Gantung Sepatu, Marchisio Ungkap Dua Penyesalan Terbesarnya
Yaumil Azis | 3 Oktober 2019 23:55
Bola.net - Mantan gelandang Juventus, Claudio Marchisio, mengungkapkan dua penyesalan terbesarnya selama berkiprah di dunia sepak bola. Salah satunya adalah kegagalan meraih trofi Liga Champions.
Marchisio dan Juventus memiliki ikatan yang sangat erat. Ia sudah menjadi bagian dari klub berjuluk Bianconeri tersebut sejak tahun 1993. Tepatnya saat dirinya masih berumur tujuh tahun. Marchisio adalah produk binaan akademi Bianconeri.
Ia berhasil menembus skuat utama pada tahun 2005, dan menjadi bagian penting dalam perjuangan Juventus kembali ke Serie A pasca kasus Calciopoli. Marchisio juga berperan penting dalam keberhasilan klub menjadi juara Serie A di tahun 2012 sampai sebelum pindah.
Sayangnya, perjalanan panjang itu harus berakhir. Sang pelatih pada saat itu, Massimiliano Allegri, tidak lagi menggunakan jasanya karena banyaknya gelandang berkualitas di dalam Juventus. Marchisio pun harus melanjutkan kiprahnya di Zenit St. Petersburg.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Penyesalan Terbesar Marchisio
Dalam era kebangkitan, Marchisio pernah turut membantu Juventus mencapai babak final Liga Champions. Sayangnya, perjuangan klub raksasa Italia tersebut untuk memutus kutukan digagalkan oleh sang lawan, Barcelona.
Momen kegagalan itu menjadi salah satu penyesalan Marchisio dalam karirnya sebagai pesepakbola profesional. Selain itu, ia juga menyesal karena tak mampu membantu Timnas Italia meraih trofi di kompetisi internasional.
"Penyesalan saya adalah gagal memenangkan Liga Champions bersama Juventus dan Piala Eropa bersama tim nasional," ujar Marchisio dalam konferensi pers terakhirnya di markas Juventus, seperti yang dikutip dari Football Italia.
Hanya Setia ke Juventus
Sejatinya, trofi Liga Champions bisa didapatkan andai Marchisio pindah ke klub lain. Toh sewaktu Bianconeri sedang berjaya, ada banyak klub yang berusaha menggodanya pindah dari Turin. Namun kadar setia Marchisio tak bisa dikalahkan dengan mudahnya.
"Mimpi saya menjadi kenyataan saat kereta untuk bergabung dengan tim utama Juventus mendekat. Perpisahan yang saya terima di sini, di stadion setahun lalu adalah perasaan yang sangat indah," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Marchisio juga mengaku bahwa dirinya belum punya rencana apapun. Namun yang pasti, dia takkan pernah masuk ke klub lain dengan posisi apapun di klub Italia kecuali Juventus.
"Keluarga saya mengajarkan untuk tidak takut dengan masa depan. Saya masih tak tahu apa yang akan saya lakukan. Saya tak pernah mempertimbangkan situasi di Italia kecuali Juventus," tandasnya.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Massimiliano Allegri Jelaskan Perubahan Taktik AC Milan
Liga Inggris 16 Januari 2026, 07:49
-
Rapor Pemain Milan vs Como: Maignan Jadi Tembok, Rabiot Mematikan!
Liga Italia 16 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Como vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 16 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Como vs Milan: Brace Adrien Rabiot Bungkam Agresivitas Tim Tuan Rumah
Liga Italia 16 Januari 2026, 05:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Burnley 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi Chelsea vs Brentford 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 22:00
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
Gemilang di Laga Como vs Milan, Rabiot Dapat Apresiasi dari Maignan
Liga Italia 16 Januari 2026, 21:24
-
Prediksi Udinese vs Inter 17 Januari 2026
Liga Italia 16 Januari 2026, 21:00
-
Proliga 2026: Medan Falcons Ditumbangkan Bandung bjb Tandamata
Voli 16 Januari 2026, 20:51
-
Prediksi Real Madrid vs Levante 17 Januari 2026
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 20:00
-
Prediksi Man United vs Man City 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 19:30
-
Galatasaray Ngebet Boyong Youssouf Fofana, Ini Jawaban AC Milan
Liga Italia 16 Januari 2026, 19:04
-
Proliga 2026: Tekad Bandung BJB Tandamata Sapu Bersih Laga di Sumut
Voli 16 Januari 2026, 16:37
-
Live Streaming Man United vs Man City: Derby Panas Penentu Nasib
Liga Inggris 16 Januari 2026, 16:30
-
Atas Permintaan Carrick, MU Bakal Belanja Pemain di Januari 2026?
Liga Inggris 16 Januari 2026, 16:20
-
Roy Keane Pertanyakan Keputusan MU Pekerjakan Michael Carrick Sebagai Caretaker
Liga Inggris 16 Januari 2026, 16:03
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45

