Waspadai Dampak Negatif dari Kebiasaan Jarang Mandi
Anindhya Danartikanya | 30 Desember 2019 09:30
Bola.net - Kegiatan membersihkan tubuh seperti mandi sebaiknya dilakukan setiap hari. Jika suka melewatkan mandi, Anda bisa mengalami beberapa hal yang mengganggu kesehatan tubuh. Padahal, mandi dapat membersihkan tubuh dari kuman, bakteri, debu, keringat, dan minyak yang menempel di kulit seharian.
Selain membersihkan diri, mandi ternyata punya banyak manfaat. Beberapa penelitian mengatakan mandi bisa membantu membuat Anda lebih rileks, tidur lebih nyenyak, dan menjaga agar pikiran tetap segar di pagi hari.
Apabila Anda melewatkan membersihkan diri dengan tidak mandi atau jarang mandi, maka akan ada dampak buruk yang akan mengganggu kesehatan.
Berikut tujuh dampak buruk jarang mandi bagi kesehatan yang tidak boleh dianggap sepele yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Infeksi Kulit
Dampak buruk jarang mandi bagi kesehatan pertama adalah infeksi kulit. Jarang mandi akan menghadirkan ribuan bakteri untuk hidup di area kulit Anda.
Sebagian bakteri ini merupakan bakteri jahat yang dapat memicu penyakit. Jika Anda melewatkan mandi setidaknya selama dua hari, Anda berarti mengundang banyak bakteri untuk bersarang di beberapa area tubuh.
Terlebih tidak mandi setelah melakukan aktivitas juga dapat memicu infeksi kulit. Hal ini bisa terjadi karena badan yang kotor merupakan tempat yang paling menyenangkan bagi banyak bakteri. Akibatnya, kulit bisa mengalami iritasi.
Bakteri juga akan menyebabkan rasa gatal yang tak tertahankan di sekitar kulit. Kondisi ini akan membuat Anda tergoda untuk menggaruknya dan memungkinkan menyebabkan kulit terluka. Kulit yang terluka semakin meningkatkan kemungkinan terkena infeksi.
Mudah Terserang Penyakit
Dampak buruk jarang mandi juga dapat menyebabkan seseorang rentan terserang penyakit. Hal ini dikarenakan bakteri-bakteri yang bersarang di kulit.
Ketika Anda jarang mandi dan tidak membersihkan diri, bakteri-bakteri jahat yang ada di permukaan kulit mungkin akan menemukan jalan menuju bagian tubuh lainnya. Seperti saat menggaruk kulit yang gatal, bakteri berpindah ke telapak tangan.
Apabila tangan yang sama menggaruk hidung, maka bakteri akan menemukan jalan untuk menyusup ke dalam saluran pernapasan. Bakteri ini nantinya akan menginfeksi. Anda bisa jadi akan terserang gangguan saluran pernapasan.
Bau Badan Tidak Sedap
Dampak buruk jarang mandi selama berhari-hari memungkinkan tumpukan bakteri menyebarkan bau yang tidak sedap. Bakteri pada kulit yang jarang dibersihkan dapat menimbulkan banyak sekali jenis bau yang sangat tidak enak.
Bau badan tidak sedap akibat jarang mandi ini akan mengurangi rasa percaya diri dan mengganggu kegiatan.
Penampilan Buruk
Dampak buruk jarang mandi juga dapat memperburuk penampilan. Tubuh secara alami memproduksi minyak, yang jika jarang dibersihkan akan membuat kulit terlihat berminyak.
Kondisi ini juga berlaku bagi rambut Anda. Kulit dan rambut yang berminyak akan sangat mengganggu penampilan.
Kulit Jadi Kering
Dampak jarang mandi bagi kesehatan juga dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Apabila Anda menderita penyakit kulit seperti eksim, Anda bisa mencegahnya dengan mandi secara teratur. Melewatkan mandi selama beberapa hari akan menyebabkan masalah kulit lainnya.
Organisasi Eksim Nasional merekomendasikan untuk mandi sekali dalam sehari. Hal ini berguna untuk mendapatkan kulit yang lembap. Selain itu, perhatikan durasi mandi agar tidak terlalu lama dan tidak menggunakan air panas.
Muncul Bintik-Bintik Coklat di Kulit
Dermatitis neglecta merupakan kondisi yang terjadi ketika membiarkan kotoran atau keringat menumpuk di kulit. Kondisi ini benar-benar hanya akan terjadi ketika kulit kamu jarang atau tidak dibersihkan dengan benar.
Apabila Anda terlalu sering tidak mandi dan mulai melihat bintik-bintik coklat pada kulit, maka Anda perlu untuk mengubah kebiasaan buruk tersebut. Selain itu, kamu juga perlu berkonsultasi ke dokter terhadap kondisi kulit yang kamu alami.
Kesehatan Organ Vital
Jarang mandi juga akan mengakibatkan area vital Anda terganggu. Jarang mandi dapat mengakibatkan organ vital akan berbau tidak sedap dan rentan terhadap infeksi jamur.
Sensasi gatal akibat kotoran yang ada di area tersebut akan berkembang dan akan membuat penderitanya menjadi tidak nyaman.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Nisa Mutia Sari/Editor: Nanang Fahrudin/Dipublikasi: 20 Desember 2019
Baca Juga:
- Waspadai Kebiasaan-Kebiasaan Buruk Penyebab Jerawat
- Reaksi Netizen Setelah Liverpool Menang atas Wolverhampton: VAR Rekrutan Terbaik Liverpool
- Ragam Manfaat Daun Katuk untuk Kesehatan dan Kecantikan Tubuh
- Deretan Manfaat Sukun untuk Kesehatan Tubuh
- Manfaat Daun Keji Beling bagi Tubuh, Bisa Atasi Berbagai Penyakit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Prabowo Targetkan Produksi Mobil dan Motor Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
News 17 November 2025, 14:51
-
Prostitusi Sesama Jenis Resahkan Masyarakat, Satpol PP Tangkap 2 Pria di Taman Daan Mogot
News 15 November 2025, 18:22
-
Bahlil Respons Isu IUP Raja Ampat: Saya Belum Lahir Barang Itu Sudah Ada
News 13 November 2025, 17:37
-
Menkes Budi Ungkap Fakta: Gaji Rp 100 Juta Masih Terima Bantuan Iuran BPJS
News 13 November 2025, 17:27
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













