Ducati Sebut Tak Pernah Lirik Marc Marquez: Kami Justru Tertarik pada Maverick Vinales
Anindhya Danartikanya | 24 November 2022 15:11
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyatakan bahwa pihaknya sampai saat ini belum punya niatan untuk 'all out' merayu Marc Marquez untuk meninggalkan Repsol Honda dan bergabung dengan skuad mereka di MotoGP 2025 mendatang.
Seperti yang diketahui, belakangan ini Marquez mengeluhkan performa RC213V yang puasa kemenangan sepanjang 2022. Ia juga berkali-kali memberi kode bahwa kinerja skuad Honda yang ada di lintasan dan di Jepang tidaklah kompak, sehingga sulit mencari solusi untuk kendala motor mereka.
Kontrak Marquez dengan Honda sendiri akan habis pada akhir 2024, dan ia juga mulai membuka kans pindah tim jika Honda tak berhasil memberinya performa motor yang baik. Hal ini menimbulkan pertanyaan soal tim mana yang ia incar, apalagi ia sempat dirumorkan diskusi dengan Ducati pada 2016 dan 2019.
Ducati Tak Lagi Terlalu Butuh Marc Marquez

Mantan manajer pribadi Marquez, Emilio Alzamora, yakin Ducati masih punya ketertarikan untuk menggaet Marquez. Namun, ia juga ragu Ducati mau mengutak-atik line up pembalapnya saat ini, yakni Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini. Apalagi Bagnaia baru saja jadi juara.
"Ducati bekerja dengan sangat baik. Dengan Gigi Dall'Igna, mereka mengalami kemajuan besar, dan bersama Paolo Ciabatti, mereka melangkah lebih jauh. Mereka punya motor yang kompetitif, tetapi yang mengesankan adalah mereka punya delapan motor dengan tim yang tangguh," ujar Alzamora via GPOne, Sabtu (5/11/2022).
"Mereka menjalin kontrak dengan banyak pembalap yang semuanya muda dan kuat. Saya merasa akan selalu ada ketertarikan pada Marc, tetapi saat ini mereka tak benar-benar membutuhkannya seperti sebelum-sebelumnya," lanjut pria yang juga juara dunia GP125 1999 ini.
Cuma Saling 'Endus'

Juga lewat GPOne, Rabu (23/11/2022), Ciabatti menyatakan bahwa pihaknya tak pernah benar-benar serius bernegosiasi dengan Marquez. Pasalnya, pada akhir 2019, Honda menawarkan gaji selangit padanya dan Ducati tak sanggup menyamai tawaran itu. Alhasil, mereka memilih Bagnaia dan Jack Miller untuk 2021-2022.
Ciabatti tak memungkiri ada sedikit ketertarikan antara Ducati dan Marquez. Namun, kala itu pihaknya justru lebih fokus mengejar Maverick Vinales, yang akhirnya lebih memilih bertahan di Monster Energy Yamaha sebelum pindah ke Aprilia Racing pada pertengahan 2021.
"Kami tak memburu Marc. Kami tak pernah benar-benar serius mencoba. Kami hanya 'mengendus-endus' satu sama lain dan tak lebih dari itu. Sebaliknya, kami justru memburu Maverick. Namun, ia tidak mau," pungkas pria asal Italia ini.
Sumber: GPOne
Baca juga:
Jorge Lorenzo Akui Sempat Hampir Comeback ke MotoGP Bareng Ducati
Daniel Ricciardo Resmi Balik ke Red Bull di Formula 1 2023, Jadi Pembalap Cadangan
Akhirnya Lengkap, Inilah Daftar 20 Pembalap Formula 1 2023
La 100km dei Campioni: Valentino Rossi Undang 39 Rider Terbaik, Termasuk 8 dari MotoGP
Hengkang dari MotoGP, Motor-Motor Suzuki Bakal Dihancurkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
LATEST UPDATE
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
-
Hasil Prancis vs Pantai Gading: Gol Amad Diallo Tumbangkan Les Bleus
Piala Dunia 5 Juni 2026, 04:26
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 03:12
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















