Telusuri Rekaman CCTV 'Hilang' pada Tragedi Kanjuruhan, Ini Temuan Komnas HAM
Serafin Unus Pasi | 20 Oktober 2022 21:14
Bola.net - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) membeber temuan mereka soal adanya rekaman CCTV yang terpotong dalam pengusutan Tragedi Kanjuruhan. Mereka menyebut, terpotongnya rekaman CCTV ini disebabkan adanya masalah teknis dalam instalasi perangkat tersebut.
Komisioner Penyelidikan/Pemantauan Komnas HAM, M. Choirul Anam, mengaku sudah bertemu dengan teknisi CCTV ini. Darinya, Anam mendapat penjelasan ihwal terpotongnya rekaman, seperti yang diungkapkan dalam laporan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan.
Menurut teknisi tersebut, seperti ditirukan Anam, CCTV di lokasi parkir -yang sempat terpotong selama tiga jam- merupakan CCTV baru. CCTV tersebut baru diganti pada Jumat (30/09).
Setelah diganti, CCTV harus menjalani proses instalasi, salah satunya termasuk mensetting alamat IP. Nah, proses instalasi inilah yang belum tuntas.
"Tadi dijelaskan cukup detail, itu belum selesai, nggak kelar karena laptopnya blank dan sebagainya. Pihaknya lupa sampai pada akhirnya sampai pas hari-H," ucap Anam.
"Jadi, adanya yang terekam dan tidak itu karena adanya koneksi IP yang tak tersambung antara yang induk dan yang dipasang. IP-nya belum disetting dengan sempurna," ia menambahkan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Cek Penjelasan
Anam tak mau percaya begitu saja dengan penjelasan teknisi tersebut. Ia pun mengecek dan mempraktikkan langsung penjelasan dari sang teknisi ini.
"Tadi, teknisinya menjelaskan begitu dan mempraktikkan cara mengeceknya dan saya mengecek penjelasan itu secara langsung dengan kamera," tutur Anam.
"Kami cek koneksi yang katanya belum terinstall tersebut," ia menambahkan.
Temukan Video Hilang
Selain soal, rekaman CCTV yang hilang, Anam juga menyelidiki keberadaan rekaman pelataran parkir, yang katanya juga sempat hilang. Dalam penelusuran tersebut, ia mengaku mendapatkan rekaman ini.
"(Rekaman) yang di depan (rantis) barracuda itu, yang katanya sekian menit juga hilang, kami tadi melihat videonya. Yang disebut pukul 22.21, baru mulai, kami cek itu. Ada (rekaman) mulai pukul 21.00 sampai 02.00 dini hari," ungkap Anam.
"Itu ada barangnya. Kenapa disebut nggak ada barangnya? Kami nggak tahu. yang pasti. Saat ini, kami sedang mengkopi semua rekaman CCTV tersebut, termasuk yang menjadi concern publik," ia menambahkan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












