Tentukan Lokasi Final, Gus Ipul dan La Nyalla pun Turun Gunung
Editor Bolanet | 24 Desember 2013 11:21
- Ada cerita menarik di balik penentuan Stadion Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro, Surabaya sebagai venue final turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2013. Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf dan Wakil Ketua PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti harus turun tangan untuk mengurusi masalah ini.
Setelah dua tim, dan dinyatakan lolos ke final, polemik mengenai di mana venue partai puncak mulai muncul. Sesuai hasil manager meeting, seharusnya babak final dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan. Apalagi pihak Arema sudah mendapat kepastian izin dari Polres Malang.
Namun Persebaya menolak hal itu. Dengan alasan netralitas, manajemen Persebaya menginginkan laga dilangsungkan di luar Malang. Masalahnya, tak ada stadion yang menerima karena pihak keamanan tengah berkonsentrasi untuk pengamanan Natal dan tahun baru.
Persebaya pun mengusulkan agar babak final ditunda usai tahun baru. Tapi karena sudah bekerjasama dengan pihak ketiga, yakni televisi, usulan Persebaya ditolak oleh panitia pelaksana (panpel). Dibanding Persebaya, manajemen Arema justru lebih kalem.
Untuk 'meredam' Persebaya, maka Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, dan La Nyalla pun turun gunung. Kedua tokoh ini mengadakan rapat dengan Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror Djuraid. Setelah bertemu dengan Gus Ipul dan Nyalla, Abror mulai melunak.
Kami memutuskan ambil bagian di laga final melawan Arema. Bukan karena laga dihelat di Bumimoro, tapi lantaran Pemerintah Provinsi Jatim sudah mengambil keputusan, aku pria yang menjabat sebagai Ketua Harian KONI Jatim ini.
Rencananya, partai puncak antara Persebaya dengan Arema, Selasa (24/12) nanti akan akan dihadiri Saifullah Yusuf dan Nyalla. Saifullah sekaligus menutup turnamen yang sudah berusia lebih dari satu dasawarsa ini. [initial]
(faw/pra)
Setelah dua tim, dan dinyatakan lolos ke final, polemik mengenai di mana venue partai puncak mulai muncul. Sesuai hasil manager meeting, seharusnya babak final dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan. Apalagi pihak Arema sudah mendapat kepastian izin dari Polres Malang.
Namun Persebaya menolak hal itu. Dengan alasan netralitas, manajemen Persebaya menginginkan laga dilangsungkan di luar Malang. Masalahnya, tak ada stadion yang menerima karena pihak keamanan tengah berkonsentrasi untuk pengamanan Natal dan tahun baru.
Persebaya pun mengusulkan agar babak final ditunda usai tahun baru. Tapi karena sudah bekerjasama dengan pihak ketiga, yakni televisi, usulan Persebaya ditolak oleh panitia pelaksana (panpel). Dibanding Persebaya, manajemen Arema justru lebih kalem.
Untuk 'meredam' Persebaya, maka Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, dan La Nyalla pun turun gunung. Kedua tokoh ini mengadakan rapat dengan Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror Djuraid. Setelah bertemu dengan Gus Ipul dan Nyalla, Abror mulai melunak.
Kami memutuskan ambil bagian di laga final melawan Arema. Bukan karena laga dihelat di Bumimoro, tapi lantaran Pemerintah Provinsi Jatim sudah mengambil keputusan, aku pria yang menjabat sebagai Ketua Harian KONI Jatim ini.
Rencananya, partai puncak antara Persebaya dengan Arema, Selasa (24/12) nanti akan akan dihadiri Saifullah Yusuf dan Nyalla. Saifullah sekaligus menutup turnamen yang sudah berusia lebih dari satu dasawarsa ini. [initial]
Baca juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













