Danilo Petrucci: Rekan Setim di Reli Dakar Lebih Manusiawi daripada di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 12 Januari 2022 13:32
Bola.net - Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Danilo Petrucci, senang merasakan suasana bivouac Reli Dakar yang ia yakini sangat jauh berbeda dari suasana paddock MotoGP. Lewat wawancaranya di kanal YouTube Red Bull Rally, Petrucci menyebut bahwa perbedaan terbesar adalah hubungannya dengan para rekan setimnya.
Selama 10 tahun di MotoGP, Petrucci bertandem dengan Lukas Pesek, Yonny Hernandez, Scott Redding, Jack Miller, Andrea Dovizioso, dan Iker Lecuona. Sementara di Dakar, meski membela Tech 3 KTM Factory Racing, Petrucci setim dengan para juara dari Red Bull KTM Factory Racing, yakni Toby Price, Matthias Walkner, dan Kevin Benavides.
Keempat rider ini membentuk pertemanan yang baik sejak Petrucci diminta KTM menjalani latihan di Dubai pada Oktober dan November 2021. Saat akhirnya berlaga di Reli Dakar 2022, keempatnya kerap saling bantu menuju garis finis. Petrucci bahkan juga saling bantu dengan para rider dari Husqvarna, GasGas, Honda, Yamaha, dan Sherco.
Di MotoGP Saling Bekuk, di Dakar Malah Saling Bantu

Petrucci pun mengakui sempat heran melihat aksi saling bantu ini. Pasalnya, hal macam ini sulit dilihat di MotoGP. "Rekan-rekan setim saya sungguh menakjubkan, dan yang terpenting, saya harus katakan ini: mereka orang-orang yang baik. Bisa dikatakan lingkungan di sini lebih manusiawi," kisah rider berusia 31 tahun ini.
Petrucci menyatakan bahwa ia, Price, Walkner, dan Benavides, bahkan dengan Skyler Howes, Daniel Sanders, dan Sam Sunderland, kerap berbagi petualangan dan saran untuk berkendara dengan baik. Ketika kembali ke bivouac usai menjalani stage yang panjang, mereka juga kerap menghabiskan waktu bersama. Bagi Petrucci, ini tak biasa.
"Di MotoGP, rival utama adalah rekan setim Anda. Di sini, Anda bahkan bisa berhenti di tengah-tengah stage dan membantu rekan setim Anda untuk sama-sama berkendara menuju garis finis. Jadi, saya punya rasa hormat yang sangat tinggi pada rekan-rekan setim saya, namun juga pada semua rider yang turun di Dakar," lanjut 'Petrux'.
Bayaran Setimpal usai Sedih Tinggalkan MotoGP

Petrucci juga dapat rasa hormat dari banyak rider Dakar usai tampil kompetitif sejak hari pertama, bahkan usai secara mengejutkan memenangi Stage 5. "Bagi saya, itu bayaran setimpal usai perasaan yang berat untuk hengkang dari MotoGP. Pasalnya, saya selalu ingin jadi juara dunia, dan pada November saya hengkang," tuturnya.
"Saya pun harus menerima kenyataan bahwa saya takkan bisa jadi juara MotoGP. Alhasil, saya pergi ke Dakar dan mencoba bersenang-senang. Namun, sebelum menang di Stage 5, saya merasa biasa-biasa saja. Berkat Dakar, sensasi berkendara di sini adalah hal yang takkan pernah saya lupakan," lanjut rider asal Italia ini.
Petrucci pun mengaku bertekad kembali ke Reli Dakar 2023 dan membidik hasil lebih baik lagi. "Tentu saya akan kembali. Usai motor saya rusak di Stage 2, saya berkata, 'Oke, sekarang ini adalah masalah antara aku dan kau, Dakar!' Jadi, kini jelas 100% saya ingin kembali dan memperebutkan podium," pungkasnya.
Sumber: YouTube/Red Bull Rally
Baca Juga:
- Tinggalkan Moto2, Lorenzo Baldassarri Pindah ke WorldSSP Bareng Evan Bros Yamaha
- Valentino Rossi Sempat Dilarang Keras Pensiun oleh Sang Ayah
- Momen Unyu 3 Bocah Arab Saudi Doakan Danilo Petrucci Menangi Reli Dakar
- Danilo Petrucci Ajak Valentino Rossi Ikut Reli Dakar di Kategori Mobil
- Jadi Rajin Nonton Reli Dakar, Johann Zarco Cemaskan Keselamatan Danilo Petrucci
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









