Bidik Gelar Dunia Ke-55, Aprilia Telaten Kembangkan RS-GP
Anindhya Danartikanya | 25 Maret 2019 12:00
Bola.net - - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengaku ingin segera mempersembahkan gelar dunia ke-55 lewat MotoGP kepada pabrikan yang bermarkas di Noale, Italia tersebut. Hal ini ia nyatakan kepada Motorsport.com di sela gelaran Aprilia All Stars di Sirkuit Mugello, Italia pada Sabtu (22/3) lalu.
Menurut Rivola, yang merupakan eks sporting director Scuderia Ferrari Formula 1, Aprilia punya tanggung jawab besar untuk meraih kesuksesan di MotoGP, mengingat mereka merupakan anak perusahaan terbesar bagi Piaggio Group. Atas alasan ini, Rivola memastikan anak-anak buahnya takkan menyerah dalam mengembangkan RS-GP.
"Saya yakin kami masih punya ruang untuk berkembang dan memikirkan masa depan. Saya juga harus katakan bahwa Aprilia merupakan 'pemimpin' teknologi Piaggio Group. Jadi ini adalah tanggung jawab besar kami, dan MotoGP merupakan bagian terbesarnya," ungkapnya.
Gelar Terakhir Lewat Nico Terol

Selama 30 tahun turun di ajang-ajang balap dunia bergengsi, Aprilia memang diketahui telah mengoleksi 54 gelar dunia, yang terdiri dari 26 gelar pebalap dan 28 gelar konstruktor di ajang Grand Prix, WorldSBK, Supermoto dan Trial.
Dalam ajang Grand Prix sendiri, Aprilia memiliki 19 gelar pebalap dan 19 gelar konstruktor. Gelar Grand Prix terakhir mereka direbut oleh Nico Terol di GP125 2011, dan mereka belum pernah mencicipi gelar dunia di kelas tertinggi, baik di GP500 maupun MotoGP.
"Impian kami adalah mempersembahkan gelar ke-55 sesegera mungkin. Saya tahu ini target ambisius, namun jika Anda tak ambisius, maka tak masuk akal turun di MotoGP. Kami paham kami butuh waktu, karena kami harus berkembang di berbagai area. Tapi saya yakin kami telah memulai di titik yang tepat," ungkapnya.
Podium Adalah Langkah Pertama
Meski begitu, Rivola yakin pihaknya harus bersabar jika ingin meraih gelar dunia di MotoGP. Langkah pertama adalah membantu kedua ridernya, Aleix Espargaro dan Andrea Iannone meraih podium lebih dulu.
"Pertama-tama, saya ingin melihat Andrea dan Aleix naik podium. Tapi saya tak ingin ini terjadi hanya karena banyak rider di depan kami terjatuh, melainkan murni berkat performa motor kami. Kami ingin motor ini membantu kami meraih hasil baik hingga kami memang layak mendapatkannya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






