Casey Stoner: Valentino Rossi Bikin Saya dan Marc Marquez Dilihat Sebagai Musuh
Anindhya Danartikanya | 24 November 2021 08:50
Bola.net - Meski kini sudah berbaikan dengan Valentino Rossi, baru-baru ini Casey Stoner tampil dalam sebuah dokumenter berjudul 'RiVale' yang dirilis DAZN Italia dan mengisahkan perseteruan-perseteruan mereka di MotoGP satu dekade yang lalu. Stoner pun tak memungkiri bahwa rivalitas mereka dulu sangatlah pahit.
Dalam Seri Algarve dan Valencia, Stoner diketahui mengunjungi MotoGP untuk pertama kali sejak 2018. Ia pun bertemu Rossi sebelum The Doctor pensiun. Keduanya berbaikan, dan sama-sama mengakui bahwa waktu telah menyembuhkan semua rasa benci. Mereka bahkan bertukar helm sebagai bentuk rasa hormat.
Di sela kunjungannya di MotoGP itu, Stoner pun diminta tampil dalam dokumenter 'RiVale', dan dalam program tersebut, ia mengakui bahwa rivalitasnya dengan Rossi dimulai pada 2007, setahun setelah musim debutnya, yakni saat ia membela Ducati dan dalam perjalanan merebut gelar dunia pertama di kelas para raja.
Senang Lihat Rossi Menderita di Ducati
"Ia selalu baik pada saya sampai akhirnya saya jadi rivalnya. Setiap momen pada musim itu adalah degradasi bagi hubungan kami. Kami berdua meletakkan kepala dan hati kami pada perebutan gelar, namun ia suka bermain dengan mental," tutur Stoner seperti yang dikutip Todo Circuito, Selasa (23/11/2021).
Pada 2011, Stoner pun pindah dari Ducati Team ke Repsol Honda, sementara tempatnya di Ducati diambil alih oleh Rossi. Juara dunia Ducati satu-satunya ini pun mengaku senang saat Rossi kesulitan merebut gelar, bahkan sulit merebut kemenangan, di atas Desmosedici.
"Pada 2011, Honda sangat sensasional. Saya pun senang melihat Vale menderita di Ducati karena ia sudah bicara buruk soal saya, dan ini menyakiti tim kami. Ia bilang ia bisa mengubah motornya lebih baik, padahal malah jadi lebih buruk," lanjut dua kali juara dunia MotoGP ini.
Menciptakan Pemusuhan

Sepanjang kariernya, Rossi memang dikenal andal dalam melakukan psywar dengan para rivalnya. Namun, Stoner tak menutup-nutupi dirinya tak menyukai strategi Rossi tersebut. Ia menyatakan tindakan Rossi itu hanya membuat publik jadi membenci para rivalnya. Menurutnya, hal itulah yang juga dilakukan Rossi pada Marc Marquez.
"Ketika coba main mental dengan orang yang tak bekerja dengan Anda, maka akhirnya Anda hanya menciptakan permusuhan. Vale memastikan orang-orang melihat saya sebagai musuh mereka, dan ia melakukan hal yang sama pada Marc. Sejak itu saya tak mau beramah-tamah, saya tak mau bermain bersih lagi," kisah Stoner.
Stoner sendiri pensiun dini pada akhir 2012 dalam usia 27 tahun, dan sempat menjadi test rider Honda selama dua musim. Ia kemudian menjadi test rider Ducati selama tiga musim, sebelum akhirnya hengkang. Pada akhir musim ini, ia pun menjadi tamu kehormatan Ducati di Seri Algarve dan Valencia, membimbing Pecco Bagnaia dan Jack Miller.
Sumber: DAZN, Todo Circuito
Baca Juga:
Debut di MotoGP, Darryn Binder Tak Terbebani Kontroversinya di Moto3
Jonathan Rea Tak Senang Harus Pakai #65 Lagi di WorldSBK 2022
Tak Buru-Buru ke MotoGP, Pedro Acosta Siap Libas Rekor Johann Zarco di Moto2
Para Pabrikan MotoGP Umumkan 3 Trek Pilihan untuk Uji Coba Tertutup 2022
Match Point: Max Verstappen Bisa Kunci Gelar Formula 1 2021 di Arab Saudi Jika...
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








