang lahir di Wetzlar namun memiliki darah Filipina dari ibunya. Gelandang berusia 24 tahun itu memilih untuk membela The Azkals, julukan Timnas Filipina, pada 2018.
Bersama Erzgebirge Aue, Strauss mengemas 18 penampilan di 2. Bundesliga musim ini. Sedangkan untuk Filipina, pemain berusia 24 tahun itu terlibat dalam 11 pertandingan.
Sumber: dari berbagai sumber
Disadur dari Bola.com (Penulis: Muhammad Adiyaksa/Editor: Yus Mei Sawitri, 24 Juni 2020)
Baca Ini Juga:
Alasan Novri Setiawan Memilih Nomor 11 di Persija Jakarta
Sebelum Konflik dengan PSSI, Apa Saja Aktivitas Shin Tae-yong di Korea Selatan?
Kontroversi-kontroversi PSSI di Era Mochamad Iriawan
Deretan Pemain Top yang Berstatus Bebas Kontrak pada Musim Panas 2020, Siapa Berminat?
Melihat Perjalanan Karier Andritany Ardhiyasa dalam Angka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Kumpulkan Pemain Terbaik
Tim Nasional 11 Agustus 2026, 15:40
-
Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaiknya di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 11 Agustus 2026, 15:30
-
Piala AFF 2026 Jadi Panggung John Herdman Seleksi Pemain untuk FIFA ASEAN Cup
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 18:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



