Roberto Mancini Bicara Jujur Soal Italia, Balotelli, dan Keinginan Tutup Karier di Sampdoria
Richard Andreas | 14 Oktober 2025 13:59
Bola.net - Mantan pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, berbicara terbuka tentang masa lalu dan masa depannya dalam acara Festival dello Sport di Trento. Ia mengakui bahwa keputusannya meninggalkan Azzurri tidak sepenuhnya tanpa penyesalan.
“Terjadi beberapa kesalahpahaman,” ujar Mancini. “Seharusnya saya bisa menjelaskannya dengan lebih baik, terutama dari pihak saya. Saya juga pernah berharap bisa kembali ke tim nasional setelah Spalletti, meski tahu itu mustahil.”
Mancini mengenang masa-masa indah saat membawa Italia menjuarai Euro 2020, yang ia sebut sebagai pengalaman paling berharga sepanjang kariernya.
“Kami melakukan sesuatu yang mustahil. Saat semuanya berjalan baik, muncul perasaan seperti tak terkalahkan,” katanya, mengenang kekalahan pertama setelah rekor tak terkalahkan panjang Italia melawan Spanyol di San Siro.
Retegui, Kean, dan Pandangan Mancini Tentang Talenta Italia
Dalam sesi tersebut, Mancini juga menyinggung beberapa pemain yang pernah ia orbitkan di tim nasional. Ia mengaku tertarik pada Mateo Retegui sejak pertama kali menontonnya. “Ia punya naluri gol yang tajam dan pergerakan khas penyerang sejati. Setelah melihatnya, kami memutuskan untuk memanggilnya,” ujarnya.
Mancini juga menilai Moise Kean sebagai pemain dengan potensi besar. “Ia sudah punya kualitas sejak lama. Awalnya saya melihatnya sebagai penyerang sayap yang hebat, tapi kini ia bisa bermain sebagai penyerang tengah,” jelasnya.
Menurut Mancini, regenerasi di tim nasional sedang berjalan baik. Ia menilai Italia saat ini di bawah pelatih Rino Gattuso punya fondasi kuat dan peluang bagus untuk tampil di Piala Dunia mendatang.
“Saya senang melihat Rino di posisi itu. Situasinya memang rumit, tapi dalam sepak bola segalanya bisa terjadi. Saya yakin Italia akan lolos ke Piala Dunia,” katanya optimistis.
Loyalitas ke Sampdoria dan Kisah Balotelli
Mancini juga berbicara tentang hubungannya dengan klub masa mudanya, Sampdoria, yang kini tengah terpuruk.
“Menang hampir semua trofi bersama Samp adalah kebahagiaan yang sulit diulang. Kini lebih sulit menemukan pemain yang loyal. Tapi bagi saya, 15 tahun di sana tidak akan pernah terlupakan. Saya ingin mengakhiri karier di Sampdoria, itu sudah pasti,” ungkapnya.
Tak lupa, Mancini menyinggung sosok Mario Balotelli, pemain yang sempat jadi andalannya di timnas Italia. “Mario anak yang baik, tapi sejujurnya ia bisa mencapai lebih banyak. Ia punya kualitas luar biasa dan seharusnya bisa menjadi salah satu penyerang terbaik di masanya,” ujar Mancini.
“Ia sudah punya karier yang bagus, tapi tetap terasa ada sesuatu yang kurang, dan itu sering terjadi pada pemain dengan bakat luar biasa.”
Dengan nada reflektif, Mancini menutup dengan pesan personal: perjalanan panjangnya sebagai pelatih penuh keputusan sulit, keberhasilan, dan penyesalan. Namun bagi sang pelatih, satu hal tak berubah, cintanya pada sepak bola Italia dan tekad untuk kembali suatu hari nanti.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Keputusan Tepat! Inter Milan Sempat Tolak Tawaran Fantastis dari Napoli untuk Pio Esposito
Potensi Transfer Kejutan: Neymar Bisa ke Serie A Secara Gratis di Januari!
Paulo Dybala Bisa Jadi Senjata Rahasia Roma Saat Hadapi Inter Milan
Ironi AS Roma: Ada di Papan Atas Klasemen Liga Italia, tapi Bingung Tentukan Nasib Paulo Dybala
AC Milan Ukir Sejarah Finansial: 3 Tahun Profit, Rekor Sejarah 125 Tahun Terpecahkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Italia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 12:18
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













