Tak Perlu Cemas, Pahami Prosedur Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19
Anindhya Danartikanya | 3 April 2020 14:30
Bola.net - Ketakutan terhadap pandemi virus corona (Covid-19) membuat munculnya peristiwa penolakan jenazah pasien, seperti yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Dalam akun Instagramnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun ikut meminta masyarakat agar tidak menolak jenazah pasien Covid-19 untuk dikuburkan.
"Saya sudah tanya pada beberapa pakar, kalau itu sudah meninggal, terus prosedur SOP-nya sudah bagus, semua sudah dibungkus, itu tidak apa-apa. Yang penting Anda tidak usah ikut melayat," ujarnya.
Terkait hal ini, dokter juga mengatakan masyarakat tidak perlu takut akan risiko penularan Covid-19 dari jenazah pasien apabila tata cara penanganannya sudah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Penjelasan dari Rumah Sakit Indonesia
"Kalau sudah dibungkus sesuai SOP harusnya tidak perlu takut. Virusnya kan bukan binatang yang bisa merayap. Setelah dikubur, virus juga akan rusak juga akhirnya. Khususnya bila jenazah membusuk," kata Dokter Budiman Bela, Spesialis Mikrobiologi Klinik Rumah Sakit Universitas Indonesia kepada Liputan6.com pada Kamis (2/4/2020).
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam mengatakan bahwa jenazah pasien penyakit menular seperti Covid-19 memang punya potensi menyebarkan virusnya.
Namun, hal ini terjadi apabila ada percikan yang keluar dari tubuh saja. Maka dari itu, ketika jenazah sudah dimasukkan dalam bungkus yang tertutup rapat, keluarga tidak boleh membukanya kembali agar tidak ada air yang keluar dari sana.
Bungkus Jenazah Tak Perlu Dibuka
"Ketika sudah dalam posisi seperti ini maka, kecuali untuk kepentingan autopsi atau hal-hal yang lain, maka tidak boleh dibuka," kata Ari dalam temu media secara daringnya beberapa waktu lalu.
"Ini tentu pengertian dari masyarakat sekalian, bahwa ketika ada keluarga kita yang memang mengalami musibah seperti ini, ketika sudah terbungkus rapi dari rumah sakit maka tidak perlu dibuka lagi," tambahnya.
Apabila semua sudah sesuai dengan protokol, barulah jenazah bisa dikuburkan sesuai tata cara penanganan pasien penyakit menular yang ada.
Disadur dari: Liputan6/Penulis: Giovani Dio Prasasti/Editor: Aditya Eka Prawira/Dipublikasi: 2 April 2020
Video: 5 Tips Produktif dan Sehat Saat Work From Home Demi Hindari Covid-19
Baca Juga:
Kimchi, Makanan Korea yang Baik untuk Imunitas saat Pandemi Covid-19
Simak 5 Tips Optimalkan Masker Kain untuk Cegah Penularan Virus Corona
Cara Mudah Cegah Infeksi Virus Corona saat Pergi Naik Pesawat
Mau Akad Nikah Saat Pandemi Virus Corona, Berikut Protokolnya
Pahami Kelebihan dan Kekurangan Masker Kain dalam Tangkal Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tragedi Kebakaran Terra Drone: 22 Tewas, Polisi Soroti Minimnya Akses Evakuasi Gedung
News 10 Desember 2025, 12:53
-
Lawan Hoaks dan AI Nakal! Liputan6 Connect Bagi Resep Rahasia di SAE Indonesia
News 27 November 2025, 11:18
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













