Atlet Israel Gagal Tampil di Kejuaraan Dunia Senam 2025 Jakarta Usai Banding Ditolak CAS
Editor Bolanet | 23 Oktober 2025 08:35
Bola.net - Harapan atlet Israel untuk berlaga di Kejuaraan Dunia Senam 2025 Jakarta dipastikan kandas. Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak permohonan langkah sementara yang mereka ajukan.
Penolakan ini merupakan buntut dari sikap tegas pemerintah Indonesia. Indonesia telah menyatakan tidak akan memberikan visa masuk bagi delegasi Israel.
Federasi Senam Israel (IGF) sebelumnya mencoba mencari jalan keluar atas keputusan tersebut. Mereka mengajukan dua banding terpisah ke CAS terkait kejuaraan yang akan digelar 19-25 Oktober 2025 itu.
Akan tetapi, CAS tidak mengabulkan permintaan darurat yang diajukan oleh pihak Israel. Keputusan tersebut diumumkan oleh CAS pada Rabu (15/10/2025).
Alasan Banding Mendesak Israel
Langkah hukum IGF dipicu oleh keputusan pemerintah Indonesia. Sikap Indonesia itu diumumkan pada 10 Oktober 2025.
Dalam pernyataannya, Indonesia menegaskan atlet Israel tidak akan diberikan visa. Hal ini secara efektif menjegal partisipasi mereka di kejuaraan dunia tersebut.
IGF merespons cepat dengan membawa kasus ini ke CAS. Mereka meminta agar diberlakukan langkah sementara secara mendesak.
"Permohonan tindakan sementara yang mendesak telah dipertimbangkan oleh Wakil Presiden Divisi Arbitrase Banding CAS. Kedua permohonan (Israel) tersebut telah ditolak," demikian pernyataan CAS yang dikutip dari laman resmi pada Rabu (15/10/2025).
Tuntutan Ganda Israel
Israel mengajukan dua banding berbeda ke CAS untuk menyikapi situasi ini. Banding pertama diajukan pada 10 Oktober 2025 dengan target Federasi Senam Internasional (FIG).
Dalam banding itu, IGF meminta CAS memerintahkan FIG membatalkan keputusan Indonesia. Mereka menuntut agar FIG menyatakan larangan visa tersebut tidak sah.
Banding kedua menyusul pada 13 Oktober 2025. Banding ini diajukan bersama enam atlet Israel yang telah lolos kualifikasi.
Mereka adalah Artem Dolgophyat, Eyal Indig, Ron Payatov, Lihie Raz, Yali Shoshani, dan Roni Shamay.
FIG Angkat Tangan, CAS Tolak Gugatan Mendesak
IGF menuntut FIG mengambil langkah untuk menjamin partisipasi atlet mereka. Opsi lainnya adalah memindahkan atau membatalkan kejuaraan di Jakarta.
Mereka berargumen Statuta FIG mewajibkan Komite Eksekutif mengambil keputusan bila visa ditolak. IGF menilai FIG telah melakukan penolakan terhadap keadilan.
Sementara itu, FIG menegaskan tidak memiliki kewenangan dalam penerbitan visa masuk ke Indonesia. Penolakan visa itu disebut sepenuhnya di luar lingkup tanggung jawab mereka.
CAS akhirnya menolak kedua permohonan langkah sementara IGF. Banding pertama akan dihentikan karena alasan yurisdiksi, sementara banding kedua masih akan dilanjutkan untuk proses selanjutnya.
Sumber: Antara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
-
Klarifikasi BPBD Sumut Soal Kontainer Bantuan Aceh yang Viral: Ada Kesalahpahaman Informasi
News 31 Desember 2025, 15:29
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00












