Finis ke-20 di Aragon, Jorge Lorenzo Merasa Takut Seperti 2008
Anindhya Danartikanya | 23 September 2019 15:05
Bola.net - Ketika rider Repsol Honda, Marc Marquez meraih kemenangan di MotoGP Aragon, Spanyol, Minggu (22/9/2019), sang tandem, Jorge Lorenzo justru kebalikannya. Lorenzo harus pasrah ketika ia harus finis di posisi-20, meski sempat merangsek ke posisi 12. Kepada GPOne, Lorenzo pun 'curhat' soal kesulitannya ini.
Start dari posisi 20, Lorenzo naik ke posisi 13 pada lap pertama, dan menyalip Takaaki Nakagami pada lap kedua. Sayangnya. dengan ban depan medium dan ban belakang lunak, rider Spanyol ini mengalami selip di berbagai area sirkuit, hingga terjun bebas ke posisi 20, usai bertarung sengit dengan Bradley Smith dan Hafizh Syahrin.
"Saya selalu berusaha sebaik mungkin. Tak penting finis pertama atau ke-13. Hasil terbaik bagi saya saat ini adalah finis. Pada beberapa lap pertama, saya punya ritme yang baik, namun ban belakang mulai selip sejak Lap 3, dan terus memburuk. Saya tersalip banyak pebalap, sampai saya melorot ke grup terbuncit," ujarnya.
Tertinggal 46 Detik dari Marquez
Sejak Sabtu (21/9/2019), Lorenzo mengaku sudah lebih nyaman mengendarai RC213V, namun masih gagal memenuhi targetnya, yakni finis 30-40 di belakang pemenang. Nyatanya, Por Fuera harus legawa finis 46.087 di belakang Marquez.
"Saya tahu margin saya dengan rider terbaik. Dua lap tercepat saya masih 2 detik di belakang Marc, dan saya finis 46 detik darinya, seperti di Misano. Tapi saya bisa katakan bahwa saya merasa lebih Santai berkendara, namun terpaksa melaju dengan ritme yang lebih pelan," ungkap rider berusia 33 tahun ini.
Fase Seperti Musim Debut
Lorenzo pun mengaku dirinya dalam fase seperti musim debutnya di MotoGP, yakni pada 2008, di mana ia pernah mengalami kecelakaan hebat di Shanghai Park, China, dan Laguna Seca, Amerika Serikat. Cedera-cedera parah yang merundungnya kala itu membuatnya trauma mengambil risiko, dan hal itu pula yang ingin diatasi Lorenzo saat ini.
"Saat atlet merasa sakit, ia takkan ambil risiko. Ini normal. Pebalap motor sangat menghormati rasa takut, karena kami tahu olahraga ini berbahaya. Saat ini saya seperti dalam masa-masa 2008, merasa takut. Tak parah, tapi ada. Saya mengalami masa buruk karena masalah motor dan cedera. Saya coba memperbaiki diri, tapi mengambil risiko demi 0,1 detik tidaklah masuk akal," tutupnya.
Menjelang MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram pada 4-6 Oktober mendatang, Lorenzo tengah duduk di peringkat 19 pada klasemen pebalap dengan koleksi 23 poin.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Quartararo vs Miller: Sahabat yang Berebut Gelar Prestisius di MotoGP
Valentino Rossi Lagi-Lagi Bingung Soal Grip di MotoGP Aragon
Alex Rins Sedih 'Hancurkan' Balapan Franco Morbidelli di Aragon
Highlights MotoGP Aragon 2019: Marc Marquez Kembali Berkuasa
Jack Miller Serba Sabar Demi Naik Podium di MotoGP Aragon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

