Enea Bastianini Soal Manuver Agresif ke Jorge Martin: Saya Nggak Punya Pilihan Lain, Dia Terlalu Kuat
Anindhya Danartikanya | 23 September 2024 10:59
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Enea Bastianini, mengaku tak punya pilihan selain menyalip Jorge Martin secara agresif demi memenangi MotoGP Emilia Romagna di Misano, Minggu (22/9/2024). Menurutnya, manuver tersebut memang harus ia lakukan karena Martin jauh lebih tangguh.
Usai Pecco Bagnaia mengalami kesulitan pada lap-lap awal, Martin memimpin balapan dengan leluasa, dibuntuti oleh Bastianini. Namun, 'Bestia' yang dikenal mampu melaju cepat ketika ban mulai aus, terus mendekat menjelang lap-lap akhir, dan puncaknya terjadi pada lap penutup.
Bastianini melihat celah kecil di Tikungan 4 untuk menyalip Martin dari jalur dalam. Keduanya mengalami senggolan kecil, membuat Martin keluar lintasan meski terhindar dari kecelakaan. Bastianini meraih kemenangan, sementara Martin finis kedua. Insiden ini pun tidak diinvestigasi oleh FIM Stewards.
Satu-satunya Kesempatan untuk Menang

Usai balapan, Martin menyebut manuver Bastianini mencapai limit dan seharusnya manuver itu bisa dilakukan dengan cara yang 'lebih bersih'. Namun, dalam jumpa pers, Bastianini menyatakan bahwa menyalip Martin sangatlah sulit di berbagai sektor lintasan, sehingga ia harus memanfaatkan celah kecil tersebut di Tikungan 4.
"Aksi menyalip ini sangat sulit, tapi ketika punya kesempatan memenangkan balapan, Anda harus melakukannya. Anda harus masuk (ke celah itu). Manuver itu memang mencapai limit, tetapi akhirnya itu satu-satunya pilihan. Pasalnya, tanpa kesempatan ini, maka mustahil bagi saya untuk menang, karena Jorge sungguh baik di sisa trek," ujarnya.
"Itu adalah satu-satunya peluang bagi saya, karena di Sektor 3, sejak keluar Tikungan 10, ia sangat kuat. Saya tidak tahu kenapa, tetapi pada akhir trek lurus yang panjang, saya selalu tertinggal 0,2-0,3 detik. Jadi, itu satu-satunya kesempatan untuk mencoba menang," lanjut rider berjuluk 'Bestia' ini.
Emosional Raih Kemenangan Ke-100 Bagi Ducati
Meski diwarnai kontroversi aksi menyalipnya sendiri, Bastianini tetap senang bisa meraih kemenangan ini. Pasalnya, ia berhasil membantu Ducati merebut kemenangannya yang ke-100 di MotoGP serta mengunci gelar dunia konstruktor musim ini.
"Rasanya sangat emosional bisa meraih kemenangan Grand Prix ke-100 bagi Ducati, apalagi saya melakukan aksi salip itu di hadapan fanclub saya dengan asap merah muda. Rasanya menyenangkan. Hari yang indah bagi saya," pungkas juara dunia Moto2 2020 ini.
Dengan hasil ini, maka Martin kian kokoh di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 341 poin, unggul 24 poin atas Bagnaia yang gagal finis dalam balapan ini. Bastianini ada di peringkat kedua dengan koleksi 282 poin, hanya unggul 1 poin atas Marc Marquez.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Video: Manuver Kontroversial Enea Bastianini Saat Salip Jorge Martin di MotoGP Emilia Romagna 2024
Reaksi Pahit-Manis Jorge Martin Soal Manuver Enea Bastianini: Tidak 'Bersih', Tapi Nanti Bisa Saya Tiru
Balapan dengan Waktu: Begini Cara MotoGP Kirim Logistik dari Misano ke Mandalika Hanya dalam 3 Hari
Ducati Kunci Gelar Dunia Konstruktor MotoGP 2024, Berpotensi Besar Sabet Triple Crown Lagi
15 Pembalap Sukses Bantu Ducati Capai 100 Kemenangan di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Tak Gentar Manchester United Terancam Masuk Zona Degradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 15:15
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

