Folger Out dari MotoGP, 8 Rider Ini Bisa Jadi Penggantinya
Anindhya Danartikanya | 19 Januari 2018 10:00
Bola.net - - Jonas Folger 'sukses' membuat gempar jagat MotoGP pada hari Rabu (17/1) dengan mengumumkan dirinya akan absen total musim ini. Rider Jerman ini memang dilanda masalah kebugaran yang cukup mengkhawatirkan sejak tengah musim lalu, dan divonis mengidap Sindrom Gilbert yang membuat livernya tak bekerja dengan baik.
Kabar ini pun jelas bagai tamparan keras bagi Monster Yamaha Tech 3, karena uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang akan digelar pada 28-30 Januari. Mencari tandem baru untuk Johann Zarco hanya dalam waktu sepekan jelas bukan perkara mudah.
Sang pimpinan tim, Herve Poncharal belum mau menyebut siapa saja yang ada dalam daftar kandidat pengganti Folger, namun ranah media sosial sudah 'ribut' membicarakan siapa saja yang berpotensi mengambil alih kursi panas tersebut. Tim Bola.net pun meyakini ada delapan rider yang berpeluang mendapatkannya.
ALEX LOWES dan MICHAEL VAN DER MARK
Dua rider Pata Yamaha WorldSBK ini bukanlah wajah asing bagi Tech 3. Lowes pernah membela mereka selama dua seri di MotoGP 2016 untuk menggantikan Bradley Smith yang cedera, sementara Van der Mark membela Tech 3 di Sepang tahun lalu, menggantikan Folger yang absen. Kedua rider muda ini jelas mendapat pujian dari Poncharal, dan bukannya mustahil salah satu dari mereka diizinkan Yamaha pindah ke MotoGP tahun ini juga.
ALEX MARQUEZ dan FRANCESCO BAGNAIA
Dua rider Moto2 ini merupakan dua nama yang belakangan kerap disebut-sebut di MotoGP. Akhir tahun lalu, Marquez mendapat kesempatan uji coba MotoGP bersama Marc VDS dan performanya dinilai cukup baik. Sementara Bagnaia, belakangan ini dikabarkan tengah didekati oleh Pramac Ducati.
Bukan rahasia lagi bahwa Marquez, juara dunia Moto3 2014, merupakan nama yang akan masuk ke MotoGP dalam waktu dekat dan tengah mencari tim yang kompetitif. Bagnaia sebagai anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy juga jelas memiliki hubungan kuat dengan Yamaha. Tak lupa, keduanya juga disponsori oleh Monster Energy.
JONATHAN REA
Rea yang merupakan tiga kali juara WorldSBK, juga sangat sering dibicarakan di MotoGP usai hadir menonton balapan di Silverstone, Inggris. Prestasi gemilangnya di WorldSBK membuatnya disebut-sebut sangat layak turun di MotoGP. Rea juga dikabarkan sempat menjalani negosiasi dengan Suzuki Ecstar, sebelum pabrikan Jepang itu memutuskan melanjutkan kerjasama dengan Andrea Iannone.
Sebagai aset besar Monster Energy, bukan mustahil bila Rea tiba-tiba membela Tech 3 di MotoGP musim ini, walau rider Irlandia Utara ini berkali-kali menyatakan bahwa ia ingin menghormati kontraknya dengan Kawasaki Racing Team yang akan habis akhir musim nanti, dan menegaskan bahwa dirinya hanya akan ke MotoGP bersama tim pabrikan.
STEFAN BRADL
Bradl jelas merupakan juara dunia yang terlupakan. Menjuarai Moto2 pada 2011 usai sengit bertarung dengan Marc Marquez, ia naik ke MotoGP pada 2012 bersama LCR Honda. Bradl juga pernah bernaung di bawah bendera Yamaha selama setengah musim membela Forward Racing pada 2015, sebelum selanjutnya membela Aprilia sampai akhir 2016.
Pindah ke WorldSBK pada 2017 bersama Red Bull Honda, Bradl justru terpuruk berkat buruknya performa motor CBR1000RR dan cedera tangan berkepanjangan. Kini sudah pulih, Bradl justru kehilangan tim dan menjabat sebagai test rider Honda MotoGP. Dengan usia 28 tahun, Bradl belum cukup tua untuk kembali ke MotoGP dan membuktikan talentanya.
CAMERON BEAUBIER
Beaubier adalah nama yang 'dipromosikan' oleh eks rider MotoGP dan juara WorldSBK 2009, Ben Spies tepat setelah kabar absennya Folger menyeruak. Spies yang juga eks rider Tech 3, meyakini bahwa Beaubier layak dapat kesempatan di kancah internasional usai menjuarai MotoAmerica Superbike pada 2016. Beaubier juga bukan wajah asing di arena Grand Prix. Rider Amerika Serikat berusia 25 tahun ini pernah membela Red Bull KTM Motorsport di GP125 2009, bertandem dengan Marquez.
BEN SPIES
Ya, Spies sendiri juga bisa menjadi salah satu kandidat rider pengganti Folger di Tech 3 tahun ini. The Elbowz memang sudah tak lagi balapan sejak pensiun dini dari MotoGP pada akhir 2013 akibat cedera bahu berkepanjangan. Namun pria 33 tahun tersebut kini sudah cukup fit, bahkan telah kembali balapan secara profesional dalam kategori enduro di Amerika Serikat.
Tahun lalu, Spies bahkan cukup serius mempertimbangkan kembali ke WorldSBK dan MotoAmerica, meski cukup ragu soal peluangnya kembali ke MotoGP. Tiga kali juara AMA Superbike ini bahkan sempat menjalani negosiasi dengan Ducati dan Yamaha. Jika Spies punya niatan untuk kembali ke dunia road race, bukan mustahil pula ia kembali ke Tech 3.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Drag Battle Yamaha Cup Race 2026 Seri 1: Pebalap Sulsel Mendominasi!
Otomotif 19 April 2026, 05:47
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00








