Ago: Jika Lanjut, Stoner Jadi Terhebat Sepanjang Masa
Editor Bolanet | 28 Januari 2013 19:00
- Legenda dunia balap motor, Giacomo Agostini menyatakan dirinya akan mengamati perkembangan Casey Stoner yang kini terjun ke dunia balap mobil, yakni di kejuaraan V8 Supercar 2013.
Agostini yang kini berusia 70 tahun dan merupakan 15 kali juara dunia, berpendapat bahwa Stoner tak akan mendapat tekanan besar jika bermaksud bersenang-senang di V8 Supercar.
Casey masih muda dan tentu saja ia masih ingin melaju cepat. Jika ia suka balapan mobil, maka tak akan ada banyak tekanan. Kejuaraan touring tidak seperti Formula 1 atau MotoGP, bahkan kejuaraan itu di bawah mereka. Namun jika ia melakukannya untuk bersenang-senang, maka tak masalah, ujar Agostini.
Meski kecewa Stoner mengundurkan diri dari MotoGP akhir tahun lalu dalam usia 27 tahun, Agostini tetap ingin menghormati keputusannya. Semua kecewa karena kehilangan salah satu pebalap terbaik. Tentu itu keputusannya. Ia tak lagi suka membalap di MotoGP, ia tak lagi suka suasananya. Jadi kita harus menghormati keputusannya, lanjutnya.
Menurut pria asal Italia tersebut, Stoner akan menjadi salah satu pebalap terhebat sepanjang sejarah Grand Prix jika saja tidak hengkang dari MotoGP.
Saya rasa Casey berhenti terlalu awal, ia masih terlalu muda. Jika ia melanjutkan karirnya di MotoGP dan selalu menang, ia akan menjadi salah satu yang terhebat sepanjang masa. Meski begitu, ia telah menunjukkan bahwa ia memang cepat, pungkas pria yang akrab dipanggil Ago itu. (wtau/kny)
Agostini yang kini berusia 70 tahun dan merupakan 15 kali juara dunia, berpendapat bahwa Stoner tak akan mendapat tekanan besar jika bermaksud bersenang-senang di V8 Supercar.
Casey masih muda dan tentu saja ia masih ingin melaju cepat. Jika ia suka balapan mobil, maka tak akan ada banyak tekanan. Kejuaraan touring tidak seperti Formula 1 atau MotoGP, bahkan kejuaraan itu di bawah mereka. Namun jika ia melakukannya untuk bersenang-senang, maka tak masalah, ujar Agostini.
Meski kecewa Stoner mengundurkan diri dari MotoGP akhir tahun lalu dalam usia 27 tahun, Agostini tetap ingin menghormati keputusannya. Semua kecewa karena kehilangan salah satu pebalap terbaik. Tentu itu keputusannya. Ia tak lagi suka membalap di MotoGP, ia tak lagi suka suasananya. Jadi kita harus menghormati keputusannya, lanjutnya.
Menurut pria asal Italia tersebut, Stoner akan menjadi salah satu pebalap terhebat sepanjang sejarah Grand Prix jika saja tidak hengkang dari MotoGP.
Saya rasa Casey berhenti terlalu awal, ia masih terlalu muda. Jika ia melanjutkan karirnya di MotoGP dan selalu menang, ia akan menjadi salah satu yang terhebat sepanjang masa. Meski begitu, ia telah menunjukkan bahwa ia memang cepat, pungkas pria yang akrab dipanggil Ago itu. (wtau/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casey Stoner Peringatkan Para Rider MotoGP: Marc Marquez Bakal Jadi Juara Dunia 2025
Otomotif 8 November 2024, 16:10
-
Casey Stoner: Marc Marquez Masih Rider Terbaik, Tapi Juara Bareng Ducati Nggak Semudah Itu!
Otomotif 14 Desember 2023, 13:58
-
Casey Stoner Dukung Marc Marquez ke Ducati: Tapi Mungkin Dia Lebih Senang di Honda
Otomotif 14 Desember 2023, 12:54
-
Casey Stoner Kritik Ducati: Nggak Usah Pakai Team Order, Bikin Pembalap Stres!
Otomotif 6 November 2023, 15:55
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Tampines Rovers
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 19:46
-
Mitchell Baker Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:31
-
Man of the Match Timor Leste vs Indonesia: Shayne Pattynama
Tim Nasional 31 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16













